seorang pemuda menemukan sebuah liontin dan ternyata liotin itu terdapat raja Borobudur
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tivany cainy ainy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 34
setelah bell berbunyi semua siswa dan siswi keluar dari ruang kelas masing-masing , termasuk Riyan
setelah Riyan pergi kesebuah tempat penjual peralatan dapur dan yang dicarinya tidak ketemu maka dia memutuskan untuk langsung pulang ke rumahnya ,
saat dalam perjalanan pulang kerumahnya ,, ternyata kedua orang tuanya belum juga pulang kerumahnya ,,
mereka saat ini masih berada di kantor tempat mereka bekerja ,
walaupun kantor tersebut milik kedua orang tuanya sendiri ,,,,
namun,,, , kedua orang tua Riyan selalu sibuk dengan pekerjaan kantornya ,
walaupun demikian Riyan tak terlalu memikirkan persoalan itu
walau terkadang Riyan ingin merasakan kebersamaan bersama kedua orang tuanya ,,,
namun tetap saja Riyan harus berpikir dewasa ,,,
sebab saat ini Riyan bukanlah anak kecil lagi ,, dirinya bukanlah seperti dulu waktu kecil harus semua orang tua yang mengurusnya ,
setelah Riyan selesai mandi , ia segera menuju ruang meja makan ,
setelah selesai menyantap hidangan makanan ,,,
Riyan segera menuju ruang kamar tidur kembali ,,,
sebelum ia kembali keruangannya ,,,
Riyan menemukan bibi pembantunya dan memberitahukan kepadanya agar dia tidak usah di ganggu ,,
setelah itu Riyan menuju ruang kamar tidur nya ingin sekali dia cepat-cepat meningkatkan kultivasinya
agar dapat masuk kedalam dunia lain dan belajar ilmu seni bela diri dari alam lain yang seperti raja Borobudur jelaskan padanya Waktu itu ,
ia pun segera membuka laci meja belajar dan mengambil liontin tersebut ,,,
selanjutnya seperti biasanya Riyan akan mengosok-gosoknya dan menyebut nama Borobudur ,
dan akhirnya asap pun muncul berputar mengelilingi area sekitarnya dan bergumpal berbentuk wujud raja Borobudur ,
" Riyan ... pejamkan matamu " suara yang penuh wibawa itu terdengar langsung oleh Riyan ,,, setelah itu raja Borobudur langsung mengintruksikan kepada Riyan agar memejamkan matanya
sebelum mereka akan memasuki dimensi lain ,
setelah Riyan sudah berada di dalam dimensi lain ia pun mulai berlatih seperti biasanya ,
tahap pertama ia akan menyalurkan hawa murninya dan mengumpulkan kesebuah titik temu antara Ki dan energi gang ,
semakin lama Riyan semakin memperkuat energi tersebut
setelah dampak begitu besar maka Riyan salurkan kedalam kedua telapak tangannya dan tiba-tiba kedua tangannya mengeluarkan api yang sudah berwarna merah pekat pertanda level elemen api ke 2 ,
Riyan sudah terbiasa dengan hawa dari energi elemen api yang dimilikinya ,
tidak seperti awal-awal sekali menggunakan energi elemen api di akan merasakan hawa panas seperti ingin membakar tubuhnya ,
namun saat ini elemen api itu sudah mulai terbiasa dengan dirinya ,
seperti kekuatan elemen api itu sudah akan bersatu dengan tubuhnya ,
setelah Riyan semakin memperkuat energi elemen api maka terbentuklah api yang sangat padat dan sedikit murni ,
saat Riyan ingin melepaskan elemen api itu ,,,,
suara raja Borobudur memerintahkan kepada riyan agar sedikit menambah energi tersebut agar bertambah kuat dan pekat ,,,
" tunggu Riyan sedikit lagi , tambahkan energi itu sampai terisi penuh ,,, setelah hawa itu benar-benar terkumpul sempurna maka lemparkan pada titik putih disana " ternyata raja Borobudur mengintruksikan kepada Riyan agar mendapatkan kekuatan yang lebih sempurna ,
Riyan pun mencoba melakukan apa yang dikatakan oleh raja Borobudur padanya ,,,,
ia pun menambahkan energi kekuatannya menjadi berkali-kali lipat agar menghasilkan energi yang maksimal ,
setelah semua energi itu terkumpul pada Titik temu yang ia dapatkan dari dalam tubuhnya ,,,
ia pun menyalurkan lagi energi tersebut kedalam tangannya dan perubahan warna api pun semakin pekat menyala ,
" saatnya Riyan lepaskan dengan hentakan yang sangat kuat " teriakan dari raja Borobudur yang memerintah kepada riyan ,
Riyan yang mendengar perintah dari raja Borobudur membuatnya semakin bersemangat dan semakin bertambah kuat lagi energi elemen api tersebut yang akan dilancarkan , ia pun melepaskan energi elemen api itu dengan hentakan tenaga ,,, dalam waktu yang sangat cepat elemen api itu melesat kedepan seakan tanpa suara ,,,
