Indonesia
NovelToon NovelToon
Rahasia Di Balik Jiwa Yang Tertukar

Rahasia Di Balik Jiwa Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duniahiburan / Mafia / Time Travel / Selingkuh / Cinta Terlarang / Chicklit / Tamat
Popularitas:21.4k
Nilai: 5
Nama Author: hatade

Kepada para pembaca setia, kami mohon maaf karena novel ini sedang dalam tahap revisi untuk pembaharuan. Proses ini dilakukan agar cerita dapat tersaji lebih baik, lebih mendalam, dan lebih memuaskan untuk Anda semua. Terima kasih atas kesabaran dan dukungannya.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hatade, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

Aku menutup mata dan berendam di bath up untuk menenangkan pikiranku. Aku tahu besok aku akan sangat sibuk. Dion telah mengirimkan jadwal yang sangat padat padaku.

Pak Rendi benar-benar mengambil semua job yang ditawarkan padaku. Bayangkan saja, aku harus syuting dua series dengan karakter yang berbeda sekaligus. Belum lagi variety show yang ada di setiap harinya.

Sedari tadi ponsel ku terus berdering. Liam dan Axel menghubungi ku secara bergantian. Aku tidak berniat menjawab panggilan dari mereka. Aku tahu apa yang akan mereka bicarakan.

tok, tok, tok

"Julia ini aku Dion, Pak Rendi menyuruhmu untuk pindah dari rumah ini sekarang. Aku akan menunggu di bawah" teriak Dion dari luar pintu

"Berani sekali kau masuk ke dalam kamarku, pria kurang ajar"

"Kau lebih kurang aja Julia, ini kamar Reyna bukan kamarmu" balas Dion

Aku hanya diam tidak membalas Dion. Apa yang dikatakan Dion ada benarnya, aku lupa jika sekarang aku adalah Julia bukan Reyna. Aku mengecek ponsel dan tidak sengaja menjawab telpon dari Liam.

"Halo Julia, aku dengar kabar jika Pak Rendi akan memindahkan mu? "

"Ya Liam, Dion baru saja memberitahu ku"

"Jangan pindah Julia, ini tidak ada hubungannya dengan karirmu. Kau masih bisa tinggal di rumah itu"

"Maaf Liam, Pak Rendi ada benarnya, aku harus pindah"

"Tapi Julia.... "

Aku langsung mematikan telpon malas mendengar bujukan Liam. Sebenarnya sangat berat bagiku untuk tinggal terpisah dengan Liam. Namun apa boleh buat keadaan memaksaku harus berpisah sementara dengan Liam.

Setelah bersiap-siap dan merapikan barang yang akan aku bawa pindah, aku menuju ke bawah dan memasukan barang ke dalam mobil. Aku melihat sekeliling dan tidak melihat keberadaan Dion. Aku mencoba menelpon namun tidak diangkat oleh Dion.

"Bukankah dia menyuruhku untuk bergegas, tapi sekarang justru dia yang menghilang"

Aku duduk diam di dalam mobil untuk menunggu Dion. Setelah sekian lama akhirnya Dion datang dengan tangan yang penuh darah. Darah terus mengalir di lengannya.

"Ada apa Dion, kenapa tangan mu berdarah" panik ku melihat darah

"Minggir Julia, aku tidak apa-apa" Dion menghempaskan tanganku yang mencoba untuk menutup luka

"Ya sudah kalau kau tidak apa-apa" kesalku berusaha tidak peduli.

Aku melihat Dion mengambil botol alkohol dan menyiram nya di tempat luka. Aku meringis melihat Dion yang menahan rasa sakit. Dion menggigit kain agar tidak mengeluarkan suara, ia mengeluarkan satu peluru yang tertancap di lengannya. Setelah itu Dion membalut luka dengan kain yang sudah ia sobek.

Aku tidak bisa berkata-kata melihat apa yang Dion lakukan. Aku hanya diam memperhatikan. Kejadian itu terasa cepat bagiku, Dion sangat telaten menangani luka tembak.

"Apa sebelumnya kau pernah tertembak Dion" tanyaku penasaran

Dion tidak menjawab, ia keluar dari mobil dan mengetuk jendela seolah ia ingin aku keluar dari mobil. Aku yang tidak mengerti membuka pintu dan keluar dari mobil.

"Aku tidak bisa menyetir sekarang, cepat bawa mobil ini ke apartemen yang disediakan Pak Rendi"

"Tapi aku tidak bisa membawa mobil"

"Jangan mencoba untuk mencari alasan Julia, bukankan kau yang selalu menyetir saat menjadi manajer Reyna" bentak Dion padaku

Aku yang takut segera masuk ke sisi pengemudi. Jantungku berdebar hebat, aku bisa merasakan keringat kini mengucur di punggung ku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan mulai menyentuh kemudi mobil. Tetap saja aku tidak bisa melakukan nya. Bayang-bayang kecelakaan terus terlintas di kepala ku.

"Aku tidak bisa Dion" aku menunduk

"Kenapa tidak bisa" tanya Dion yang membuat aku jengkel. Kenapa dia memaksaku, aku adalah atasannya sekarang.

"Kenapa kau memaksaku Dion, aku adalah atasanmu sekarang. Kau bekerja padaku. Jika aku bilang tidak bisa maka tidak bisa. Kita naik taksi saja, itu keputusan ku, jika kau tidak mau ikut terserah padamu" aku keluar dari mobil membanting pintu mobil.

