Indonesia
NovelToon NovelToon
SISTEM FLASH SALE Rp1

SISTEM FLASH SALE Rp1

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:24.5k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Ardi, seorang pemuda miskin yang tulus, tiba-tiba dicampakkan oleh Siska, kekasihnya selama lima tahun, demi Bagas, sahabat Ardi yang baru saja naik jabatan menjadi manajer yang kaya raya. Di tengah keputusasaan dan hinaan brutal, Ardi secara tak terduga membangkitkan [Sistem Flash Sale Rp1], sebuah antarmuka misterius yang memungkinkannya membeli barang apa pun—dari mobil sport mewah, penthouse, hingga seluruh perusahaan—hanya dengan satu rupiah. Dengan kekayaan instan yang tak terbayangkan ini, Ardi mulai membalas dendam secara face-slapping kepada mereka yang meremehkannya, sembari menjelajahi kehidupan barunya sebagai miliarder muda yang paling berkuasa di negeri ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 32

Vroom!

Suara mesin V8 Ferrari SF90 hitam membelah jalan tol Trans Jawa dengan kecepatan luar biasa.

Ardi menyetir dengan sangat santai sambil menikmati alunan musik klasik dari sistem audio premium mobilnya.

Pemandangan gedung pencakar langit perlahan berganti menjadi hamparan sawah hijau dan pepohonan rindang di kiri kanan jalan.

Setelah menguasai dunia hiburan ibu kota secara mutlak, Ardi merasa butuh sedikit udara segar untuk menenangkan pikirannya.

Hari ini dia memutuskan untuk pulang sejenak ke kampung halamannya di sebuah kota kecil yang tenang.

Perjalanan yang biasanya memakan waktu lima jam berhasil dipangkas menjadi tiga jam saja berkat kecepatan mobil hiper mewahnya.

Ardi mengarahkan mobilnya keluar dari gerbang tol dan memasuki jalanan utama kota kelahirannya.

Kedatangan mobil berwarna hitam mengkilap seharga belasan miliar itu tentu saja langsung membuat heboh jalanan kota kecil tersebut.

Banyak pengendara motor yang berhenti di pinggir jalan hanya untuk mengambil foto mobil Ardi menggunakan ponsel mereka.

Ardi tidak mempedulikan tatapan takjub warga dan langsung mengarahkan mobilnya ke Grand Royal Hotel.

Itu adalah satu-satunya hotel bintang lima yang paling mewah dan bergengsi di pusat kota kecil ini.

Ardi memarkirkan Ferrarinya di area VIP hotel dan langsung menyewa kamar kelas presidensial untuk beberapa hari ke depan.

Setelah membersihkan diri dan berganti pakaian dengan kaos polos dan celana pendek yang terlihat sangat biasa, Ardi keluar dari hotel.

Dia sengaja tidak membawa mobilnya karena jalan menuju rumah masa kecilnya berada di dalam gang yang cukup sempit.

Ardi menyetop sebuah becak mesin di depan hotel dan meminta sopirnya untuk mengantarnya ke kawasan perumahan lama di pinggiran kota.

Angin sepoi-sepoi menerpa wajah Ardi, membawa kembali kenangan masa lalu saat dia masih menjadi pemuda miskin yang sering dihina tetangganya.

"Kita sudah sampai Mas," ucap sopir becak mesin itu menghentikan kendaraannya di depan sebuah gang kecil.

Ardi membayar ongkosnya dengan selembar uang seratus ribu tanpa meminta kembalian, membuat sopir itu membungkuk berterima kasih berkali-kali.

Dengan langkah pelan, Ardi menyusuri gang sempit yang sudah bertahun-tahun tidak dia lewati itu.

Tidak banyak yang berubah, dinding-dinding kusam dan rumah-rumah berdempetan masih sama seperti ingatannya dulu.

Ardi berhenti di depan sebuah rumah sederhana bercat putih yang warnanya sudah memudar dan terkelupas di banyak bagian.

Itu adalah rumah peninggalan almarhum orang tuanya, tempat di mana dia dibesarkan sebelum merantau ke Jakarta dengan tangan kosong.

Rumah itu terlihat sangat sepi dan halamannya dipenuhi oleh daun-daun kering yang berserakan.

Ardi mendorong pagar besi karatan itu hingga berderit pelan dan melangkah masuk ke halaman rumahnya.

Dia mengambil sapu lidi tua yang tergeletak di sudut teras dan mulai menyapu dedaunan kering itu dengan perasaan nostalgia.

"Aku sudah memiliki pulau pribadi dan penthouse mewah, tapi entah kenapa halaman sempit ini tetap terasa sangat nyaman," gumam Ardi tersenyum pelan.

Srak srak srak.

Suara sapu lidi bergesekan dengan tanah menemani kesunyian Ardi siang itu.

Namun ketenangan Ardi tiba-tiba dirusak oleh suara deruman mesin mobil diesel yang cukup kasar dari arah depan gang.

