Indonesia
NovelToon NovelToon
Pembalasan Queensany

Pembalasan Queensany

Status: tamat
Genre:Time Travel / Kelahiran kembali menjadi kuat / Chicklit / Tamat
Popularitas:35.6k
Nilai: 5
Nama Author: Pentin

Aku yang sudah memberikan hati ku pada mu, malah berujung pengkhianatan dari mu, Jangan kau pikir kematian ku adalah akhir dari segala nya.
Ingat!, dendam ini akan ku bawa hingga tuhan memberiku kesempatan kedua di kehidupan selanjutnya, by Queensany.

Perjuangan seorang gadis yang terlahir kembali membawa dendam masa lalu nya membawa ia hidup dengan tujuan hanya untuk membalaskan dendam membara di hati nya.

Cinta segitiga ikut mewarnai perjalanan nya, lelaki yang seharus nya ia bunuh malah menumbuhkan rasa cinta dalam hati nya.
Akankah balas dendam nya akan ia tuntaskan ataukah hati nya malah luluh dan dengan mudah melupakan dendam di kehidupan nya yang lalu?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pentin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34.

"Jaga bicara mu!, dia itu bukan pelacur!, dia bahkan lebih baik dari mu!," sentak Albert membuat Sesil tersenyum senang karna telah berhasil menguasai Albert dengan cepat.

"Jangan pernah banding kan aku dengan wanita kotor ini!," teriak Mastany tak terima.

Namun lagi lagi, sebuah tamparan lah yang di terima Mastany saat itu.

"Kau!," seru Mastany menatap penuh amarah ke arah Albert.

"Sebaik nya kau pergi dan jangan ganggu aku!. Dan ya, secepat nya akan ku kirim surat perceraian kita, aku juga pastikan hak asuh Carlos akan ku dapatkan, dia lebih aman dan terjamin dengan ku," seru Albert dengan angkuh nya tanpa tahu keadaan putra nya saat itu.

"Aman dan terjamin kata mu!, ku beri tahu kau satu hal tuan Albert yang terhormat, putra mu kini ada di rumah sakit!, kini dia sedang berjuang untuk hidup nya!, apa semua itu yang kau bilang aman!," sentak Mastany dengan tatapan yang begitu menakutkan.

Mendengar seruan Mastany, bukan hanya Albert yang tercengang dan begitu syok di buat nya, Sesil pun kini ikut ketakutan karna mendengar kabar itu.

Pasal nya ialah orang terakhir yang bersama bayi Carlos malam itu.

Dan pasti nya, ialah yang akan jadi tersangka utama jika kabar itu benar.

"Mustahil!, dia baru beberapa jam aku tinggal di kamar nya," ucap Albert tiba tiba kembali tercengang dan perlahan mulai menatap tajam ke arah Sesil.

Seakan diri nya sudah mendapatkan tersangka paling kuat akan dalang dari musibah itu.

"Ke- kenapa kau menatap ku seperti itu tuan?," ucap Sesil semakin berkeringat dingin.

Ia tak menyangka keberuntungan hanya sebentar menghinggapi nya.

"Kau bilang kenapa?, lelaki mu ini tidak sebegitu bodoh nya hanya untuk di tipu terus menerus oleh wanita jala*g seperti mu!, bahkan saat nyawa putra nya lah yang sedang di permainkan," seru Mastany semakin membuat Albert menatap bengis ke arah Sesil.

"Apa ini semua ulah mu?, cepat katakan!," sentak Albert membuat Sesil tersentak dan lemas seketika.

"A- aku tidak melakukan apapun," ucap Sesil dengan tubuh yang gemetar ketakutan.

"Dengar Mastany!, aku harap kau tidak mencoba mempermainkan ku dan mengkambing hitam kan Sesil saat ini," ucap Albert dengan cepat berbalik badan dan langsung mencengkram kedua bahu Mastany dengan kasar nya.

"Kau pikir aku ibu macam apa hah!, berani nya kau meragukan kabar yang ku bawa!, Carlos ku sedang sekarat di rumah sakit, dan dokter sedang berusaha menolong nya kembali pada ku!," sentak Mastany dengan tangisan yang kembali pecah.

Sesaat kemudian, Albert kembali menatap tajam ke arah Sesil.

Membuat Sesil perlahan mundur dari sisi Albert.

"Apa yang mereka katakan tentang keadaan Carlos?," ucap Albert namun dengan tatapan yang tak berpaling dari Sesil.

"Ada cairan obat tidur berlebih di saluran pencernaan nya, membuat tubuh nya seketika membiru," ucap Mastany menjelaskan apa yang ia tahu sejauh itu.

"Obat tidur?," ucap Albert sembari mencengkram wajah Sesil dengan kasar nya.

