Indonesia
NovelToon NovelToon
Lamaran Yang Bukan Untukku

Lamaran Yang Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Konglomerat berpura-pura miskin / Balas Dendam
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sefin Eka Ramana Putri

Tujuh tahun Cynthia Dewi mencintai YB dengan seluruh hatinya. Namun di hari yang seharusnya menjadi bahagia bagi mereka berdua, YB justru melamar Karen — wanita yang selama ini selalu ia anggap adik. Cynthia melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri, dan hatinya hancur seketika. Di saat ia merasa sudah tak memiliki siapa pun, Aloy datang menolongnya. Ia bukan hanya teman lama, tetapi juga sosok yang menyimpan rahasia besar dari masa lalu Cynthia. Mampukah Cynthia membuktikan jati dirinya, membalaskan dendam, dan menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sefin Eka Ramana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33: Kebenaran yang Tertunda

Berita bahwa sertifikat telah kembali atas namanya seharusnya membuat Cynthia merasa lega, namun justru sebaliknya — beban di pundaknya terasa semakin berat. Ia tahu urusan administrasi sudah selesai, kertas-kertas itu sudah sah, namun pertanggungjawaban kepada Karen belum diucapkan sepatah kata pun. Dan semakin lama ia menunda, semakin berat rasa bersalah yang menyusup ke hatinya, bercampur dengan tekad yang tak goyah: apa yang telah diambil harus dikembalikan, dan kebenaran tak boleh disembunyikan selamanya.

Hari-hari berikutnya berjalan dalam keheningan yang tegang. Karen tak lagi bertanya secara langsung, namun tatapan matanya tak pernah lepas dari mereka berdua. Setiap kali Yb dan Cynthia saling bertukar pandang, setiap kali mereka berbicara berdua saja, perasaan waspada di hati Karen semakin menguat. Ia mulai menyusun potongan-potongan teka-teki itu sendiri — kepergian Yb setiap pagi, pesan Cynthia di ponselnya, rahasia yang tak diucapkan, dan perubahan sikap suaminya yang perlahan menjauh darinya.

Suatu sore, saat Cynthia sedang berada di ruang tengah sendirian, Karen mendekat dengan langkah yang pelan namun mantap. Wajahnya tampak lelah, namun di matanya ada keteguhan yang tak bisa digoyahkan.

"Cynthia..." panggilnya pelan, suaranya terdengar jelas di ruangan yang hening itu. "Aku tidak akan menuntut apa pun darimu jika kau jujur padaku sekarang. Katakan saja — apa yang sebenarnya terjadi dengan rumah ini? Mengapa Yb menyembunyikannya dariku?"

Cynthia berhenti bergerak, menarik napas panjang. Ia ingin sekali mengatakannya saat itu juga, namun ia tahu belum waktunya. Sertifikat memang sudah sah atas namanya, namun momen pengungkapan itu telah ia tetapkan di dalam hatinya — satu hari setelah bayi Karen lahir. Saat itu tiba, ia akan mengucapkan semuanya sekaligus, tanpa menyisakan rahasia sedikit pun.

"Aku tidak menyembunyikan apa-apa dengan niat jahat," jawab Cynthia lembut, menatap lurus ke mata adiknya. "Tapi ada hal yang belum siap untuk dikatakan sekarang. Percayalah padaku, Karen — saat waktunya tiba, kau akan mengetahui semuanya. Segalanya."

"Saat waktunya tiba?" Karen mengulang kalimat itu dengan nada getir. "Berapa lama lagi aku harus menunggu? Sampai apa yang menjadi milikku benar-benar hilang tanpa bisa kuambil kembali?"

Cynthia menggeleng pelan. "Tidak akan hilang. Semuanya akan kembali pada tempatnya, pada orang yang berhak menerimanya. Bersabarlah sedikit lagi."

Karen menatapnya lama, seakan berusaha mencari jejak kebohongan di wajah kakaknya. Namun yang ia temukan hanyalah ketulusan yang menyakitkan — ketulusan untuk sesuatu yang tak diketahuinya. Akhirnya Karen mengangguk pelan, mundur perlahan.

