Indonesia
NovelToon NovelToon
My Dreamless Wedding

My Dreamless Wedding

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Percintaan Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: Me.mlll

Faresa Shanum yang tak pernah berfikir bahwa dia akan menikah dengan Ardha Dewangga, orang yang menjabat sebagai menteri sosial di negaranya.

"Kamu ngapain duduk disini, bawa koper segala."

"Iyaa ada penerbangan pagi, jadi nginep."

"Ohh, mau pergi sama Dena?"

"Ngga, mau pulang kampung." jawab Shanum asal.

"Kenapa tiba-tiba."

"Di jodoh-in sama juragan tanah sama mama saya."

"Sekarang, saya mau menikah." Ucap Ardha tiba-tiba.

"Dengan Faresa. Saya mau menikah dengan Faresa."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Me.mlll, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SPECIAL : Nikahan Mantan

Suara telfon berdering menyuarakan ringtone you and me yang dinyanyikan oleh Jennie Blackpink, idol favorit Shanum.

Shanum menunggu sampai mencapai akhir dari bunyi ringtone sambil sedikit bernyanyi mengikuti lagu, dilihatnya layar handphone yang bertuliskan 'Anggika'. Nama teman masa SMA Shanum.

Sambil bernyanyi, Shanum berpikir ada apa gerangan Anggika yang sangat jarang hampir tidak pernah menghubungi tetiba menelfon.

Digesernya panel telfon kearah yang berwarna hijau pertanda menerima panggilannya. Didekatkan layar itu ke telinga bersiap mendengar kabar apa yang Anggika berikan.

"Halo." suara itu menyapa gendang telinga Shanum, sudah lama sekali rasanya tak mendengar suaranya. Terakhir kali sudah beberapa tahun lalu saat wisuda dan pesta perpisahan mereka.

"Iyaa halo." jawab Shanum.

"Ini Shanum kan?" tanyanya mungkin memastikan apakah memang benar yang ditelfon adalah teman masa abu-abu nya atau mungkin orang lain.

"Iyaa bener, ada apa Ka? Kok tumben telfon,"

"Ini loh sorry yaa ganggu, gue mau ngasih undangan. Gue mau nikahan akhir minggu ini. Lo dateng yaa!"

Ahh ternyata kabar pernikahan.

"Wahhh selamat yaaa, okee kirim aja undangannya nanti gue dateng."

"Ajak suami lo yaa, mau pansos dikit. Kapan lagi nikahan bisa didatengin pak Menteri." Anggika terkekeh kecil.

Shanum juga tertawa mendengar guyonannya, "Iyaa ntar gue ajak lah ga mungkin gue cantik begini ga ada gandengan."

"Btw lo nikah sama siapa?" tanya Shanum yang kepo dengan siapa Anggika menikah. Pria mana yang mampu meluluhkan hatinya.

Semasa sekolah dulu, Anggika terkenal cewe yang galak, banyak cowo yang takut duluan saat mau mendekatinya. Anggika juga dengan terang-terangan selalu menolak semua cowo yang mendekatinya. Shanum menjadi teman sebangkunya saat akhir tahun di SMA, jadi sedikit banyak tau tentangnya.

"Gue nikah sama Gunawan, anak IPS-2 yang waktu itu jadi ketua paskib. Kakak kelas kita dulu."

Shanum terkejut, bukan karna apa tapi karena Gunawan yang dia maksud adalah Kak Awan, begitu Shanum memanggilnya. Kak Awan adalah mantan pacar Shanum semasa SMA, mereka menjalin hubungan saat tahun kedua dan putus setelah setahun.

Tak disangka mantan pacarnya akan menikah dengan teman sebangkunya . Memang rencana tuhan tidak ada yang tau.

Aneh sekali rasanya membayangkan orang yang dulunya memimpikan pernikahan bersama malah mewujudkan mimpi itu bersama orang lain.

"Oohh, iyaa tau."

Setelah berbasa-basi sedikit, akhirnya panggilan itu berakhir. Shanum termenung, ternyata sudah banyak tahun yang terlewati. Padahal rasanya baru kemarin menduduki kelas 10, rasanya baru kemarin takut dan tak bisa tidur menunggu raport dibagikan, baru kemarin merasakan ujian.

Sekarang Shanum disini, sedang duduk di rumah mewahnya dan sudah menjadi istri dari seorang laki-laki yang dicintai dan mencintainya. Shanum bahkan tidak pernah berfikir akan menjadi istri dari seorang Ardha Dewangga.

