Kisah ini berawal dari gadis biasa bernama Nara Aurellia, yang berpacaran dengan pria kaya raya yang merupakan pewaris dari perusahaan keluarga nya, tapi Nara harus merasakan sakit hati saat hubungan nya harus kandas, karena pacar nya itu di jodoh kan dengan wanita yang merupakan sahabat nya sendiri. Apakah Nara bisa move on dan menemukan cinta sejatinya kelak dan bagaimana kah hubungan Nara dengan sahabat nya itu?.
Bukan cuman ini, Nara terpaksa harus menjalani pernikahan kontrak, dengan seorang pria yang selalu menganggap rendah dirinya, yang merupakan adik dari mantan pacarnya.
Penasaran dengan kisah cinta segi empat mereka, siapakah yang akan saling mencintai pada akhirnya. Ayo lanjut baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ita sweet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKU MENCINTAI ISTRIKU
Keesokan harinya, di kamar hotel di mana Mirsa dan Mika berada.
Mirsa sudah bangun dan duduk di samping Mika yang masih terlelap, dia menatap Mika lalu mencium kening nya.
“Aku berangkat dulu sayang” ucap Mirsa, kemudian berjalan pergi karena tidak ingin mengganggu tidur istrinya dan terlihat sarapan di atas meja kecil, samping ranjang.
Mirsa sudah sampai di perusahaan dan berjalan masuk sambil menyapa semua pegawai yang di lewati nya.
Semua pegawai terkejut dan membicarakan perubahan atasannya, sementara Gavin juga melihat kedatangan Bosnya.
“Sepertinya suasana hati Bos sedang baik” gumam Gavin dan secepatnya menuju ruangan Mirsa.
Mirsa sudah berada di ruangan nya dan duduk di kursi kebesaran nya, kamudian ingin menghubungi Gavin, tapi pintu di ketuk seseorang.
“Masuk” ucap Mirsa.
Pintu terbuka, ternyata Gavin yang datang dan memberikan dokumen pada Mirsa untuk di tanda tangani.
Mirsa pun membacanya dan menandatangani nya, lalu memberikan kembali pada Gavin.
Mirsa tidak pernah berhenti tersenyum, membuat Gavin yang melihat nya bingung, “Apa terjadi sesuatu Bos?” tanya Gavin.
“Benar sekali, hari ini kamu bisa istirahat dan berikan bonus pada seluruh pegawai Perusahaan” perintah Mirsa.
“Baik Bos” balas Gavin, kemudian menunduk hormat pergi.
**
Di kamar hotel, Mika membuka matanya perlahan dan terbayang apa yang di lakukan Mirsa padanya semalam, membuat pipi Mika langsung memerah.
Mika segera bangun dan melihat sekeliling, tapi tidak melihat Mirsa, “Kemana dia” pikir Mika dan melihat sarapan yang di siapkan Mirsa.
Mika tersenyum lalu mengambil sarapan tersebut dan terdapat secarik kertas yang tertuliskan pesan Mirsa
“Maaf ya istri ku, aku pergi tampa membangunkan mu, karena aku tidak ingin mengganggu tidurmu, yang kelelahan melayani ku semalam” tulisan pesan Mirsa.
Mika kemudian mengambil ponsel nya dan mengirim pesan imoticom Love hitam pada Mirsa.
***
Di apartemen Kenzo, Kenzo dan Nara belum bangun mereka sangat lelah dengan pertempuran nya semalam.
Nara perlahan membuka matanya dan merasakan tangan Kenzo yang berada di perutnya, lalu menyadari kepala nya di lengan Kenzo, membuatnya menatap wajah tampan Kenzo yang masih terlelap.
“Kenzo memang sangat tampan” batin Nara.
“Aku memang tampan” ucap Kenzo belum membuka matanya, sambil mempererat pelukan nya pada Nara.
Nara membulatkan matanya terkejut dan Kenzo perlahan membuka matanya, “Makasih ya sayang” ucap Kenzo lalu mencium kepala Nara.
Nara mengalihkan pandangannya, karena malu mengingat apa yang terjadi semalam.
Kenzo tersenyum melihat wajah Nara yang terlihat malu-malu, dia kemudian memegang pipi Nara dan mencium bibirnya, agar Nara menatap nya.
“Kenzo sudah dong, aku lapar” ucap Nara dengan manja.
Kenzo menjadi gemas melihat sikap manja Nara, yang sebelumnya tidak pernah di lihatnya.
“Yah sudah, ayo kita mandi bersama” ajak Kenzo.
Nara ingin berdiri, tapi merasakan ada yang sakit “Ahh...” rintih Nara.
Kenzo langsung panik, “Kenapa sayang?” tanya Kenzo.
“Sakit” jawab Nara sambil melihat ke arah bawah.
Kenzo langsung mengerti, karena semalam dia merasakan sendiri keperawanan istri nya.
Kenzo kemudian berdiri dan menggendong Nara, “Apakah sangat sakit, aku akan membantu mu” ucap Kenzo.
“Kenzo aku bisa jalan sendiri, sakit nya masih bisa ditahan” ujar Nara.
Kenzo tidak bicara, dia tetap berjalan masuk ke kamar mandi dan mendudukkan Nara di pinggir bathtub, “Kamu diam saja, aku akan membantu mu mandi” ucap Kenzo.
“Kenzo cukup aku bisa mandi sendiri” protes Nara.
“Ssttt” Kenzo kemudian mengisi bathtub dengan air dan sabun.
