Aku bekerja di perusahaan kontraktor yang bernama PT Adi jaya selama lima tahun sebagai asisten dari Arief Wicaksono, aku membantu mengembangkan perusahaan yang hampir bangkrut, sampai sekarang maju pesat satu tahun yang lalu, aku di lamar oleh bosku sendiri untuk di jadikan istrinya, aku senang kerja ku semakin semangat, aku kerja keras dan gajiku sebagain untuk membantu bapak dan membiayai adek tiriku kuliah,hari ini aku nikah semua biaya memakai tabungan ku, tetapi waktu akad nikah kenapa yang di sebut kok nama adek ku dan aku keluar dari kamarku ku lihat adekku selesai ijab Kabul dengan mas Arief wicaksono calon suami ku. yuk ikuti kisahku selajutnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 31 Hamil
Pagi ini aku semangat kerja karena hari ini aku gajian, aku bikin kopi dan bikin nasi goreng buat sarapan, nggak tahu kenapa sekarang napsu makanku semakin banyak, dan pagi ini ingin makan nasi goreng, aku bikin dua porsi dan milik mas Arya minta di masukan wadah bekal katanya belum ingin sarapan, dia minta minum teh hangat katanya perutnya lagi nggak enak.
Dia mengantar aku berangkat kerja seperti biasa, Sampai di kantor aku langsung absen, agenda hari ini meeting membentuk tim yang akan melaksanakan pembangunan ketua pak Dimas sendiri aku di tunjuk sebagai pengawas tiba tiba di tengah meeting,aku di beri kejutan ada Bara datang dia di tunjuk jadi asistenku dan dia di perkenalkan sebagai karyawan baru.
" Neng aku pindah kerja di sini jadi asistenmu lagi mohon bimbingannya" kata dia memperkenalkan diri kepadaku
Lumayan aku punya teman Bara dia adalah asistenku waktu kerja di tempat mas Arief, dia mengerti mauku dan dia cekatan dalam membantu aku. Dan kami sudah berbiasa keja sama.
Meeting selesai pak Dimas bilang meskipun dia ketua pelaksana, tapi aku pengawas pembangunan ini jadi aku berhak menegur apabila tim tidak mengerjakan dengan benar.
Kami dapat makan siang dari kantor karena ada acara meeting, kami dapat nasi kotak semua makan di ruang meeting dengan bercanda ala khas karyawan yang dapat makan gratis, aku sudah terbiasa seperti ini.
Selesai makan, aku segera sholat,kami tanda tangan terima gaji secara bergantian, semua orang bahagia seperti biasa kalau hari gajian pusing, sesak nafas atau sakit yang lainnya pasti sembuh apalagi dapat bonus sudah lupa sama pusingnya.
Kami semua berkordinasi mulai kerja hari Senin jadi besok libur dua hari,yaitu hari Sabtu dan Minggu aku senang besok bisa membantu mas Arya kerja di kafe dan dapat kopi ice cream gratis.
Jam empat sore waktunya pulang, aku pasti sudah di jemput suamiku, nanti aku traktir dia makan ikan kakap bakar dan sup ikan, aku berjalan ke tempat parkir dan suamiku sudah menunggu di sana
" Ayo mas kita pulang, tapi mampir dulu makan ikan kakap ya" pintaku
" Mas kamu kenapa kok kayak pucat sakit ya?" tanya
" Perutku mual dek ada yang nggak enak kayaknya masuk angin" kata dia
" Ya sudah mas kita pulang nanti aku kerok Sampai dirumah atau ke dokter" kata ku
Sekarang aku yang mengemudi, mas Arya telephon karyawannya, nggak bisa ke kafe karena nggak enak badan sambil perjalanan pulang ku arah kan mobil ke klinik, mas Arya bilang tadi muntah,aku periksakan sekalian biar tahu.
kami sampai di klinik mas Arya di periksa, tapi hasilnya tidak ada penyakit semua normal dan dokter tanya kepada kami,
" Sebaiknya istrinya di periksa ke dokter sepetinya ini tanda tanda kehamilan di mana suami mengalami kehamilan simpatik, di mana yang ngidam dan mual suaminya dan yang hamil istrinya" saran dokter
Kebetulan hari Sabtu, ada dokter kandungan praktik di sini kami di sarankan periksa di sini sekalian dan di daftarkan oleh perawat
Setelah di periksa ternyata benar, aku hamil dua bulan, dan aneh nya mas Arya lupa kalau dia sakit dia sangat senang sampai menciumi aku di depan dokter, Arya junior segera lahir.
