Indonesia
NovelToon NovelToon
Anak Genius: Duo K.J

Anak Genius: Duo K.J

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Action / Misteri / Anak Genius / CEO / Rumah Tangga-Anak Genius
Popularitas:56k
Nilai: 5
Nama Author: Za

Shareeza tidak menyangka, jika kedatangannya ke negara X, akan mendatangkan sebuah petaka. Dia dipaksa untuk meredamkan pengaruh obat dari seorang lelaki yang sama sekali tidak dia kenal.

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Shareeza ingin tertawa dan menangis secara bersamaan. Bagaimana bisa dia melepas kehormatannya di bawah nuansa perang yang tiba-tiba pecah kembali dan dengan orang yang tidak dia kenal pula?

Kesialaan Shareeza tak cukup sampai sana. Sharreza dinyatakan hamil beberapa minggu kemudian. Untuk memenuhi kebutuhan anak kembarnya, Shareeza pergi ke Yogyakarta untuk merebut semua yang dia miliki dari tangan pamannya.

Setelah kedua anaknya besar, Shareeza baru tahu siapa ayah dari Keannu dan Keanno. Ternyata, anak kembar itu adalah anak Achiles Javier. Achiles Javier adalah seorang pembinis di dunia hitam dan putih.

Achiles, pria itu tidak akan membiarkan anaknya dirawat oleh sembarang orang. Anak kembarnya itu genius, jadi yang merawatnya haruslah dirinya!

Lantas bagaimana jika, Achiles dan Shareeza bertemu kembali? Apakah Achiles akan tetap merebut kedua anaknya atau malah merawatnya bersama dengan Shareeza?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Za, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Misi!

Priston saat ini tengah menemani kedua anak tuannya untuk berlatih bermain panah. Keannu dan Keanno terlihat sangat antusias membuat Priston tersenyum. 

“Tuan kecil, apakah tua kecil tidak ingin menyatukan tuan besar dan nyonya?” tanya Priston tiba-tiba.

Keannu dan Keanno menoleh ke arah Priston. “Tergantung. Sekarang uncle berdiri di sana dan letakkan buah apel ini di atas kepala uncle. Kalau Keannu dapat menembus apel itu dengan anak panahnya, maka kita dapat memulai misi penyatuan kita.”

“Jika tidak?” tanya Priston seraya bergidik takut.

Bagaimana bisa dia tidak takut? Kalau Achiles yang menyuruhnya, maka dengan berani Priston akan berjalan ke tengah tanpa ragu dan takut sama sekali. Masalahnya, ini Keannu yang masih kurang mahir untuk memanah. Bagaimana jika nyawanya yang malah melayang, bukan apelnya?

“Kamu takut, uncle? Bukankah dalam kamus daddy pantang untuk merasa takut?” tanya Keannu seraya tersenyum manis.

Itu dalam kamus daddymu, bukan dalam kamusku!

Priston hanya bisa menggeleng dan dengan segera dia melangkah ke tengah dan meletakan buah apel di atas kepalanya. Tubuh Priston menegang hebat dengan keringat dingin membanjiri dahinya. Priston berdoa dalam hati, semoga anak panahnya tidak melubangi dahinya, Priston belum menikah dan dia masih ingin mengerti rasanya memiliki anak dan istri.

Keanno mendorong Keannu untuk berdiri di depannya. Dengan sabar dan tegas, Keanno mulai mengajari Keannu bagaimana cara membidik sasaran tepat pada targetnya. Pasalnya, sedari mereka bermain panah, Keannu belum bisa membidik titik warna hitam di papan panah. 

“Kean, kalau kamu berhasil, aku akan membuatkan sebuah program baru yang selama ini kamu inginkan.” Keannu langsung menoleh ke arah Keanno dengan mata berbinar-binar.

“Apakah kamu berjanji?”

“Promise dan laki-laki itu pantang mengingkari janjinya.” 

Keannu mengangguk dan langsung menatap fokus pada targetnya. Setelah itu..

Swushhh...

Bruk.

“Woahh, sekarang aku tahu bakatmu, Kean. Kamu hanya bisa membidik dengan benar jika itu ada hubungannya dengan makhluk hidup,” kata Keanno seraya melangkah berjalan mendekati Priston yang terlihat terduduk di rumput dengan wajah pucat dan syok.

Sedikit saja panah itu melenceng, maka sudah dipastikan Priston sekarang hanya tinggal sebuah nama saja. 

“Uncle, apakah kamu baik-baik saja?” tanya Keannu seraya membantu Priston berdiri. Sedangkan Keanno tengah mencabut anak panah dari apel merah tersebut dan memakan apel itu dengan santainya.

