Indonesia
NovelToon NovelToon
Drago & Pingu

Drago & Pingu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Tamat
Popularitas:36.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fatama Jani

❤️SELAMAT MEMBACA❤️

Kebahagiaan itu bukanlah awal
untuk kebahagiaan berikutnya
melainkan juga bisa menjadi awal
kehancuran yang sebenarnya....

*~~~Author~~~*

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fatama Jani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyesalan

"Dia sudah dua tahun pergi, bro, tapi kenapa Lo belum bisa move-on" ucap Zabien sembari menepuk pundak Gavin

"Karena gue masih menyesali semuanya" ucap Gavin tanpa menoleh, ia hanya terus melihat siswa-siswi berlalu lalang di halaman sekolah

"Gue tau, tapi setidaknya Lo harus jalani hidup normal lagi kayak dulu, bukannya berubah jadi cowok dingin dan suka menyendiri kayak sekarang"

"Gue merasa lebih tenang kalau jauh dari kerumunan orang-orang yang ada di bawah sana"

"Maafin gue, vin, andaikan saja waktu bisa di restart ulang layaknya sebuah handphone, gue akan lebih memilih menyelamatkan Salsabiela dari Panji daripada nilai sekolah gue, maafin gue"

(ucap Zabien dalam hatinya)

"Udah, tidak perlu ikutan sedih, lo tau tidak, pingu itu sering cerita ke gue, dari keempat temannya, lo itu yang paling terbaik, karena Lo itu paling berani marahin orang kalau misalnya Salsabiela lagi di hina sama yang lain, sekalipun itu anak orang berpangkat" ucap Gavin tersenyum pada Zabien

"Iya, sih itu memang benar" ucap Zabien datar karena mulai teringat kembali pada Salsabiela

"Makasih, ya bro" ucap Gavin lagi

"Untuk apa" ucap Zabien

"Karena Lo sudah menjaga Pingu untuk tidak di sakitin"

"Lagi-lagi kata-kata Lo bikin gue bertambah menyesal, vin, gue ini bukan teman yang baik untuk Salsabiela, gue justru teman yang egois, hanya karena cinta Salsabiela gak untuk gue, gue tega sama dia, dan maafin gue, karena meskipun kita masih berteman, sampai sekarang gue masih benci sama Lo, vin, karena Lo udah ambil Salsabiela gue"

(Zabien masih berkata-kata dalam hatinya)

"Sampai sekarang, ada satu hal yang bikin gue selalu merasakan penyesalan, gue gak ada ketika Pingu butuhin pelukan untuk dirinya yang di keluarin secara tidak hormat sama sekolah ini" ucap Gavin

"Gue juga sama bro, gue memang suka belain dia, tapi pas di hari dia butuhin, gue gak ada"

"Biar bagaimanapun, Lo itu tetap akan jadi teman terbaik untuk pingu, bien, gue jamin itu" ucap Gavin memberi semangat pada Zabien

"Kok jadi Lo yang kasih gue semangat, harusnya Lo yang bersemangat, pingu Lo yang cantik itu, pasti gak akan tenang di alam sana kalau Lo tetap sedih" ucap Zabien

"Gitu dong, saling kasih semangat" ucap Kania yang tiba-tiba saja muncul bersama Tiara dan Sahit

"Sekarang meskipun si cupu sudah tidak ada, kita semua akan tetap berteman, lo tetap akan jadi bagian dari kita berempat, vin" ucap Sahit

"Dia bukan si cupu, dia Pingu gue" ucap Gavin sedikit cemberut

"Iya, nih, dia itu juga Salsabiela gue, hmmm...maksudnya Salsabiela sahabat gue" ucap Zabien tidak terima karena Sahit menyebut Salsabiela si cupu, ia juga sedikit gugup karena ketiga temannya melihatinya dengan tajam termasuk Gavin

"Hehehe...wajah Lo biasa aja, gak usah takut gitu" ucap Gavin telah membuat Zabien gugup, hal itu juga membuat mereka semua tertawa

"Penyesalan memang tidak akan pernah berada di depan, karena kalau itu di depan, namanya bukan penyesalan tapi permulaan, dan penyesalan kalian sudah tidak berguna, penyesalan itu akan terus gue buat dalam diri kalian" ucap seseorang yang rupanya sejak tadi sudah mendengar percakapan antara Gavin dan Zabien serta teman-temannya lalu orang tersebut beranjak pergi dari sana

"Tunggu, kalian datang bertiga, kan" ucap Zabien

"Kenapa, memangnya" ucap Tiara

"Gue melihat ada bayangan tadi yang keluar dari pintu masuk ke sini" ucap Zabien

"Paling itu cuma anak lain yang mau naik ke sini, tapi karena dia melihat kita di sini, dia jadi berbalik lagi" ucap Kania

"Makanya, jangan banyak-banyak liat film horror apalagi yang ada adegan vulnya sampai Lo jadi paranoid" ucap Sahit meledek Zabien

"Lagian ngapain, sih kalian berdua ada di sini" ucap Kania

"Biasa, anak Mama, mewek mulu kerjaannya" ucap Zabien menunjuk Gavin

Bersambung....

1
Betty Nurbaini
ya akhirnya benci jdi cinta... indonesia raya
Betty Nurbaini
huuu gak sekeren rencana dan gayanya lo kanaya bru gtu da takut...
Betty Nurbaini
dri awal baca bgimna gaya pacaran gavin dan bile da ngerasa klw gavin bukan cool kayak karakternya... biasanya cowok cool itu gantle gak sagampang itu melepas wanitanya 🤣
Betty Nurbaini
ketua osis
Endang Winarsih
aku suka ceritanya semangat thooor
Endang Winarsih
semangat thooor
Dinda Natalisa
Hai author aku mampir nih kasih like jangan lupa mampir di novel ku "menyimpan perasaan" mari saling mendukung.
Renny Hasan
nyimak terus
Renny Hasan
lanjut penasaran
Santi Tamara
good
silviaanugrah
hii thor, aku datang bawa 15like.
semangat up & smg ceritanya sukses yah, aku sllu tunggu feedback-nya. 😉✨
Qhaidah
nayya siapa
Laura hussein
gak sabar nunggu Up-nya 👌
selalu like favorit karya terbaik mu kak
FJ: thank udh mampir di DP
total 1 replies
Hayaku Gaya
Aaa..Tamat
Hayaku Gaya
Lanjut kk
Hayaku Gaya
Kejujuran yang pahit
Hayaku Gaya
Terpukul banget lu pasti Kania..luapin aja kania
Hayaku Gaya
Next
Hayaku Gaya
Kebanyakan bel sih jadi bingung sendiri, haha..canda..canda
Hayaku Gaya
Lanjut,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!