"Baiklah... Aku akan menunggu," ucapnya pelan. "Tapi ingat — jika apa yang kau sembunyikan itu mengambil hakku, aku tidak akan membiarkannya."

Cynthia mengangguk, menahan rasa perih di dadanya. "Aku tahu."

Malam itu, Yb pulang lebih awal dari biasanya. Ia menemui Cynthia di beranda belakang, tempat di mana mereka bisa berbicara tanpa didengar siapa pun. Wajahnya tampak cemas, namun juga penuh keputusan. Di dalam hatinya, Yb merasa bahagia — ia percaya Cynthia memilihnya, tetap di sisinya, meninggalkan semua hal lain demi bersamanya. Ia belum tahu bahwa di masa depan, pilihan hati Cynthia sebenarnya mengarah ke orang lain.

"Karen semakin dekat," ucapnya pelan, menatap ke arah taman yang mulai gelap. "Ia hampir mengetahuinya. Setiap hari ia menatapku seakan aku musuhnya sendiri."

Cynthia berdiri di sampingnya, menatap ke arah yang sama. "Ia berhak marah. Dan ia akan mengetahui segalanya. Sudah kuputuskan — satu hari setelah bayinya lahir, aku akan mengatakannya semua. Aku yang akan memberitahunya soal rumah ini, soal segalanya."

Namun Yb memegang tangan Cynthia erat, menatapnya dengan tatapan lembut namun tegas. "Tidak... biar aku yang mengatakannya semua kepadanya. Jangan kau yang melakukannya, Cynthia."

Cynthia terkejut. "Mengapa? Ini menyangkut namaku juga."

"Itulah sebabnya," jawab Yb pelan namun mantap. "Biarkan aku yang mengatakan kepada Karen bahwa akulah yang memindahkan sertifikat rumah ini menjadi atas namamu. Dan itu semua aku lakukan karena aku masih benar-benar sangat mencintaimu, Cynthia. Aku tidak mau kau yang disalahkan Karen. Biar aku yang disalahkan Karen, biar aku yang disakiti Karen. Kau tahu sendiri bagaimana gilanya Karen ketika ia cemburu. Aku tidak mau Karen menyerangmu, menyakitimu. Ketika aku melihatmu disakiti oleh Karen, hatiku juga ikut merasakan sakit yang sama. Jadi biar aku yang mengatakan semuanya kepada Karen, Cynthia sayangku... nurutlah padaku, ya?"

Cynthia menatapnya, matanya berkaca-kaca. Ia tersentuh sekaligus terharu mendengar kata-kata itu. "Tapi... itu bukan sepenuhnya keputusanmu saja..."

"Aku tahu," potong Yb lembut, mengusap punggung tangan wanita itu. "Tapi biarlah aku yang menanggung semua kemarahannya. Setelah kita mengatakan ini kepadanya, kita akan memintanya pergi dari sini. Kita berdua bisa tinggal bersama di rumah ini. Lalu aku akan menceraikan Karen. Semuanya akan menjadi milik kita, seperti yang seharusnya sejak awal."

Cynthia terdiam sejenak, memikirkan semuanya. Ia sebenarnya belum berniat tinggal bersama Yb selamanya — ada masa depan lain yang perlahan ia sadari, ada seseorang yang lebih tulus menunggunya. Namun untuk saat ini, melihat ketulusan dan kepedulian Yb yang begitu besar melindunginya, ia tak tega menolak begitu saja.

"Aku ikut apa yang kau anggap terbaik untukku," jawab Cynthia pelan, menunduk. "Terserah kau lah, aku ikut mana yang terbaik."

Yb tersenyum tipis, merasa lega sekaligus bahagia — ia yakin Cynthia memilihnya, tetap di sisinya, dan tak akan pergi ke mana pun. "Terima kasih, Sayangku. Percayalah, aku akan menjagamu."