“Huh, aku masih selamat,” gumam Priston dalam hati dan memberikan sebuah senyuman kepada Keannu yang berarti ‘aku tidak apa-apa tuan kecil.’

Keannu mengangguk dan berdiri di sebelah Keanno yang masih asyik dengan apelnya. “Jadi, kapan kita akan menjalankan rencana kita, Nano?” tanya Keannu seraya merebut apel itu dan memakannya.

Keanno mendengus dan menatap nyalang pada Keannu yang sama sekali tidak memperdulikannya. 

“Hari ini kita bisa mulai.”

“Lalu, siapa yang akan kamu jadikan tumbal?” 

Keanno tidak menjawab tetapi, dia malah melihat Priston dengan sebuah senyuman misteriusnya. Keannu menatap tidak percaya pada Keanno, tetapi itu bukanlah pilihan yang buruk. Sedangkan, Priston yang masih tidak tahu apa-apa dan tidak tahu kalau dirinya akan dijadikan tumbal hanya bisa berdiri dengan cengo.

Sekarang Priston tahu, bahwa mungkin hidupnya hanya akan sampai matahari tenggelam besok hari. Bagaimana bisa, Keannu dan Keanno menyuruhnya untuk bermain akting mesra bersama dengan Sha. Mereka akan memanasi Achiles dengan berpura-pura menjadi sepasang kekasih.

Seharusnya, Priston tidak usah melibatkan diri dengan rencana Keannu dan Keanno, dengan begitu dia bisa menghirup udara lebih lama lagi.

“Apakah kamu siap, uncle?” tanya Keanno. Priston menjawabnya dengan gelengan dan wajah memelasnya.

Tolonglah, aku tidak ingin melihat bos mengamuk padaku. Aku tidak ingin dijadikan samsak olehnya!

“Kamu laki-laki, uncle. Jadi, kamu harus kuat dan berani.” 

Priston hanya bisa mengangguk dengan berat hati dan langsung menghampiri Sha yang tengah menunggu dan bersiap. Pasti ini akan mengejutkan bagi Achiles, saat mengetahui Sha dan dirinya mempunyai sebuah hubungan. 

“Nona,” sapa Priston dengan sopan.

Sha menoleh dan mengangguk. “Mulai sekarang panggil aku Sha saja, Priston. Kamu kan kekasihku.” Sha tersenyum sangat manis pada Priston, sedangkan Priston langsung tersedak ludahnya saat melihat ada kilatan tajam sedang menatapnya.

Sha tahu kalau Priston mau membantunya karena paksaan dari kedua anaknya yang mempunyai aura intimidasi kuat seperti Achiles. Sha langsung menggandeng lengan berotot Priston dan mengajaknya untuk keluar dari sana. Sha harus memberikan arahan kepada Priston supaya mereka tidak salah langkah.

Achiles yang ternyata melihat itu langsung mengerutkan keningnya, sejak kapan Priston dekat dengan Sha? Baru saja Achiles hendak mengikuti mereka berdua, Keannu dan Keanno datang dihadapannya. Achiles berdecak kesal pada kedua anaknya itu, baru kali ini Achiles merasa Keannu dan Keanno mengganggu dirinya.

“Daddy, daddy tidak boleh keluar dari kamar apalagi turun dari lantai atas. Bagaimana jika luka daddy kembali terbuka dan daddy kembali masuk rumah sakit? Aku tidak ingin telingaku menjadi tuli karena harus mendengar mommy menangis dengan keras.” Keannu langsung menarik lengan Achiles seraya terus mengomel membuat telinga Achiles panas.

Setelah mendudukan Achiles di sofa ruang santai, Keannu duduk di samping kiri Achiles dan Keanno duduk di samping kanan Achiles. 

“Di mana mommy kalian?” tanya Achiles.

“Hmm, mommy sedang berkencan,” jawab Keanno seraya fokus menonton televisi.

Kepala Achiles langsung berputar dengan cepat ke arah Keanno. “Berkencan? Kencan sama siapa? Di mana?” tanya Achiles bertubi-tubi.

“Kenapa daddy mendadak menjadi kepo begini, sih? Biarin aja, sih, mommy berkencan dengan siapa saja juga bukan urusan daddy,” kata Keannu dengan jengah. 

Achiles terdiam, benar apa yang dikatakan oleh Keannu. Dia bukan siapa-siapa untuk Sha, tetapi, bukankah Sha adalah ibu dari anak-anaknya? Bukankah itu lebih dari cukup untuk mengetahui Sha sedang berkencan dengan siapa?

