Indonesia
NovelToon NovelToon
Satu Imam Dua Makmum

Satu Imam Dua Makmum

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Adiba Aza hra

Bagi Azam, satu-satunya wanita yang berhak bersandar di bahunya hanyalah Aira Humaira, istri sekaligus sahabat sejatinya.Namun, sebuah kesalahan yang tak di sengaja.kini berubah menjadi hantu yang menuntut penebusan. Safira kini hidup sebatang kara dan hidup menderita akibat kelalaian Azam. Ketika uang tak lagi mampu membasuh rasa bersalah, Aira justru menyodorkan madu pernikahan sebagai jalan keluar."Aku ikhlas, Mas..." kata-kata Aira terdengar tegas, meski hatinya sendiri hancur.Terjebak di antara tuntutan istri yang dicintainya dan penolakan hatinya untuk mendua, keputusan apa yang akan diambil Azam? Siapkah Aira menyaksikan suaminya bersanding dengan wanita lain, ketika ego dan rasa bersalah bertabrakan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adiba Aza hra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 Liburan yang Terganggu

Setibanya di Jogja, mereka memutuskan untuk langsung ke hotel. Aira satu kamar dengan Safira, sedangkan Hanum satu kamar dengan Kinan.

"Mbak," panggil Aira senang.

Safira tersenyum lembut.

"Kamu tidak apa-apa sekamar dengan Mbak?" tanya Safira.

Aira mengangguk.

"Tidak apa-apa dong, aku malah senang bisa satu kamar dengan Mbak Safira, hehe," cengir Aira lalu merebahkan tubuhnya di kasur empuk.

"Ya sudah, Mbak mandi dulu ya. Nanti kalau kamu ketiduran, Mbak bangunin," kata Safira yang langsung diiyakan oleh Aira.

Jam menunjukkan pukul 19.00 malam. Setelah salat Isya, mereka langsung keluar hotel dan jalan-jalan santai.

Aira malam ini terlihat sangat cantik dengan kaos putih lengan pendek, celana jins panjang, dan bandana putih. Ditambah lagi rambut panjangnya yang dibiarkan tergerai indah, membuatnya terlihat sangat cantik dan manis.

"Guys, kita ke sana yuk," ajak Kinan sembari menunjuk ke arah kafe yang tidak terlalu ramai.

"Ayo," jawab Hanum antusias.

Sepanjang perjalanan, Safira hanya mengikuti kemana mereka pergi karena dia merasa canggung.

Malam ini mereka kembali ke hotel pukul 23.40 malam. Karena kebetulan di kafe tersebut menyediakan tempat untuk berfoto-foto, setelah dari kafe mereka memutuskan untuk ke pasar malam.

Safira terbangun dari tidurnya dan jam menunjukkan pukul 04.15 pagi.

"Astaghfirullah, ya Allah, kesiangan," kata Safira lalu bergegas ke kamar mandi dan mengambil wudhu. Setelah wudhu, Safira langsung membangunkan Aira untuk salat Subuh.

Setelah sarapan di hotel, Aira mengajak yang lain untuk ke Malioboro, lalu ke tempat wahana lainnya di Jogja.

"Di sini bagus juga ya, hahaha," kata Aira antusias.

"Iya sih, makanya ramai," sahut Hanum.

"Guys, kita ke studio yuk, biar foto bareng-bareng," usul Kinan yang langsung disetujui oleh yang lain.

"Mbak Safira kok diam saja sih? Mbak santai saja kalau sama kita," kata Hanum ramah.

"Iya, Num. Mbak tidak biasa punya teman soalnya, jadi agak sedikit canggung," jawab Safira.

"Oh ya, katanya Aira, Mbak mau nikah ya? Jangan lupa ya undang kami, hehehe," kata Kinan menyengir.

"Boleh dong, kalian datang saja ya kalau kalian ada waktu. Insyaallah Senin depan," kata Safira malu.

Setelah berkeliling dan menikmati berbagai macam tempat wisata di Jogja, mereka memutuskan untuk kembali ke hotel. Besok adalah hari terakhir mereka di Jogja.

"Guys, gimana kalau besok kita ke taman kota Jogja sama alun-alun? Terus kita ke pantai juga," kata Aira.

"Boleh tuh," kata Kinan setuju.

Saat ini mereka sedang berkumpul di sebuah kafe di salah satu mal yang dekat dari hotel tempat mereka menginap.

"Pokoknya besok aku tantang kalian semua buat naik wahana!" kata Aira menantang.