Namun di balik senyum itu, hati Cynthia terasa berat. Ia belum mengatakan yang sebenarnya — belum sekarang. Yb berpikir Cynthia akan tetap bersamanya, padahal di lubuk hatinya yang paling dalam, Cynthia perlahan menyadari: kebahagiaannya bukan di sini, bukan di masa lalu yang menyakitkan ini. Namun ia menahan diri, membiarkan Yb berpikir demikian untuk sementara waktu, sampai semua urusan ini selesai.

"Baiklah..." ucap Cynthia pelan. "Tapi kapan kau akan mengatakannya kepadanya?"

"Saat waktunya tiba," jawab Yb tegas. "Setelah bayinya lahir, saat ia cukup kuat untuk mendengar, dan saat tak ada lagi yang bisa ia lakukan untuk mengubah keputusan ini. Aku akan melindungimu, apa pun yang terjadi."

Mereka berdiri berdampingan dalam keheningan yang panjang, menyadari bahwa hari-hari tenang yang tersisa tak banyak lagi. Keputusan telah diambil, peran telah dibagi — Yb akan menanggung semua kemarahan Karen demi melindungi Cynthia, tanpa menyadari bahwa di masa depan, Cynthia akan memilih jalan yang berbeda.

Di balik jendela kamar yang sedikit terbuka, Karen berdiri diam. Ia tidak mendengar seluruh percakapan itu dengan jelas, namun nada suara mereka terdengar cukup — penuh kelembutan, penuh keputusan, seakan ada rencana yang disusun untuk meninggalkannya sendirian. Ia belum tahu pasti apa yang akan terjadi, namun ia merasakannya — tak lama lagi, dunianya akan berubah selamanya. Dan ia sendirian, menunggu hari di mana semuanya akan runtuh sekaligus.