Sebuah mobil SUV Fortuner berwarna putih mengkilap melaju pelan dan berhenti tepat di depan pagar rumah Ardi.

Kaca jendela mobil itu turun perlahan, menampilkan sosok pria seumuran Ardi yang memakai kacamata hitam dan kemeja bermerek.

Pria itu menurunkan kacamata hitamnya dan menatap Ardi dengan tatapan meremehkan dari atas ke bawah.

"Ya ampun, mataku tidak salah lihat kan ini?" seru pria itu dengan nada suara yang sengaja dikeraskan.

"Ternyata benar kata orang-orang, si Ardi miskin sudah pulang kampung karena gagal merantau di Jakarta!" lanjutnya diiringi tawa mengejek.

Ardi menghentikan sapu lidinya dan menatap datar ke arah pria arogan di dalam mobil tersebut.

Pria itu adalah Rico, mantan ketua kelasnya saat SMA dulu yang selalu memamerkan kekayaan orang tuanya.

Rico adalah musuh bebuyutan Ardi di masa lalu karena dia sangat suka menindas siswa miskin dan merendahkan keluarga Ardi.

"Sedang apa kau berhenti di depan rumahku Rico, apakah jalanan ini milik nenek moyangmu?" jawab Ardi dengan nada santai namun tajam.

Rico langsung mematikan mesin mobilnya dan melangkah keluar dengan gaya sok pamer.

Dia membetulkan kerah kemejanya dan berjalan menghampiri pagar rumah Ardi dengan senyum sinis.

"Santai saja kawan, aku cuma kebetulan lewat sehabis mengecek pabrik tekstil milik ayahku," pamer Rico menyandarkan tangannya di pagar.

"Aku dengar kau bekerja sebagai staf rendahan di Jakarta, apakah kau baru saja dipecat sampai harus pulang mengurus rumah rongsokan ini?" ejek Rico tanpa ampun.

"Itu bukan urusanmu Rico, pergilah sebelum kau mengotori udara bersih di halamanku ini," balas Ardi sama sekali tidak terpancing emosinya.

"Sombong sekali kau ini Ardi, padahal kau cuma pengangguran miskin sekarang," dengus Rico merasa tersinggung karena ejekannya tidak mempan.

"Asal kau tahu saja Ardi, aku sekarang sudah menjadi manajer di pabrik ayahku dan sebentar lagi akan mewarisi seluruh perusahaannya." tambah Rico membusungkan dada.

"Oh, luar biasa sekali, selamat untukmu," ucap Ardi dengan nada datar dan wajah sangat bosan yang dibuat-buat.

"Hanya itu reaksimu? Dasar orang miskin bermental pecundang," cibir Rico meludah ke tanah di dekat kaki Ardi.

Rico lalu merogoh saku kemejanya dan mengeluarkan sebuah amplop undangan berwarna emas yang terlihat sangat mewah.

"Kebetulan sekali kita bertemu di sini, aku sebenarnya sedang membagikan undangan ini pada teman-teman sekelas kita dulu," ucap Rico memutar-mutar amplop itu di jarinya.

"Malam ini kita akan mengadakan acara reuni akbar SMA angkatan kita di Grand Royal Hotel," jelas Rico menyebut nama hotel dengan sangat bangga.

"Dan kau tahu siapa sponsor utama yang membiayai seluruh acara mewah itu?" tanya Rico dengan senyum menjengkelkan.

"Biar kutebak, pasti anak manja yang masih berlindung di balik ketiak ayahnya yang sedang berdiri di depanku ini kan?" tebak Ardi membalas dengan telak.

1
clara
😶‍🌫️😶‍🌫️😶‍🌫️
pricilia
🥰🤩
Antoni gergio
saya suka cerita ini kak🥰🌹
sasa
🤗🥰😍🤩💘💟
nurul khusna
🥰🌹🌟⭐
Anton barly
baik dan bagus novel nya😍🤩
yani
💫🌟🌟
fitri
⭐⭐⭐⭐
yudi permana
seru kak🥰
Angel
keren kak Cherly🥳😘😘
setiawan
/Good//Good//Moon//Heart/
gofur
baik🥰😍🤩
Äï
dia terlalu mudah menguasai dunia fana co aku curiga ntar dia bakal ke dunia lain seperti abad pertengahan, alam kultivator, dunia pedang dan sihir atau kek lou feng yg menjelajah di luar angkasa dan membangun kerajaan di semesta
Shinta geol
💟🥰💋
Cherlly
baca judul nya kaka dia memliki sistem flash sale Rp1 jdi dia bisa beli apa saja dgn Rp 1
Äï
loh uang dari mana dia? saldo nya kan 10M terus pake belanja 800jt kok malah nambah jadi 50M
Cherlly
itu di gas keras kalo ferari/lambo pasti keluar api dan asap kaka,..
Äï
masa mobil baru berasap
samuel df
🌹🥰
Äï
plot klise ini sudah lama aku tidak melihat nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!