Kami juga di sarankan untuk USG dan ketika di USG masih kelihatan titik hitam itu adalah calon anakku.
Aku di beri vitamin, mas Arya juga di beri obat anti mual, biar tidak muntah dan enak makan.
Kami antri di apotik dan kulihat bapak sama emak tiriku turun dari mobil mas Arief juga Amelia yang lagi meringis kesakitan ternyata dia mau periksa oleh dokter kandungan di sini, ini klinik lumayan besar untuk orang berobat juga ada klinik bersalin dan ada dokter kandungan yang praktik di sini
" Kamu di sini Nad, Hem kamu ternyata hamil juga sama si gembel dan kamu sudah menerima suamimu" kata sugiarti
Aku harus sabar menghadapi emak tiriku yang omongannya pedas seperti bon cabe level sepuluh
" Biar gembel yang penting setia dan nggak berzina" jawabku, belum tahu saja mereka kalau suamiku owner nya kebun kopi dan kakao dan juga kafe, dari pada dia, miskin saja belagu tapi kata batinku
Ternyata Amelia harus di rujuk ke rumah sakit, karena pembukaannya sulit dari tadi hanya bukaan dua kata bapak sih, bahkan bapak minta uang saku, dua ratus ribu ke aku, buat pegangan katanya.
Amelia di bawa ,naik ambulance di rujuk ke rumah sakit di temani oleh emak tiriku dan bapak sementara mas Arief naik mobil sendiri, dia hanya tersenyum kepada kami.
" Cie yang dapat senyuman dari mantan kayaknya bahagia banget" kata mas Arya cemburu.
" Kayaknya senyuman dia untuk kakaknya deh ,kok kakakku semakin hari semakin ganteng ya, pasti sama istrinya di rawat" jawabku asal, biar dia tidak cemburu.
" Emang aku semakin ganteng ya dek" tanya dia
" Iya dong suami Nadia yang paling ganteng seperti Jude belingham pemain timnas Inggris" Jawabku sambil tersenyum
Kami segera melanjutkan perjalanan ,aku nggak boleh mengemudikan mobil dia sendiri yang mengemudi,
" Dek jadi makan kakap bakar, aku minum obat anti mual sekarang sehat, jadi kita bisa makan kakap ya?" tanya dia
" Bapak mu lucu ya dek sebenarnya kasihan dia tapi kan Bu Sugiarti pilihanya"kata dia
" iya tadi dia bilang ung toko di bawa Bu Sugiarti semua" jawabku
Kami sampai di warung yang menyediakan ikan bakar kakap dan sup ikan kakap dan ada juga ikan tuna juga salmon, kami pesan dua nasi satu kakap bakar dan sup kepala kakap.
Aku nggak mau di suapi, aku makan kami makan sendiri sendiri pakai tangan dan di cocolkan dengan sambal tapi sup ikannya kita makan pakai sendok setelah makan ikan bakarnya.
Aneh biasanya orang hamil nggak doyan makan tapi aku sangat doyan dan makan nasinya sedikit.
"Dek kita segara beli susu hamil dan juga makan bergizi untuk ibu hamil kamu nggak boleh mengemudi sendiri, aku akan jaga kamu dan anakku dan menjadi papi siaga" jelas dia
" Setiap hari juga sudah makan bergizi sayang mungkin jarang makan buah saja" Jawabku
" Kamu nyidam rujak ya sayang, mas juga ingin makan buah sayang kita mampir di toko buah ya sayang" ajak mas Arya
" Kamu melamun ya habis dapat senyuman dari mantan" kata mas Arya,ketika aku diam saja.
" Aku berfikir saja Amelia kenapa ya kok sulit melahirkan ada apa masalahnya" jelasku
" Kamu jangan mikir jauh jauh sayang, nanti kamu takut melahirkan" kata dia
" Iya mas kita ke toko buah saja di sana biasanya juga siap bumbu rujaknya" kata ku
Kami ke toko buah, mas Arya antusias dalam memilih buah kayaknya yang nyidam kami berdua deh, aku juga beli bumbu rujaknya aku pilih yang tidak pedas.
Bersambung