1
Moreno Fathur rochman
Author, bab 17 ini membuat hatiku terasa sesak! Berani‑beraninya Cynthia datang ke rumah keluarga Hutapea untuk menyampaikan kebenaran, tapi malah dicemooh dan dimaki. Aku semakin penasaran apakah bukti kalung itu nanti akan bisa membongkar semua rahasia. Semangat terus menulis ya, aku akan tetap mengikuti ceritanya! 💖
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas dukungan dan komentar yang menyentuh ini! Saya senang kamu bisa merasakan betapa sesaknya hati Cynthia saat itu. Benar sekali, masih banyak rahasia yang harus dibongkar dari keluarga Hutapea. Jangan lewatkan kelanjutan ceritanya ya! Terima kasih sudah setia mengikuti! 💖
total 1 replies
Dita Anggraini
Wah tulisanmu sangat bagus di bab 16! Ucapan wanita tua itu terasa begitu mendalam, rahasia di balik kalung berlian membuat hatiku penasaran. Ada banyak hal tersembunyi dari masa lalu Cynthia. Teruslah buat bab‑bab seru ya, Author! 😊
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas apresiasinya untuk Bab 16! Saya senang sekali rahasia kalung berlian berhasil membuatmu penasaran. Masih banyak rahasia masa lalu Cynthia yang akan terungkap perlahan‑lahan. Tunggu bab‑bab seru selanjutnya ya! 💖
total 1 replies
Satria Aldizar Reyndra Anggaru
Wah bab 15 benar‑benar bikin hatiku teriris melihat Cynthia yang menangis begitu! Rasanya ada rahasia besar yang belum terungkap dari keluarga Hutapea. Aku sangat penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya. Bagus sekali penulisanmu, Author! Semoga cerita ini terus berjalan dengan seru!
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar dan dukungannya! Saya senang sekali kamu bisa merasakan kesedihan Cynthia di Bab 15. Benar sekali, masih ada rahasia besar keluarga Hutapea yang belum terungkap. Tunggu kelanjutan ceritanya ya, akan ada banyak kejutan! Terima kasih sudah mengikuti cerita ini! 🥰
total 1 replies
Rokhsi Yanto
bagus ceritanya author. q syukak. q mau ngikutin smpe slesai ya author. tapi request q 1 yaitu setelah cerita ini tamat tolong bikinkan cerita horor percintaan dong author ya..di tunggu gebrakan nya🥰🥰
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas dukungan dan bintang 5‑nya ya! Saya sangat senang kamu mau mengikuti cerita ini sampai selesai. Permintaan cerita horor percintaan sudah saya catat ya, semoga nanti bisa saya wujudkan setelah cerita ini tamat. Terus ikuti kelanjutan ceritanya ya, terima kasih! 🥰
total 1 replies
Dokkan Battle
YB? REZA ARAP?
Sefin Eka Ramana Putri: yabss..betul kak.😊
total 1 replies
Kartini Pertiwi
Kak, Bab 14 bikin hatiku ikut berdebar! 🥺 Momen Cynthia berdiri di depan gerbang rumah Keluarga Hutapea terasa begitu tegang. Aku penasaran siapa pemilik kalung sebenarnya dan apa yang akan terjadi setelah ini! Semangat terus menulisnya, Kak!
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas dukungan dan komentarnya ya! Saya senang suasana tegang di Bab 14 bisa membuat hatimu ikut berdebar. Misteri pemilik kalung masih akan terungkap perlahan‑lahan. Jangan lewatkan kelanjutan ceritanya ya! Terima kasih sudah setia mengikuti! 💖
total 1 replies
Dewi Fortuna
Kak, Bab 13 benar‑benar membuat hatiku bergetar! 🥺 Betapa terkejutnya Cynthia mengetahui bahwa ia putri kandung Keluarga Hutapea. Namun rasa bahagianya bercampur ketakutan. Aku sangat penasaran bagaimana pertemuannya dengan orang tua kandungnya nanti! Semangat terus menulisnya, Kak!
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar dan dukungannya ya! Saya senang kamu bisa merasakan perasaan campur aduk Cynthia saat mengetahui asal‑usulnya. Pertemuan dengan orang tua kandungnya akan membawa banyak kejutan nanti. Tunggu kelanjutan ceritanya ya! 💖
total 1 replies
Rio
Kak, Bab 12 bikin hatiku berdebar‑debar! 🥺 Momen Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi ke Aloy terasa begitu menyentuh. Semoga mereka segera menemukan jawaban tentang asal‑usul Cynthia! Semangat terus menulisnya, Kak!
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak sudah membaca dan memberi komentar di Bab 12, Rio! 🥰 Sangat senang kamu merasakan ketegangan dan harapan di momen itu. Akan ada petunjuk‑petunjuk baru selanjutnya, jangan lupa ikuti terus ceritanya ya! 💛
total 1 replies
yanti