Kenzo kembali menggendong Nara masuk ke dalam bathtub dan mulai menggosok seluruh tubuh Nara.
Nara memejamkan matanya menikmati tangan Kenzo yang memanjakan nya, Kenzo yang menggosok tubuh Nara, membuat sarafnya menegang karena ulah nya sendiri.
Kenzo kemudian mendekati bibir Nara dan mulai mencium nya, Nara membalas ciuman Kenzo karena dirinya sudah melayang karena ulah Kenzo.
Kedua insan manusia itu, kembali melakukan penyatuan, hingga memerlukan beberapa waktu di dalam kamar mandi.
Beberapa saat kemudian, Kenzo keluar dari kamar mandi dan masih menggendong Nara, lalu mendudukkan nya di ranjang.
Mereka berdua memakai jubah mandi dan kembali Kenzo ingin mencium Nara, tapi di tahan oleh Nara.
“Kenzo, kamu belum puas” ucap Nara.
Kenzo menggeleng dan mulai mencium Nara, tapi tiba-tiba ponsel nya berdering.
Kenzo mengabaikan panggilan tersebut, tapi ponsel terus berbunyi jadi menghentikan ciuman dan mengangkat ponsel nya.
Ternyata manajer Kenzo yang menelpon, Kenzo mengangkat nya dengan malas.
“Segera ke Studio sekarang” suara manajer nya dari seberang.
“Hmmm” balas Kenzo lalu mematikan panggilan, karena Kenzo sudah tau, kalau manajer nya pasti marah karena konferensi persnya kemarin.
“Apa itu dari manajer mu?” tanya Nara.
“Kamu jangan memikirkan itu, aku akan segera mengatasi nya” ucap Kenzo sambil mengusap rambut Nara.
“Sekarang aku hanya percaya padamu, aku akan melalui apa pun bersama mu” ungkap Nara.
Kenzo memeluk Nara, “Kita akan melaluinya bersama” timpal Kenzo.
***
Kenzo kemudian menemui Manajer nya dan duduk di sofa dengan malas.
Manajer nya langsung menatap tajam padanya, “Kenzo, kamu sadar dengan apa yang kamu lakukan, telah menghancurkan karier mu”.
“Aku mencintai istri ku, apa aku harus menyembunyikan nya terus” balas Kenzo.
“Terserah kamu Kenzo, tapi sekarang kamu sudah kehilangan lima puluh persen penggemar mu” tutur manajer.
Tiba-tiba ponsel manajer Kenzo berdering dan segera mengangkat nya.
“Iya terima kasih pak, kami mengerti” ucap manajer nya, lalu panggilan terputus.
“Lihat Kenzo, sudah beberapa perusahaan yang memutus kerjasama dengan mu sejak pagi tadi” ungkap Manajer nya.
“Aku tau aku salah, maafkan aku” ucap Kenzo menunduk bersalah.
Manajer nya menghela nafasnya, karena ini pertama kalinya mendengar Kenzo meminta maaf, biasanya selalu berbuat semaunya dan tidak akan mengakui kesalahan nya.
“Yah sudah, kamu harus membayar denda pada perusahaan karena melanggar kontrak” tutur Manajer nya.
“Aku mengerti, dan katakan pada mereka kalau aku akan hiatus untuk waktu yang tidak bisa ditentukan” jelas Kenzo.
Manajer nya terkejut, “Kenapa kamu melakukan ini, apakah kamu tidak ingin bertahan untuk penggemar setia mu”.
“Aku juga sedang mempertimbangkan nya, yang terbaik seperti apa” balas Kenzo.
“Oke pulang lah dulu, aku juga akan mengusahakan yang terbaik” timpal Manajer nya dan di balas anggukan oleh Kenzo.
****
Beberapa hari telah berlalu, penggemar Kenzo benar-benar berkurang, hanya tinggal penggemar setia yang bertahan dan menerima Kenzo apa adanya.
Kenzo kembali membawa Nara ke rumah utama Alexander, mereka berjalan masuk dan terlihat Mirsa bersama Mika, sedang bersantai di ruang keluarga.
Mirsa yang melihat adik nya datang, langsung berdiri, “Kenzo, kamu sudah kembali” ucap Mirsa.
“Apa kak Mirsa tidak ingin aku kembali?” tanya Kenzo sambil duduk di sofa dan di susul oleh Nara.
Mirsa kembali duduk di samping Mika, “Sayang, jelaskan pada adik ipar mu ini, betapa aku merindukan nya” ucap Mirsa sambil merangkul istrinya.
Nara tersenyum bahagia melihat sikap Mirsa, yang sudah terlihat tulus menyangi sahabat nya.
Pandangan Mirsa tertuju pada Nara dan langsung mengalihkan pandangan nya, agar Mika tidak salah paham.
“Aku tidak akan menjelaskan nya, karena aku yakin Kenzo bisa merasakan nya, aku hanya ingin mengatakan selamat pada kalian, karena sudah mengumumkan pernikahan kalian” tutur Mika, sambil menatap Nara seperti dulu lagi.
Mata Nara berkaca-kaca melihat tatapan sahabat nya, yang sudah lama di rindukan nya, Mika ikut terharu melihat tatapan Nara padanya.
Tiba-tiba semua pelayan sibuk, termasuk kepala pelayan, itu menadahkan Dario dan Naura akan segera datang, membuat Kenzo dan Mirsa saling menatap.