Cantik tapi licik itulah julukan untuk Araina Jordan. Perempuan yang serba bisa dan paling menyebalkan bagi keluarga dan teman-temannya.
Araina yang tidak terima di jodohkan oleh keluarganya memilih kabur dari rumah...., sayangnya nasib tidak mendukungnya.
Bukannya bahagia, Ia malah mengalami kecelakaan setelah kabur dari rumahnya.
Tapi.....
Bukannya mati Araina malah masuk ke tubuh orang lain!
"Sialan! Kenapa jadi seperti ini!" ucapnya begitu frustasi.
Jiwa Araina malah bertransmigrasi ke tubuh Freya Anastasia Smith..., gadis cantik lemah lembut yang selalu dilindungi oleh dua keluarga besarnya.
"Tidak masalah yang penting masih kaya" gumam Araina.
Namun semuanya berubah ketika satu persatu ingatan Freya mulai masuk ke kepala Araina.
Pusing? Muak?
Araina baru menyadari ternyata ia bertransmigrasi ke dalam sebuah novel dimana ia hanya adik sepupu dari protagonis pria.
Mati? Tentu saja! Freya hanya seorang figuran....
(Apa yang akan dilakukan Araina selanjutnya? Yaaa rahasiaa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Klarina_za29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membuat Pilihan
Setelah kepergian para cucu dan anaknya, sekarang di dalam ruang tamu hanya tersisa para tetua keluarga Smith dan Keluarga Morgan.
Yasmin yang sudah tidak melihat para cucunya mulai membahas masalah yang terjadi hari ini. "Kamu harus memperhatikan gerak-gerik Selena, Laura" ujarnya.
Yasmin entah kenapa kurang menyukai sifat Selena yang selalu mencoba mencari perhatian ke siapapun. Ia sangat tidak menyukai hal tersebut.
Laura menghela nafasnya, ia tau apa yang dikhawatirkan oleh Yasmin. Hanya saja ia juga tidak sanggup menghukum Selena. Bagaimana pun Selena satu-satunya cucu dari putra terakhirnya.
"Aku tidak bermaksud untuk melukai perasaan mu, Laura. Hanya saja aku khawatir dengan Freya. Terlebih ayaa sangat mudah dipengaruhi. Kau pasti paham maksud ku bukan?" Jelas Yasmin tidak ingin Laura menyalah pahami maksudnya.
"Aku tau...., hanya kali ini aku akan membiarkan Selena. Kau tidak perlu khawatir, aku pasti akan menjaga ayaa dengan baik" Ujar Laura.
Laura baru memperhatikan sedikit keanehan dari Selena, tapi ia yakian Selena tidak seburuk apa yang dipikirkan Yasmin.
"Baiklah. Aku akan mempercayai mu" katanya. Yasmin akan melihat beberapa waktu ke depan ini. Jika Freya ada dalam masalah karna Selena, ia sendiri yang akan membawa Aya ke keluarga Morgan.
Tidak peduli pertentangan antara Morgan dan Smith.
Laura mengangguk, ia akan mencoba membuat Selena paham dengan keadaan keluarganya dan memahami setiap orang ada tempatnya.
Yasmin yang tidak ingin mengatakan apapun lagi mengajak suaminya Joseph Morgan untuk pergi dari mansion Smith ini. Ia akan kembali nanti untuk menjemput Freya ke mansion Morgan.
Laura dan Abraham mengantarkan Yasmin dan Joseph keluar Mansion mereka. Sampai di sana mereka saling berpamitan kemudian baru mereka pergi.
Abraham merangkul istrinya, "Kita akan membimbing nya. Kamu tidak perlu mengkhawatirkan hal lain" ujarnya agar istrinya tenang.
Sama seperti yang lain, Abraham juga merasakan ada yang disembunyikan Selena. Tapi selama ini ia tidak melakukan apapun karna Selena tidak menyakiti atau pun membuat keluarga nya terlalu.
Hanya saja ketika Freya datang tadi, Abraham melihat ekspresi tidak suka dari Selena. Ia harus mematikan hal tersebut terlebih dahulu. Ia tidak akan membiarkan perpecahan antara anggota keluarganya.
Apalagi Smith adalah keluarga terpandang dari dahulunya. Abraham tidak mungkin menghancurkan nama keluarga nya sendiri.
"Kamu benar...., kita harus membicarakan ini dengan Selena" ucap Laura.
****
Di dalam kamar....
Selena yang sudah dari tadi masuk langsung mengunci pintu kamarnya. Untuk melampiaskan amarahnya, Selena menghancurkan beberapa barang yang ada di kamarnya.
Untung saja kamar di mansion ini kedap suara. Jadi apapun yang Selena lakukan tidak akan diketahui oleh orang di luar sana.
"Tidak bisa. Gue harus melakukan sesuatu...." pikirnya.
Selena memijit kepalanya yang mulai berdenyut. Seharusnya ia sudah dapat mengambil hati keluarganya....., tapi sekarang ia malah membuat mereka semakin mencurigai dirinya.
"Semua ini gara-gara Freya" ucap Selena menatap tajam dinding kamarnya. Andai saja Freya di sini, Selena ingin sekali mengajar dan menarik rambutnya.
