Indonesia
NovelToon NovelToon
Setelah Diselingkuhi, Aku Dinikahi CEO Misterius

Setelah Diselingkuhi, Aku Dinikahi CEO Misterius

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Aren Vely

Alya Pramesti kehilangan segalanya dalam satu hari karier sebagai dokter yang dibangunnya bertahun-tahun hancur karena fitnah, dan tunangannya sendiri memilih berpaling ke pelukan wanita lain di depan matanya.

Di titik paling rendah dalam hidupnya, dia justru bertemu Raka Wirawan CEO dingin dan misterius yang menawarkan kesepakatan tak masuk akal: menjadi istri kontrak selama satu tahun. Bukan karena cinta, tapi demi memenuhi permintaan terakhir sang nenek yang sekarat.

Alya menerima, tanpa ekspektasi apa pun selain bertahan hidup dan membuktikan diri.

Namun semua berubah saat sebuah malam krisis memaksa Alya mengambil alih sebagai dokter menyelamatkan nyawa nenek Raka saat semua orang panik. Untuk pertama kalinya, pria yang selalu terlihat tanpa emosi itu melihat Alya bukan sekadar "istri di atas kertas", melainkan seseorang yang nilainya jauh lebih besar dari yang pernah disadari siapa pun termasuk orang-orang yang dulu membuang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aren Vely, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kedok Terbongkar

Vania melangkah menuju ruang kerja Alya dengan jantung berdegup kencang, pikirannya berputar liar mencoba menyusun berbagai kemungkinan skenario dan alasan jika memang identitas aslinya sudah terbongkar. Dia menghela napas dalam-dalam di depan pintu, mencoba menenangkan diri sebelum mengetuk pelan.

"Masuk," terdengar suara Alya dari dalam.

Vania membuka pintu perlahan, mendapati Alya duduk di balik mejanya, wajahnya tenang namun serius, sebuah folder tertutup tergeletak di atas meja di hadapannya.

"Duduklah, Ratih," kata Alya, nadanya tidak menunjukkan kemarahan, hanya ketegasan profesional yang biasa dia gunakan.

Vania duduk kaku di kursi seberang, berusaha keras mempertahankan ekspresi tenangnya meski dalam hatinya bergemuruh ketakutan.

"Aku ingin bicara soal beberapa hal," lanjut Alya, membuka folder di depannya. Vania menahan napas, menunggu detik-detik yang terasa seperti selamanya.

"Tim IT kami menemukan aktivitas tidak biasa pada akses dokumen di sistem kami minggu ini," kata Alya, matanya menatap Vania lurus-lurus. "Ada beberapa file sensitif terkait kasus whistleblower yang diakses dan disalin ke perangkat eksternal, dari komputer yang biasa kamu gunakan."

Vania merasakan seluruh tubuhnya membeku, namun dia masih berusaha mempertahankan kebohongannya. "Saya... saya tidak yakin maksud Dokter. Mungkin ada kesalahan sistem, atau—"

"Ratih," potong Alya, suaranya tetap tenang namun tegas, "sebelum kau melanjutkan, aku ingin kau tahu bahwa kami sudah memverifikasi identitas aslimu."

Ruangan itu mendadak sunyi. Vania menatap Alya, wajahnya pucat pasi, topeng yang selama sebulan terakhir dia jaga rapat-rapat akhirnya runtuh seketika.

"Kami melakukan verifikasi latar belakang menyeluruh untuk semua staf yang memiliki akses ke dokumen sensitif kasus whistleblower, sebagai bagian dari protokol keamanan standar kami," lanjut Alya, nadanya masih terkendali meski jelas ada kekecewaan mendalam di baliknya. "Butuh waktu lebih lama dari biasanya untuk kasusmu, karena dokumen palsu yang kau gunakan cukup rapi. Tapi akhirnya semuanya terungkap, Vania."

Mendengar namanya sendiri disebut, pertahanan terakhir Vania akhirnya runtuh sepenuhnya. Dia menunduk, air mata mulai menggenang di matanya bukan lagi air mata amarah, melainkan air mata keputusasaan yang sudah lama dia tahan.

"Kenapa kau melakukan ini, Vania?" tanya Alya, suaranya melunak sedikit, lebih penuh keprihatinan daripada kemarahan. "Menyusup dengan identitas palsu, mencuri data sensitif — apa tujuanmu sebenarnya?"

Vania terdiam lama, tangannya gemetar di pangkuannya. "Aku... aku tidak tahu lagi apa yang sebenarnya aku inginkan," akunya akhirnya, suaranya pecah menahan tangis. "Hidupku hancur total sejak kasus itu. Aku kehilangan segalanya — karier, Bimo, bahkan hampir semua temanku. Sementara kau... kau justru semakin bahagia, semakin sukses, seolah semua yang terjadi tidak pernah mempengaruhimu sama sekali."

"Kau pikir aku tidak pernah menderita?" Alya menatap Vania, suaranya masih tenang namun penuh ketegasan. "Aku kehilangan segalanya juga saat itu, Vania. Karierku, calon suamiku, harga diriku — semuanya hancur dalam satu hari karena fitnahmu. Bedanya, aku memilih untuk bangkit dan membangun kembali hidupku dengan cara yang benar, bukan dengan terus mencari cara menjatuhkan orang lain."

Kata-kata itu menghantam Vania telak, membuatnya semakin tenggelam dalam penyesalan yang sudah lama dia coba tekan. "Aku tahu aku salah," bisiknya lirih. "Aku tahu sejak awal apa yang aku lakukan padamu itu jahat. Tapi ambisiku, ketakutanku kehilangan posisi... itu membutakan segalanya."

Alya menatap Vania lama, mencoba mencari sisa-sisa kemanusiaan di balik wanita yang dulu begitu menghancurkan hidupnya. "Data yang kau curi, sudah kau gunakan untuk apa?"

"Belum," jawab Vania cepat, jujur untuk pertama kalinya sejak masuk ke ruangan itu. "Aku baru saja akan mengirimkannya ke seorang jurnalis, tapi belum sempat terkirim saat aku dipanggil kemari."

Alya menghela napas panjang, mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang harus dia hadapi sekarang. "Aku bisa saja melaporkanmu ke pihak berwajib sekarang juga, Vania. Kau melanggar hukum dengan identitas palsu dan pencurian data sensitif. Tapi..." dia berhenti sejenak, menatap wanita yang duduk gemetar di hadapannya dengan sorot mata yang penuh pertimbangan mendalam.

"Tapi?" Vania mendongak, menatap Alya dengan campuran harap dan ketakutan.

"Aku ingin tahu, apakah kau benar-benar menyesal, atau hanya menyesal karena tertangkap," kata Alya tegas. "Karena aku sudah cukup lelah dengan siklus dendam yang terus berputar tanpa akhir. Aku ingin memberimu satu kesempatan terakhir untuk membuktikan yang mana yang sebenarnya."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!