Membuat Sesil langsung menangis dan merintih saat itu juga.

"Putra kita masih begitu kecil, bahkan dosis obat tidur sekecil apapun tidak boleh di berikan kepada nya kecuali atas persetujuan medis," ucap Mastany membuat Sesil begitu tak menyangka dengan dampak buruk akan perbuatan nya itu.

Aku hanya ingin membuat nya tidur sesuai arahan gadis bercadar itu, tapi aku tak tahu reaksi obat itu akan seperti ini, lalu kenapa ia memberiku obat macam itu?, batin Sesil begitu bingung bercampur takut saat itu.

Pasal nya, gadis yang selama ini ia anggap menjadi penolong nya, kini malah seakan terlihat memiliki ambisi tersendiri dan nampak berkesan hanya memanfaatkan nya saja.

"Apa ini tujuan mu datang kemari hem!," seru Albert sembari menarik rambut Sesil tanpa ampun.

"Sudahlah Albert, sebenar nya kalian itu sama saja!, manusia licik yang pantas mati!, jangan lagi bersandiwara di hadapan ku!, aku sudah muak!," seru Mastany sembari mengeluarkan pisau berkarat nya dari balik falwa yang ia kenakan.

Melihat pisau itu, Albert dan Sesil begitu terkejut di buat nya, perlahan mereka berusaha menghindar dari sisi Mastany.

"Kau mau apa?, cepat jatuhkan pisau itu!," ucap Albert namun malah membuat Mastany semakin berusaha mendekati mereka.

"Kenapa?, apa kalian takut sekarang?," ucap Mastany sembari memainkan pisau itu di tangan nya.

"To- tolong jangan bunuh aku Mastany!, aku akan kembalikan surat kuasa Kastil milik mu secepat nya," seru Sesil membuat Albert begitu terkejut mendengar nya.

"Apa maksud mu?," ucap Albert tak percaya dengan apa yang ia dengar saat itu.

"Dia!, dia Albert!, beberapa minggu yang lalu dia menyewa ku untuk melayani mu, bahkan ia juga menyuruh ku untuk mengambil cap jari mu dan membubuhkan nya di atas materai surat pengalihan kepemilikan Kastil ini," seru Sesil mencoba membela diri nya yang begitu terpojok saat itu.

"Jadi kau?," ucap Albert begitu tak menyangka akan semua fakta yang ada.

"Karna hidup kalian tinggal beberapa menit lagi, aku akan mengakui itu semua. Ya!, aku melakukan itu Albert!, karna memang Kastil ini seharusnya adalah milik ku!," sentak Mastany sembari mencoba menyerang Albert dan Sesil dengan pisau di tangan nya.

"Kebohongan apa lagi yang kau sembunyikan dari ku dasar wanita licik!," sentak Albert begitu tak terima sembari terus menghindar dari serangan serangan Mastany.

"Kau ingat saat kau bercerita pada ku jika kau merasa telah bercinta dengan orang yang berbeda setiap malam nya?, tebakan mu itu benar Albert!. Kenyataan nya adalah, kau telah bercinta dengan banyak wanita pelac*r di setiap malam nya," ucap Mastany mulai membongkar satu persatu kedok nya.

"Kau gila!," teriak Albert naik pitan sembari meluapkan amarah nya kepada barang barang yang ada di samping nya secara brutal.

Albert memang lelaki dengan banyak wanita, tapi fakta nya ia juga begitu benci dengan seorang wanita malam.

"Apa kau pikir aku mau melayani suami sombong dan angkuh seperti mu?, hah!," seru Mastany terus berusaha menodong Albert dan Sesil dengan pisau nya.

Membuat mereka terus berjalan bahkan berlari menjauh dari Mastany.

"Kemarilah kalian, apa kita akan bermain terus seperti ini?," seru Mastany sembari berjalan mengikuti target nya yang terus berlari ke segala penjuru Kastil.

Persis seperti apa yang telah ia alami di masa silam.

Sekeras apapun ia menghindar dan mencoba menyelamatkan diri nya.

Ia nyata nya harus binasa juga di tangan Yossep dan Kristani di masa itu.

Sementara di rumah sakit.

Pio begitu marah mendengar kenyataan akan keadaan bayi Carlos malam itu.

"Dia bayi hebat, kita harus bersyukur bisa membantu nya melewati ini semua," ucap sang dokter saat keluar dari ruang gawat darurat tempat bayi Carlos berada.

"Kenapa dia harus hidup!," keluh Pio sembari menatap sayu ke arah bayi nya yang kini tinggal tulang belulang.

Ia begitu marah karna menganggap kehidupan begitu tak adil pada putra nya.