Rencana yang sudah ia susun dengan susah payah, hancur karna kehadiran Freya. Ditambah hadiah yang ia berikan setahun lalu juga sudah terbongkar bukan karya dirinya sendiri.
Pasti para tamu yang hadir tadi akan menertawakan dirinya. Jika seperti ini ia tidak akan pernah tenang.
Selena berdiri kemudian mendekati meja belajarnya. Ia mengambil ponsel kemudian menuliskan pesan pada Freya.
Ia harap Freya bisa meluangkan waktunya. Ia harus tau kenapa Freya bisa datang ke Indonesia tanpa Memberitahu dirinya.
Beberapa menit berlalu....
Selena tidak mendapatkan pesan dari Freya. "Sialan. Apa dia tidak memegang ponsel?" pikirnya.
Selena yang semakin emosi berjalan keluar dari dalam kamarnya. Ia perlu mendapatkan penjelasan terkait semua ini. Kalau tidak ia juga akan kesusahan menjalankan rencananya.
Sampai di depan kamar Freya, Selena berencana mengetuk pintu terlebih dahulu. Namun tangannya terhenti ketika mendengar suara tawa dari dalam sana.
Lagi-lagi ia kalah. Selena mengepalkan tangannya dengan kuat kemudian berbalik pergi dari sana. Ia semakin muak melihat Freya bersama semuanya.
Kenapa mereka sangat menyayangi Freya? Padahal dirinya juga merupakan putri dari keluarga Smith! tapi kenapa mereka lebih menyukai Freya daripada dirinya?
Apakah karna ia baru kembali dari keluarga ini? Atau karna Freya sudah dari kecil bersama mereka?
Semakin dipikirkan membuat kepala Selena berdenyut sakit. Ia tidak akan membiarkan semua ini terjadi!
Rencana yang telah ia susun harus dijalankan. Ada ataupun tidak Freya, semuanya akan tetap menjadi miliknya.
"Gue pernah membuat Lo pergi dari sini Freya..., untuk kedua kali nya gue pasti bisa melakukannya" ucapnya tersenyum miring.
Selena akan membiarkan Freya bersenang-senang untuk beberapa hari ini. Setelahnya ia akan mengirim Freya kembali ke inggris. Apapun yang terjadi nanti, ia pasti akan mendapatkan apa yang dirinya inginkan.
Berbeda dengan Selena, Freya menatap lelah pada seluruh Abang sepupunya. Ayolah ia ingin beristirahat, tapi para abang nya itu malah asik di sini dan mengganggu tidurnya.
Kenan yang menyadari wajah lelah Freya berbisik pada Marvel.
Marvel yang paham meminta mereka semua untuk keluar dan membiarkan Freya beristirahat. Ia tidak ingin adik kecilnya itu kelelahan.
Justin dan Langit yang ingin menolak menjadi terdiam setelah melihat wajah Freya. Mereka menjadi bersalah karna membuat Freya seperti ini.
"Ayaa, istirahat lah..., Abang akan mengantar mu ke sekolah besok" ujar Marvel mengelus rambut Freya.
Freya mengangguk setuju, "Baiklah abang" jawabnya. Ia tidak ingin menahan mereka semua di sini lagi. Ia sudah kelelahan, tapi ia juga penasaran dengan apa yang dibicarakan oleh para tetua keluarga.
Kenan dan lainnya mencium kening Freya baru keluar dari kamar tersebut.
Freya berdiri dan memastikan mereka semua keluar dari kamarnya, setelahnya ia mengambil ponsel dan mulai melihat rekaman cctv di ruang tamu beserta penyadap suara yang sudah ia simpan di bawah sofa tadi.
Freya mendengarkan pembicaraan tersebut dengan ekspresi yang berubah-ubah. "Mereka tau keanehan Selena..., tapi mereka masih ingin menutup mata" ucapnya cukup kesal dengan kakek dan nenek dari keluarga Smith.
"Sepertinya gue harus lakuin sesuatu yang membuat Selena semakin marah" pikirnya. Ia tidak akan membiarkan Selena memulai rencananya terlebih dahulu.
Freya harus membuat nenek Laura dan Kakek Abraham melihat jelas wajah asli Selena. Tapi ia tidak akan memberitahu mereka untuk saat ini.
Freya masih ingin tau siapa yang ada di belakang Selena. Tidak mungkin Selena bergerak sendiri, ia yakin ada orang di balik semua ini.
Makanya Freya belum memperlihatkan video yang sudah ia dapatkan di dalam bar malam saat itu. Ketika mengingat bar malam membuatnya memikirkan Elvano.
Sepertinya menerima permintaan Elvano bisa membantunya nanti. Terlebih Selena menyukai Elvano.
"Baiklah...., gue akan lihat apa yang akan Lo rencanakan Selena" gumamnya menyeringai menatap rekaman cctv yang memperlihatkan Selena berada di balik pintu kamarnya tadi.
~ To Be Continue
mksh tor , berasa dkit bgt tor, bisakah nmbh lg? 😁😁 🌹
.