namun saat api itu terhenti karena menghantam sesuatu maka suara dentuman yang sangat keras terdengar membahana seantero ruangan dimensi itu ,,,
" duaarrrrr ,,, baaaaammm " suara dentuman yang sangat keras terdengar ,,,
baru ilmu elemen api tingkat 2 saja suara dentumannya begitu kuat sekali ,
belum lagi melalui tahap yang lainya dari energi elemen api ,,,
elemen api banyak variannya termasuk , api bumi dan api langit ,,,
semua jenis elemen api itu belum dikuasai oleh Riyan ,
Riyan pun terengah-engah lelah setelah melepas energi elemen api tadi ,,, keringat sudah membasahi sekujur tubuhnya ,
" baru satu kali Riyan saja kamu melancarkan pukulan tersebut ,,,, apakah hanya tersisa seperti itu saja energimu itu ?.." tanya raja Borobudur kepada Riyan ,,, Riyanpun terdiam tanpa menyahuti , namun ia menjawab perkataan raja Borobudur ,,,
" maaf Baginda ,,, itu tadi keseluruhan kekuatan energi murni yang sudahku bentuk ,,,, bahkan saat ini aku belum bisa mengumpulkan energi itu lagi ,,,, " Riyan menjawab pertanyaan dari raja Borobudur ,, sambil ia menarik nafasnya dalam-dalam ,, Riyan sangat lelah sekali ,
" ya ...sudah Riyan kamu istirahat dulu jika energimu itu pulih kamu bisa lanjut kembali atau kamu mau mau melakukan yang lainnya ?..." raja Borobudur memberikan pertanyaan kepada Riyan ,
" tidak yang mulia ,,, aku bersemedi dulu untuk mengumpulkan energi yang tadi aku keluarkan " Riyan menyahuti pertanyaan dari raja Borobudur ,,, sejurus kemudian ia yang langsung saja duduk bersila ,,,,
dan mulai berkonsentrasi kepada titik temu dan mulai mengolah energi murni yang telah terpakai ,
setengah jam pun berlalu bulir-bulir tetesan air keringat sudah membanjiri sekujur tubuh Riyan ,,
namun Riyan masih saja terdiam tak bergeming ,
ia terus saja bersila dan berkonsentrasi memusatkan pikiran dan perindiannya untuk mengolah energi murni yang dapat membentuk energi gang , saat energi itu mencapai 80% Riyan pun menyudahi semedinya , hampir satu jam Riyan mengolahnya ,
dan itu sungguh lambat sebab jika kita akan bertemu dengan musuh bila kita tidak memiliki energi lebih dari itu dengan mudahnya Riyan akan dikalahkan dengan satu serangan saja sebab musuh tidak akan bisa menunggu sampai satu jam untuk membiarkan kita tetap hidup ,
maka dari itu Riyan harus terus bertambah kuat dan terus berlatih ,
sampai kemampuannya benar-benar disebut sebagai kemampuan yang mampu menandingi orang yang telah membuat kutukan pada raja Borobudur ,
saat ini Riyan harus banyak-banyak berlatih dan bersungguh-sungguh ,
Riyan pun sudah berdiri dengan posisi seperti semula
ia memusatkan energi itu kesebuah titik temu dan meningkatkan energinya
setelah energi itu semakin besar dan kuat maka dia akan menyalurkan energi tersebut kedalam tangannya ,
dan yang terakhir ia akan mengeluarkan seluruh energi itu menjadi sebuah titik diantara kedua tangannya ,,
setelah ia menghentakkan energi elemen api itu dengan seluruh kekuatannya ,
suara dentuman yang sangat kuat pun terdengar bergemuruh ,,,, ,
" duaarrrrr baaaaammm " suara dentuman yang sangat keras terdengar lagi ,,, suara yang sangat kuat itu membahana keseluruhan penjuru area sekitar ruang dimensi ,,,
lagi-lagi Riyan kehabisan energi lagi ,,,
ia pun buru-buru mengambil langkah duduk bersemedi ,,, memusatkan energi kesebuah titik temu dan menyalurkan energi itu keseluruhan anggota tubuhnya sampai energi itu terbentuk , saat ini Riyan hanya bisa mengulangi sampai 3 kali saja ,,,
ia akan sekuat tenaga mengeluarkan energi tersebut sampai batas yang ia miliki ,,,
pada saat ini Riyan sudah tiga kali mengeluarkan pukulan yang teramat besar ,,,
namun raja Borobudur memerintahkan Riyan agar beristirahat sebentar dan menyudahi latihannya ,
" Riyan istirahatlah sebentar ,,, kamu bisa lanjutkan nanti " perintah dari raja Borobudur kepada Riyan ,,,
❤️❤️❤️❤️❤️
maaf sebesar-besarnya jika ada kata-kata yang tidak tepat ,,, sebisanya saya berusaha memperbaiki ,,,
dan saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam menulis ,,,
Minggu 11 Juni 2022 ,,, 11:35
Ceritanya sangat menarik.