bagus, q syukak dengan cerita nya. terima kasih author udah bikin cerita nya hidup kayak seolah olah q masuk ke dunia mereka. keren👍🥰😍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah suka ceritanya, Yanti! 🥳 Bahagia sekali mendengar ceritaku terasa hidup bagimu. Aku akan terus semangat berkarya, tunggu petualangan tokoh‑tokoh kita selanjutnya! 👍
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Luar biasa sekali Bab 11! 🥰 Momen ketika Cynthia menyerahkan buku harian dan foto bayi kepada Aloy adalah langkah besar. Sekarang Aloy sudah tahu rahasia bahwa Cynthia diambil dari Rumah Sakit Pertamina. Apa yang akan mereka lakukan selanjutnya? Jangan lewatkan kelanjutan ceritanya! Semangat terus author! 💖✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar bagusnya, Ruchika! 🥰 Benar sekali, momen itu menjadi langkah penting bagi Aloy. Tunggu kelanjutan rahasia‑rahasia berikutnya ya! Jangan lupa terus ikuti ceritanya sampai selesai ya.
total 1 replies
Devi Permata Sari
Bacanya ikut terasa berat di hati 😢 Pertanyaan-pertanyaan Cynthia itu sungguh masuk akal — mengapa tidak ada satu pun jejak masa kecilnya? Mengapa dia diperlakukan begitu berbeda? Ada rahasia besar yang ditutupi rapat-rapat di rumah ini, dan Cynthia mulai mendekati kebenarannya! Kakak hebat sekali membangun suasananya, bikin kami ikut deg-degan menanti apa yang akan terungkap di gudang tua itu! Semangat Kak, teruslah menulis! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Devi atas komentar yang sangat menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa ikut merasakan beban di hati Cynthia dan merasakan keraguan‑keraguannya. Benar sekali, ada rahasia besar yang tersembunyi, dan gudang tua itu menjadi awal langkah Cynthia mendekati kebenaran! Terima kasih sudah mendukung, jangan lewatkan kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Devi Permata Sari
⭐⭐⭐⭐⭐ Sungguh karya yang luar biasa indah dan menyentuh hati! "Lamaran yang Bukan untukku" bukan sekadar cerita biasa, melainkan perjalanan perjuangan, kesetiaan, dan keadilan yang begitu nyata. Kakak menuliskan setiap perasaan tokohnya dengan begitu mendalam, seakan kami ikut merasakannya sendiri — dari luka masa kecil, pengkhianatan, hingga harapan untuk mendapatkan kebenaran. Alurnya rapi, penuh kejutan, dan tidak pernah membosankan! Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari bab pertama dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian pasti tidak akan menyesal! Terima kasih Kakak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan apresiasi yang begitu bagus, Devi! 💖 Betul, aku ingin menghadirkan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia mengikuti ceritanya sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ridho Yanuar
Luar biasa Kak! 💔 Bab 9 ini bikin benar-benar paham betapa beratnya masa kecil Cynthia. Perlakuan yang berbeda begitu tajam... tidak adil sekali! Tulisan Kakak begitu hidup, seakan aku ikut melihat semuanya. Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti saat Cynthia akhirnya membuktikan siapa dirinya yang sebenarnya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kak Ridho atas komentar yang menyentuh hati! 🥰 Saya senang Kakak bisa merasakan betapa berat masa kecil Cynthia dan ketidakadilan yang ia alami. Benar, perjalanan Cynthia untuk membuktikan jati dirinya masih panjang dan penuh rintangan! Terima kasih sudah mendukung, terus ikuti kelanjutan ceritanya ya! 💖✨
total 1 replies
Mbak Suryati
aku suka sama cerita nya. begitu menyentuh hati. semangat buat Cynthia untuk membalikkan keadaan nya. dan untuk yb gemes aku dengan yb. ada laki laki di dunia nyata kayak begitu ingin rasanya kujambak. buat authornya keren.! 👍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih dukungannya, Mbak Suryati! 😆 Betul, Reza sering banget bikin pembaca gemes. Aku akan terus semangat menulis perjuangan Cynthia. Jangan lewatkan bab‑bab selanjutnya ya! 👍
total 1 replies
Rio
Karya yang sungguh luar biasa! 💎 'Lamaran yang Bukan untukku' menyentuh hati dari baris pertama. Perjuangan, kesetiaan, cinta yang diabaikan — semua terasa begitu nyata. Setiap bab ditulis dengan sepenuh hati, alurnya mengalir indah, penuh ketegangan sekaligus kehangatan. Kepada siapa pun yang mampir ke sini, jangan lewatkan! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat, ini kisah yang tak akan kalian lupakan! Semangat terus menulisnya Kak! Terima kasih! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Rio! 💖 Senang sekali alur ceritaku bisa terasa mengalir dan penuh ketegangan bagimu. Masih banyak kejutan yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai akhir! 💪