Sekarang mereka semua memiliki kehidupan masing-masing dengan jalannya sendiri. Walaupun dulu rasanya enggan sekali berpisah, tapi memang setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya.

Shanum menghela nafas dalam, dari pada bersedih memikirkan kehidupan yang rasanya cepat sekali berlalu, lebih baik dia memasak untuk makan malam sebelum suami tampannya pulang.

🕊🕊🕊

"Mas." panggil Shanum.

Ardha yang sedang sibuk dengan ipadnya sedari tadi hanya bergumam menjawab.

"Mas." panggil Shanum lagi.

Baru dia menoleh menatap istri cantiknya, "Apa sayangkuuh?"

Shanum yang tadinya berniat marah padanya, malah tersipu seperti pengantin baru mendengar jawaban suaminya.

"Minggu ini, hari jumat pagi kamu kosongin jadwal yaa,"

Ardha mengerutkan dahi, "Emang kenapa?"

"Aku dapet undangan nikahan dari temen SMA." jawab Shanum pada suaminya.

"Ohh okee,"

"Trus mas, besok malem anterin aku ke mall ya."

"Ngapain?" Ardha bertanya sambil mengerutkan dahinya.

"Nyari baju lah, aku ga punya baju buat kondangan."

"Yang, itu di lemari 3 set full baju kamu loh. Kaya gitu dibilang ga punya baju? Allahuakbar..."

"Namanya juga cewe mas," Shanum terkekeh.

"Ada-ada aja kamu tuh. Untung aku ada duit bisa belanjain kamu sepuasnya."

Sombong sekali suaminya ini, "Lohh, kan emang karna kamu punya duit makanya aku mau dinikahin kamu." jawab Shanum menggoda Ardha.

"Kalo ga punya?" tanya Ardha lagi.

"Yaa ga mau lah aku, masa aku yang cantik bahenol seksi gini ga bisa cari yang lain."

"Jangan macem-macem kamu, Faresa." Ardha yang tadinya ikut menggoda istrinya malah kesal sendiri mendengar jawaban Shanum.

"Haha...iyaa-iyaa becanda doang."

Dia yang nanya dia juga yang marah, emang namanya orang tua gabisa diajak becanda dikit, hehe.

Tibalah hari dimana Anggika dan Awan menikah. Sedari tadi Shanum sibuk ber make-up ria. Dia harus tampil cantik, selain ingin menunjukkan pada Awan bahwa Shanum sudah berbahagia, juga untuk membuatnya merasa percaya diri bertemu dengan banyak orang.

Apalagi dia akan menggandeng Ardha, suaminya itu walaupun sudah semi tua tapi masih sangat tampan seperti bujangan. Makanya, Shanum harus tampil cantik supaya para cewe-cewe diluar sana tak berani mendekat.

"Yang! Cepetan dong...keburu bubar nikahannya." Panggil Ardha yang tak sabar menunggu istrinya dandan.

Kenapa sih para cowo tak pernah bisa sabar sedikit menunggu cewe. Make up kan butuh waktu bukan asal memakai saja. Kami cantik juga yang senang kan mereka. Gerutu Shanum dalam hati.

"Iyaaa!" jawab Shanum sambil berteriak agar suaminya mendengar.

Shanum memakai dress biru muda dengan heels warna putih yang senada dengan tas chanel yang dia bawa untuk mempermanis penampilannya.

Sementara Ardha memakai kemeja senada dengan dress Shanum. Memang di undangan tertera dresscode untuk para tamu yaitu baby blue.

Shanum dan Ardha akhirnya memasuki mobil untuk menuju tempat acara, butuh sekitar setengah jam untuk sampai kesana. Tempatnya berada di sebuah gedung dipinggir kota, keduanya memang bekerja di Jakarta. Jadilah pernikahan mereka digelar disini.

"Siapa nama temanmu yang?" tanya Ardha sewaktu mobil mereka melaju menuju tempat undangan.

Shanum menjawab sambil membuka bedak untuk meneliti penampilan, "Namanya Anggika."

"Ohh, trus kok nikah disini? Emang orang jakarta?"

"Bukan, katanya sih karna kerja disini, trus hari senin mesti lanjut kerja jadi dari pada bolak-balik mending nikahan disini katanya."

Ardha mengangguk tanda mengerti.

Setelah sampai, Ardha mencolek lengan Shanum.

"Kok itu kaya mobilnya mami ya?". Shanum menoleh kearah yang ditunjuknya, "Ehh iyaa, kok ada disini?"