“Apa susahnya bilang kepada daddy. Siapa yang telah berani mengajak mommy kalian berkencan?” tanya Achiles dengan geram. Keannu dan Keanno hanya terdiam, mereka sama sekali tidak mau menjawab pertanyaan dari Achiles.

Achiles menghembuskan napasnya. “Daddy akan berikan sensor yang kalian mainkan kemarin.” Dengan berat hati, Achiles harus merelakan sensor terbarunya untuk menyogok Keannu dan Keanno.

Keannu dan Keanno langsung tersenyum. “Mommy berkencan dengan uncle Priston!”

*

Sha dan Priston duduk di kursi yang ada di danau belakang mansion Achiles. Ternyata, di tempat Achiles ada sebuah danau yang indah juga. 

“Ini danau yang dibuat oleh daddy tuan besar untuk istrinya,” kata Priston membuka suara setelah beberapa saat keheningan melanda mereka.

“Hmm, ternyata daddy-nya Achiles romantis juga, tidak seperti anaknya. Dingin dan tidak tersentuh.” Sha mendengus saat mengingat bagaimana Achiles dengan berani mempermainkan perasaannya.

Priston hanya tersenyum tipis mendengar itu. Priston juga mengakui jika bosnya itu dingin dan tidak tersentuh. 

“Pris, aku sebenarnya telah mendengarkan apa yang kalian bicarakan tadi siang,” kata Sha dengan pelan.

Priston langsung menoleh dan menatap terkejut pada Sha. Bagaimana perasaan Sha saat ini? Apakah calon nyonya-nya ini baik-baik saja?

“Aku baik-baik saja.” Sha berkata seakaan tahu pertanyaan yang ada dalam benak Priston.

Priston hanya mengangguk saja, dia tidak tahu harus berbicara apalagi saat ini. Rasanya lidahnya kelu, dia sama sekali tidak memiliki pengalaman tentang wanita. Salahkan pada Achiles, yang tidak memberikan dia kesempatan untuk berkencan sama sekali.

“Lalu, kenapa nona mau bersandiwara dengan saya?” tanya Priston pada akhirnya.

“Apalagi? Hanya ingin membalas dendam.” Sha terkekeh pelan. Ya, dia akan membalas dendam. Setidaknya Achiles harus diberikan sebuah pelajaran.

“Tuan mencintai nona.” 

Sha menatap Priston dengan pandangan terkejutnya. Achiles mencintainya? Bohong.

“Tuan, dia memang mencintai nona. Tetapi, tuan terlalu bodoh untuk mengakui perasaannya sendiri. Sedari awal, tuan sudah menaruh rasa pada nona. Kalau tidak, mengapa tuan malah mendekati nona dan tidak membunuh nona saja langsung.”

Mendengar penjelasan dari Priston, rasanya masih masuk akal. Tetapi, kalau mendengar penuturan dari mulut Achiles secara langsung tadi, Sha kira Achiles hanya ingin memainkan perasaanya saja. Lelaki semacam Achiles itu tidak pernah bisa dipercaya.

“Kalau begitu mari kita buktikan.” 

****

1
Yurniati
lanjut thorr
Yurniati
tetap semangat thorr
Abk Asila
bagus
Ely Hoki
karya yang bagus, aku sangat suka. karena peran wanita adalah wanita yg kuat dan tidak mudah ditindas....
Aerik_chan
Ngakak sampe guling-guling....


Boleh mampir "Anak Genius-The Heirs " atau Perjanjian Pernikahan "
Rievya
lanjut thor semangat
Suci Nurani
thorr aku mampir dari wp nihhh.. Salkenn
Diambil Oleh Anggur
Thor, dapet notifikasi dari update-an ceritamu itu kayak minum es di siang hari bolong!
●︿● Ita IndraSari™ ●︿●
astaga ya allah ngakak sumpah 🤣🤣🤣
Rini Comala Sari
next yuk thorr semangattt
Dewi mailina
lanjut
Nona_kim
Hallo ka dapat boom like dari Genius sons of palyboy papa. Jangan lupa mampir ya ka🤗🤗
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
thooorr.he authorrr up lge dong thorr. yg bnyakk昨沽 smangattt thorrr
Laurensiaming
seru thor 😂😂😂
Laurensiaming
😂😂😂😂
Laurensiaming
lucu jg cerita nya😃
Hulk
semangat thor.... bikin pembaca bahagia dpt pahala loh... baper nih
jihan
semangat kk author.....
mampir jg ka ke novel ku
pat_pat
lanjut mangats 🔥

mampir juga yuk ke Cinta Satu Malam Ceo 🤗
✨⑅⃝⃟⃟⃟ 🌺₱Ø₱^Liviaᶠᵃᵛ ꙰࿐♉
hai mampir yuk keceritaku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!