"Ayo, siapa takut!" kata Hanum sok berani.

Safira melihat ponselnya yang berdering lagi dan lagi. Bu Riya mengirim pesan yang membuatnya merasa muak, tetapi Safira memilih untuk tidak peduli dan melanjutkan liburan bersama yang lain.

Hari ini mereka memutuskan untuk pergi ke salah satu wahana di Jogja, namun tiba-tiba Azam menghubungi Aira.

"Ada apa, Mas?" tanya Aira heran, karena hari ini mereka masih ingin jalan-jalan dan penerbangan mereka sebenarnya masih nanti malam.

"Assalamualaikum, Sayang," kata Azam lembut.

Aira menyengir.

"Waalaikumussalam, Mas. Ada apa?" tanya Aira sembari menyengir.

"Mas sudah belikan kalian tiket pulang jam sembilan pagi ini, ya. Ada hal penting yang memaksa Mas untuk meminta kalian pulang sekarang juga," kata Azam tiba-tiba.

Hanum dan yang lain mengernyit bingung saat mendengar perkataan Azam.

"Kok tiba-tiba sih, Mas? Ka...?"

"Ini penting, Sayang," kata Azam lembut.

Aira cemberut, lalu memberikan ponselnya kepada Hanum.

"Kok tiba-tiba sih, Mas? Kita kan masih harus jalan-jalan. Memang tidak bisa menunggu sampai nanti malam?" kata Hanum.

Azam menggeleng.

"Tidak bisa, Dek. Nanti kalian mau langsung ke Jakarta atau ke Surabaya dulu?" tanya Azam.

"Langsung saja deh, Bang. Nggak asyik ah!" kata Hanum, lalu mematikan sambungan panggilan video mereka.

1
Adiba Azahra
waaaah makasih kakak semoga makin suka nih yha sama cerita nya 🌸
Adiba Azahra
Halooo 😍
Saddam Husein
👍
Mimin Ridwan
Kaakkkkkk aku mampir lagi nih 😍👍
mey
Meoowww🐱
Adiba Azahra: 😂 😂 😂 🌸🌸🌸😁😁😁😍😍😍😊😊😊🙏🙏🙏
total 1 replies
Mimin Ridwan
Ceritanya Bagus dan penuh kejutan 😁😘🥰 terus lanjut kak 👍🌸❤️
Adiba Azahra: Siap kaka 🙏😊😍🌸👍😁 😍😍😍
total 1 replies
Mimin Ridwan
Maaf kak jadi jarang baca sampe sampe udah bab 74 aja 🙏😍👍 terus semangat kak setiap ada waktu pasti aku sempatkan buah simak bagus banget soalnya 😍👍
Adiba Azahra: Makasih banyak kaka udah suka sama cerita aku gak papa yaa kak kalau baca pas ada waktu luang aja 😊 makasih banget karena kaka suka itu aja udah bikin aku makin semangat loh 😊🙏😍🌸
total 1 replies
Nadia Hendriana
Vito kampret
Adiba Azahra: 👍😁😍🌸😊 halo kaka
total 1 replies
Nadia Hendriana
Wowwww lanjutkan thor
Nadia Hendriana
🤣🤣🤣🙏
Nadia Hendriana
Nah nah kok udah naruh bawang aja thor
Nadia Hendriana
Plis bikin romantis plus bucin tingkat akut Thor 👍😍🤭
Nadia Hendriana
Pengen dong punya suami kyk azam haha🤣🤣🤣🤣
Nadia Hendriana
Pengantin baru mah bebas 🤣
Nadia Hendriana
👍😍
Redmi
Lanjut kan boskuu👍😎
mey
kak, jangan lupa mampir ya di karya aku, si dingin jatuh cinta
Adiba Azahra: Siap kaka aku makasih ya udah mampir 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
uwaaa😍, Azam nya ga mau bilang dia lagi cemburu kah itu? 😍🤭
Adiba Azahra: Makasih yha kaka udah mampir semoga suka sama ceritanya semangat terus juga buat kakaknya 🙏😍🌸
total 1 replies
mey
halo kak aku mampir nih😍
Adiba Azahra: Halo kaka Makasih yaaa 🙏🌸😍
total 1 replies
Redmi
Kalau sampe perempuan kyk Aira dendam berarti emng udh kelewatan jahat bener sh pdhl. dia jg perempuan 😡
Redmi: Lagi seru seru nya nih kak 👍😎 lanjut terus pokoknya kak 👍😎
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!