Mereka berdua berjalan masuk memasuki gedung, Shanum menggandeng lengan suaminya dengan erat. Takut-takut Ardha hilang dan dibawa kabur cewe lain. Hehe

Begitu masuk, ternyata memang benar ada kedua mertua Shanum sedang berjalan kearah catering dan berpasasan dengan mereka.

"Lohh, kalian diundang juga?" kata Papi.

"Ini Faresa yang diundang katanya teman SMA." jawab Ardha.

"Oalah, kamu teman pengantin cewe nya?" tanya mami.

"Iyaa mi, dua-duanya sebenernya teman SMA."

"Mami sama Papi ngapain?"

"Yahh kondangan lah Dewa, kamu ga liat?" jawab Mami. Memang benar, tidak salah tapi kan yaa...

"Maksudnya kalian kenal sama pengantinnya?"

"Yaa kenal, pengantin cowonya karyawan keuangan CEO di kantor." Aku bahkan tidak menyangka Kak Awan bekerja di kantor mertuaku, bahkan di posisi keuangan CEO, dimana dia bekerja dilantai yang sama dengan CEO dan mengurusi urusan CEO saja.

"Kamu mesti kenalan, sebentar lagi jabatanmu kan selesai, sudah jangan ambil kesempatan lagi waktunya mengurusi perusahaan, papi mau menikmati masa tua sama mami mu." kata Papi.

"Sudah, itu diomong nanti saja. Di kondangan orang kok ngomong masalah politik."

"Selamat ya Anggika, kak Awan. Semoga sakinah, mawadah, warohmah. Diberikan momongan dan rejeki yang melimpah." ucap Shanum saat menaiki panggung pengantin dan menyalami mereka.

"Loh Shanum, apa kabar?" tanya Awan.

"Alhamdulillah kak, baik."

"Sama siapa datengnya?" tanya Awan lagi.

"Yaa sama pak menteri lahh," jawab Anggika menanggapi suaminya mewakili Shanum yang hanya tersenyum.

"Halo, Saya Dewa suaminya Faresa." ucap Ardha memperkenalkan diri.

Dengan kikuk Awan menerima jabat tangan Ardha. Mungkin dia tau, Ardha anak bosnya di kantor jadi dia agak sungkan, mungkin.

Mereka berfoto bersama sebagai kenang-kenangan. Setelahnya Shanum dan Ardha turun bermaksud untuk pulang.

"Kalian pernah punya hubungan ya?" tanya Ardha yang mengejutkan Shanum.

"Apanya mas?"

"Kamu sama si Gunawan itu."

"Kok kamu mikir gitu?"

"Soalnya keliatan dia kaya orang ga move on."

"Sembarangan kamu, orang dia udah nikah begituu."

"Tuhh kan bener, kamu pernah punya hubungan sama dia."

Shanum menggaruk dahinya yang tak gatal, "Yaa itu kan dulu mas."

Ardha mencebik tak terima, yaa mau bagaimana lagi kan sudah menjadi masa lalu.

🕊🕊🕊

Jangan lupa likenya💙💙💋

Makasihh yang sudah baca💋

1
Nadia Rizky
sejauh ini aku baca, novelnya bagus tapi kok sepi ya?
zhelfa_alfira
bagus
Alma Azizah Alwina
lanjutkan
Lucy christiana Dewi
up banyak² dong thor yaa,, yaa🥺🥺😉
buat pak mentri dan istri yg sweet² gemushh gitu🥰

semangkaaa author💪✊🏻🥰
Lucy christiana Dewi
semangat trus Thor💪💪,,, semoga tambah sweet kehidupan keluarga kecil pak mentri,, adem ayem tentrem gemah ripah loh jinawi😁
kaga usah pake bumbu² penyedap segala lah thor biar mulus kaya jalan tol hidupnya😇
Lucy christiana Dewi
seruu thor,,, lanjutt💪💪💪
Lucy christiana Dewi
mampir thor,,, 💪💪💪
Yani
ooouuuu bapak menteri
Arum Sapta Puspita
ok
Dianti Rahayu
sdg menikmati alurnya
Yani
sukaaaaa
Lina Aulia Hikmah
iiii jahat banget wkwkwk 😁😂
Lina Aulia Hikmah
baik bangettt😁
Lina Aulia Hikmah
Hai kakk🤗 aku mampir dikaryamu, jangan lupa mampir dikaryaku juga🤗
Lina Aulia Hikmah: semangat balik kakak🤗
total 2 replies
Mariam R RIa
seru Thor....
Neng Bintang
seru2 nya ini....moga up lagi yaa kaa
Syiffa Fadhilah
lah pak menteri jalan sama cewek terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!