"Kemana ibu bayi itu?," tanya sang dokter saat tak melihat Mastany di manapun juga.

Itu begitu nampak aneh bagi nya.

Dimana seharusnya seorang ibu biasa nya akan terus di samping putra nya.

Namun berbeda dengan saat itu, bayi Carlos nampak telah di tinggalkan begitu saja oleh sang ibu.

Bahkan sebelum sang ibu mengetahui kabar terbaru dari kondisi bayi nya.

"Dia pergi begitu saja dok, bahkan saya tak tahu dia pergi kemana," ucap sang suster yang bertugas menjaga Mastany di luar ruangan karna memang tak ada kerabat satu pun yang menemani nya sejak ia datang.

Aku mungkin tahu dia kemana, aku akan buat perhitungan dengan nya!, batin Pio segera berjalan pergi meninggalkan rumah sakit.

"Ya sudah, kamu lacak saja kerabat terdekat mereka, agar bayi itu tidak sendirian melewati masa pemulihan nya, apa kau tahu sesuatu tentang wanita itu?," tanya sang dokter penuh harap.

"Seperti nya aku kenal wanita itu dok, dia salah satu wanita berpengaruh di kota ini, aku akan coba mencari keluarga nya dari buku telfon yang ada," seru sang suster segera bergegas kembali ke meja kerja nya.

1
Noviyanti
Ceritanya menarik, banyak pelajaran dan cukup menghibur. terima kasih atas ceritanya.
Noviyanti
udah end ceritanya.. tapi sebenarnya kasian dengan adam. dia tidak merasakan kasih sayang mastany. ini semua karena keegoisan mastany, jadi keluarga adam terkena imbasnya.

tapi apapun itu, ceritamu keren thor.
pentin: mkasih kak🙏🙏🤗
total 1 replies
Fitriya Rofiq Anshori
ini adalah kisah hidup yang paling menyentuh dan banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah ini...aku tidak pernah menemukan novel sebagus ini thor...aku adalah pembaca setia novel ini dan gk terasa udah end aja...
pentin: 😊😊😊terhanyut aq baca nya kak, trima kasih🙏, serasa capek nya nulis benar benar terbayar sudah baca komen kkak🙏🙏
total 1 replies
Noviyanti
mastany sudah waktunya pulang, semoga adam bisa mengerti..marwa baik hati banget
Noviyanti
lanjut
Fitriya Rofiq Anshori
aduh apa jangan2 adam ingin membuang mastany...
Fitriya Rofiq Anshori: iya gpp kak aku tetep setia menunggu...
total 2 replies
Noviyanti
sedih sekali yekka tiada tanpa ada mastany, adam juga nasibnya jadi menyedihkan semua karena mastany
pentin: Hal buruk akan berakhir buruk kak😌
total 1 replies
Noviyanti
ya ampun kasihan sekali yeka, tapi apapun itu adalah hasil perbuatan mereka.
Fitriya Rofiq Anshori
kenapa part ini nyesek bgt...kenapa yekka harus tiada sebelum adam menikah dan kenapa hukuman untuk mastany begitu luar biasa...😭😭😭
pentin: bahkan di dalam novel ada hukum tabur tuai kak😌
total 1 replies
Noviyanti
bagaimana kondisi mastany? tahu-tahu sudah tua saja.. salut sam kesetiaan yekka. lanjut thor
pentin: 🙏🙏sabar gc, blm bisa bagi waktu😌
total 1 replies
Noviyanti
cepatlah sadar mastany
Noviyanti
masih ada yang mengganjal dihati mastany, entah itu karena rasa bersalahnya atau karena dia tidak ingin meninggalkan anaknya
pentin: Miris nya kehidupan kedua nya malah ia buat semakin buruk dari kehidupan pertama nya😌
total 1 replies
Noviyanti
jangan, biarkan mastany merawat anaknya
pentin: entahlah, Mastany mastany😌
total 1 replies
Fitriya Rofiq Anshori
thor berilah keajaiban untuk mastany sadar lagi...
pentin: insyaallah y kak✌️
total 1 replies
Noviyanti
lanjut
Noviyanti
menyesal sudah tidak ada artinya mastany, apa yang ingin kau perbuat? jangan biarkan mastany tiada thor. biarkan dia menebus kesalahannya dikehidupan ini
Noviyanti
setrlah berhasil membalas dendam, kau dapat apa mastany? tunggulah akibat perbuatanmu setelah ini
Noviyanti
bunga mendarat. lanjutkan abi,
pentin: makasih kak❤️
total 1 replies
Noviyanti
bertobatlah mastany, demi kastil tua kamu sampai menghilangkan hati nuranimu
Noviyanti
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!