Dengan susah payah aku kembali mengeluarkan semua barang dari dalam mobil. Aku memasukan barang ke dalam taksi yang sudah aku berhentikan.

"Kenapa koper ini sangat berat" ocehku menendang koper

Tiba-tiba Dion datang dan membawa koper berat ini masuk ke dalam taksi. setelah itu ia langsung duduk di dalam.

"Aku tidak menyangka jika kau sangat kuat Dion" takjubku pada Dion.

"Masih banyak hal yang akan membuatmu semakin terkejut Julia" smirk Dion

"Apa maksudmu" tanya ku pada Dion

"Lihat saja nanti" gumam Dion yang sudah tertidur

Aku diam mencerna apa yang dikatakan Dion. Aku sedikit curiga pada Dion, apa yang sebenarnya Dion lakukan. Kemana ia pergi tadi, Kenapa Dion bisa tertembak. Aku melihat luka Dion kembali mengeluarkan darah.

"Pak kita ke rumah sakit dulu ya " pintaku pada supir taksi

"Dion, Dion bangun" panggilku membangunkan Dion

Aku menepuk-nepuk pipi dan tidak mendapat respon apa-apa. Aku yang panik segera keluar untuk memanggil dokter. Dengan sigap dokter segera keluar dan membawa Dion masuk ke dalam rumah sakit.

Jujur aku sangat panik sekarang, bagaimana bisa aku tenang melihat banyak darah yang keluar dari lengan Dion. Setelah di periksa ternyata tidak hanya satu peluru yang mengenai lengan Dion. Dokter berhasil mendapatkan 2 peluru di sekitar area luka sebelumnya.

Aku duduk menatap Dion yang masih belum bangun. Beruntung rumah sakit masih mempunyai cadangan darah untuk Dion. Jika terlambat sedikit saja Dion pasti sudah kehilangan nyawanya.

Bekas luka di lengan Dion membuat aku semakin curiga pada Dion. Aku baru menyadari bekas luka itu. Sudah dipastikan jika luka ini sebelumnya sangat dalam.

"Siapa kau sebenarnya Dion" gumamku

Perlahan mata Dion terbuka sedikit demi sedikit. Ia mulai sadar, aku segera berlari memanggil dokter. Namun, sebuah tangan menahan aku untuk pergi. Aku melihat Dion menggeleng mengisyaratkan jika aku tidak perlu memanggil dokter.

"Segera bawa aku pergi dari sini Julia" pinta Dion

"Kau masih belum pulih Dion"

"Aku mohon Julia" Dion berusaha bergerak melepaskan infus yang terpasang.

"Cepat Julia tolong aku" bentak Dion

"Tunggu sebentar Dion, kau sangat kasar padaku"

Aku membantu Dion untuk pergi. Dion berjalan meninggalkan ku dengan tergesa-gesa. Saat kami berjalan tiba-tiba Dion menarik ku untuk bersembunyi.

"Dari siapa kita bersembunyi Dion"

"Diamlah Julia, untuk saat ini cukup ikuti aku" bentak Dion

Aku diam karena menerima bentakan dari Dion. Sudah berapa kali hari ini Dion membentak ku. Sungguh aku tidak bisa melawan bila Dion sudah membentak ku. Aku akan diam bagaikan patung jika Dion sudah menatap ku tajam.

"Aku harap kau tidak memberitahu siapa pun kejadian hari ini" tegas Dion padaku

1
Annisa
Ku tunggu kelanjutan cerita nya thor, semangat ya
Annisa
Cerita nya sangat bagus dan menarik, cuma sedikit typo. Selebihnya sdh oke/Ok//Good//Smile/
Hatade: Huaa, makasih banyak yaaa🌻💙, maaf ya kalau banyak typo, untuk ke depan nya author usahain untuk gak ada typo lagi⭐✨
total 1 replies
Annisa
Lanjut kan thor, sayang kalau gantung. Cerita nya bagus banget nih/Ok//Good/
❤little girl♥
byk typoo kk
❤little girl♥
semakin menarik, semangat kk utk up nya
❤little girl♥
semangat kk😍💪💪💪✊
❤little girl♥
penasaran Dion,,, siapa Dion
❤little girl♥
lama up kk,,, tp ttp semangat y kk💪💪😍😘
❤little girl♥
emm,, penasaran banget gimn kelanjutanny,, semangat kk
❤little girl♥
ehm, seandainya di real jg bs kek gitu
❤little girl♥
semangat kk
❤little girl♥
hahhh axel tau, siapa dia y.... emm penasaran,, lanjut kk
❤little girl♥
masih penasaran....
❤little girl♥
semangat update kk💖
Hatade: Huaaaa, makasih yaaa udah setia nunggu aku untuk update. Maaf juga kalau misalnya masih banyak kesalahan dalam penulisan atau update yang lama, 🥰🥰🥰🌻🌻🌻
total 1 replies
❤little girl♥
semangat kk, ditgg update'annya
❤little girl♥
emm, benar orang rendah tetep orang rendah,,, hadehh
❤little girl♥
iya bikin kepo readers🧐
❤little girl♥
bikin penasaran, menarik 😍semangat
❤little girl♥
masih tersembunyi,,,,,
Dzakwan Dzakwan
Kisahnya bikin aku lebih semangat menghadapi hidup!❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!