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Sungguh tulisan yang menyentuh hati! ❤️ Bagian ini bikin aku ikut bertanya-tanya bersama Cynthia — mengapa Aloy terasa begitu berbeda saat serius? Ada kekuatan dan keagungan yang tersembunyi di dirinya... Kakak menuliskannya begitu indah, seakan aku ikut berada di sana! Ceritanya makin menarik dan penuh misteri! Semangat terus menulisnya Kak, aku tidak sabar menanti kelanjutannya! 🙏✨
Sefin Eka Ramana Putri: Wah terima kasih banyak Kak Aldebaran atas apresiasinya! 🥰 Saya sangat senang tulisan ini bisa membuat Kakak seolah‑olah ikut berada di dalam cerita. Aloy memang punya sisi tersembunyi yang akan muncul nanti. Jangan lupa ikuti bab‑bab selanjutnya ya! Semangat membaca! 💖✨
total 1 replies
Aldebaran Putra Alfahri
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, menyentuh hati, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita untuk tidak menyerah pada keadilan. Alurnya tersusun rapi, setiap bab bikin penasaran! Sangat direkomendasikan untuk semua! Bacalah dari awal dan ikuti terus sampai tamat/endingnya, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya hebat sekali! Semangat terus Kak! Terima kasih atas karya yang berharga ini! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas ulasan bintang lima yang sangat indah, Aldebaran! 🥰 Sangat senang kamu merasakan makna di balik kisah Cynthia. Aku akan terus berusaha menyusun alur dengan rapi, semoga bisa tetap membuat penasaran sampai bab akhir! Semangat juga untukmu! 💛🙏
total 1 replies
Renn Anti Hero
Wah, luar biasa Kak! 🥺 Bab 7 ini bikin makin penasaran sekali! Cara Kakak menggambarkan perasaan Cynthia yang mulai menyadari sesuatu tentang Aloy begitu indah dan terasa nyata... Setiap kalimatnya bikin ikut merasakan kebingungan dan rasa ingin tahu Cynthia. Aura yang berbeda itu... ada sesuatu yang tersembunyi ya! Semakin ingin tahu kebenarannya! Semangat terus Kak, ceritamu sungguh luar biasa! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas komentar yang sangat menyentuh hati Kak Renn! 🥰 Saya sangat senang Kakak bisa merasakan kebingungan Cynthia dan merasakan aura rahasia di antara dia dan Aloy. Benar sekali, masih ada banyak hal tersembunyi yang akan terungkap perlahan! Terima kasih sudah mendukung cerita ini, semoga Kakak terus menikmati kelanjutan kisahnya ya! 💖✨
total 1 replies
Renn Anti Hero
Sungguh karya yang luar biasa indah! ⭐⭐⭐⭐⭐ 'Lamaran yang Bukan untukku' bukan sekadar cerita, tapi perjalanan hati yang begitu nyata — tujuh tahun kesetiaan, pengorbanan, dan perjuangan membuktikan kebenaran. Setiap kalimat ditulis dengan tulus, alurnya rapi, penuh kejutan dan emosi yang bikin tidak bisa berhenti membaca! Bagi kalian yang mampir ke sini, wajib baca dari awal sampai tamat, kalian pasti ikut merasakan setiap detik perasaan tokohnya! Terima kasih Kak sudah menulis kisah seindah ini, semangat terus sampai bab terakhir! ❤️✨
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih apresiasinya, Renn! 💖 Betul, aku ingin menyampaikan perasaan‑perasaan nyata dari para tokoh. Masih banyak kejutan dan emosi yang akan datang, semoga kamu tetap setia membaca sampai tamat! 💪
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Cerita yang luar biasa! 🌟 Penuh makna, penuh emosi, dan tidak pernah membosankan! Kisah Cynthia mengajarkan kita bahwa keadilan akan datang pada waktunya, dan ketulusan tidak akan sia-sia selamanya. Alurnya mengalir indah, setiap bab bikin penasaran! Saya sangat menyarankan kalian semua untuk membaca dan mengikuti cerita ini sampai tamat, kalian tidak akan menyesal! Penulisnya luar biasa hebat! Semangat Kak! Teruslah berkarya! 💖🙏
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih sudah memberikan bintang 5 dan ulasan yang menyentuh hati, Ruchika! ✨ Betul, aku ingin menyampaikan pesan tentang keadilan dan ketulusan lewat kisah Cynthia. Masih banyak bab menarik yang akan datang, jangan lupa terus ikuti ceritanya ya! 💪
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!