Indonesia
NovelToon NovelToon
Genius Sons Of Playboy Papa

Genius Sons Of Playboy Papa

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Anak Genius
Popularitas:133k
Nilai: 5
Nama Author: Misdayanti

Kayla menangis tersedu di dalam kamarnya mengingat semua hal yang telah di alaminya, belum lagi bayi yang sedang ia kandung dia tidak tahu meminta tanggung jawab kepada siapa. Hamil tanpa tahu yang menghamilinya siapa, tidak di anggap anak lagi oleh ayahnya tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Kayla ayahnya langsung menganggap Kayla bukan bagian dari keluarga Wicaksono lagi. Hal itu membuat ibu dan kaka tirinya senang. Yang terjadi pada Kayla tak lepas dari rencana Ibu dan kaka tirinya sehingga Kayla hamil. Meskipun begitu ia tidak pernah berencana menggugurkan bayi yang telah tumbuh di rahimnya, ia mempertahankan kandungannya hingga lahir kedunia. Bayi kembar yang terlahir sebagai anak jenius.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Misdayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

35. Incaran kedua Melissa

hallo readers tercinta terimakasih banyak karena masih setia menanti karya author.🤗🤗

selamat membaca....

''Oh iya kalian mau tidak ikut camping dengan uncle Ferdinand?'' Tanya Kayla kepada kedua anaknya.

''Kapan? Di mana? Aku mau ma, ayo kita camping.'' Jawab Andrew begitu antusias.

''Kami belum memutuskan kapan, karena mama dan uncle Ferdinand sama-sama sibuk. Tapi jika kalian bersedia kami akan mengatur jadwal agar kita bisa camping.'' Tutur Kayla menjelaskan.

''Aku tentu saja bersedia ma.'' Antusias Andrew.

''Samuel juga ikutkan nak?'' Tanya Kayla harap-harap cemas. Pasalnya di lihat dari mimik muka anaknya tersebut tidak ada raut senang seperti Andrew, mimiknya lempeng saja sedari tadi.

''Aku belum memikirkannya ma, nanti akan aku pikirkan dulu.'' Jawab Samuel menanggapi pertanyaan mamanya dengan datar.

''Baiklah kalau begitu berhubung mama sudah tidak ngantuk lagi, mama mau mandi dulu kalian duluan saja sarapannya.'' Perintah Kayla kepada anak-anaknya.

''Siap perintah permaisuri kami laksanakan.'' Ucap keduanya dengan membungkukkan badannya seperti di cerita-cerita kerajaan. Setelahnya mereka tertawa cekikikan kemudian berlari keluar kamar dengan teriakan yang memekakan telinga.

''Sam kau harus ikut camping ya!'' Teriak Andrew.

''Ok tapi kamu harus mentraktirku lagi!'' Teriak Samuel.

''Tak akan. Sam jangan ambil dada ayamnya itu bagian ku!'' Teriak Andrew lagi.

Kayla yang berada di dalam kamar bisa mendengar teriakan mereka, ia hanya menggelengkan kepalanya dan masuk ke dalam kamar mandi.

*****

Andrew dan Samuel berangkat ke sekolah dengan diantar seperti biasanya oleh sister Lia,

Setibanya di sekolah mereka berjalan menyusuri lorong sekolah para gadis-gadis baik itu dari kelas 1 sampai kelas 6 begitu mengagumi ketampanan mereka apalagi mereka adalah orang-orang yang jenius, para gadis juga melihat kemarin betapa menganggumkannya Andrew ketika membawakan makanan untuk Putri dan Luna. Mereka merasa Putri dan Luna adalah gadis yang paling beruntung karena bisa di bawakan makanan oleh Andrew.

Ketika sudah tiba di dalam kelas entah kenapa tiba-tiba terlintas dalam pikiran dalam benak Andrew bahwa seorang pelayan atau pembantu memang melayani majikan tapi tidak mentraktir majikan seharusnya majikanlah yang mentraktir pelayannya, dari situ dia sadar bahwa dia telah dikibulin ketiga bocah ingusan tersebut dengan marah dia berdiri dari kursinya, kemudian menghampiri Putri dan Luna yang sedang asyik bercanda di bangku mereka.

''Hei bocah ingusan kurang ajar! Kalian mengerjaiku bukan? Seharusnya kalau jadi pelayan atau pembantu itu tidak mentraktir majikan. Harusnya kalian yang mentraktir aku, cepat kembalikan uangku semuanya aku merugi besar telah mentraktir kalian.'' Sembur Andrew dengan emosi yang berapi-api.

''Tisak bisa begitu dong, kalau udah di kasih ke kami, mana mungkin di balikin lagi, kamu nggak maukan menjilat ludah kamu sendiri.'' Sergah Luna dengan kesal.

''Tetap saja harusnya yang traktir itu kalian bukan aku, kemarin itu aku kan menjalani hukuman jadi pembantu atau pelayan seharusnya gak ada tuh tugas pelayan yang mentraktir majikan.'' Sungut Andrew.

''Lagian salah kamu sendiri kenapa kamu mau aja neraktir kami.'' Tukas Putri dengan santai.

''Kalian pasti sekongkolkan bertiga? Sam kemari sini!! Tuduh Andrew ia juga memanggil Samuel yang sedang membaca buku.

Samuel dengan malas menghampiri mereka bertiga.

''Ada apaan sih pagi-pagi udah ribut saja?'' Ucap Samuel dengan malas.

''Kamu ikut juga kan ngibulin aku harusnya aku sadar kemarin aku kan di punishment cuman jadi pelayan. Terus kenapa aku yang mentraktir kalian, tidak ada sejarahnya pembantu mentraktir majikannya.'' Cerocos Andrew.

''Cepat kembalikan uangku semuanya yang sudah kalian gunakan. Kalau nggak bisa pakai uang kembalikan barang-barang saja, barang yang telah kalian beli.'' Sambung Andrew lagi. ''Emang kamu mau barang-barang yang aku beli itu aku kembaliin? Aku dan Luna membeli barang-barang cewe. Kamu mau menerimanya?'' Jqwab Putri dengan jengkel.

''Kalian ini menyebalkan sekali sih.'' Kesal Andrew menghentakkan kakinya kemudian kembali ke bangkunya. Tentu saja ia tidak bisa mengambil barang yang sudah Luna dan Putri beli karena itu barang-barang cewe.

Samuel mengikuti berjalan ke arah bangkunya karena mereka memang duduk berdua.

''Sudahlah Ndrew ikhlasin aja cuman itu doang uangmu gak bakalan habis. Lagi pula Imagemu menjadi tambah baik di depan semua muerid terutama cewek temukan. Kalau kamu ambil kembali bisa di pastikan semua cewe menganggapmu pelit.'' Pungkas Samuel saat dia sudah mendudukan bokongnya di sebalah Andrew.

Andrew hanya terdiam kemudian bergumam dalam benaknya.

''Benar juga apa yang dikatakan Samuel, pagi tadi saat aku berjalan di lorong para cewek-cewek bertambah mengagumiku karena berbuat baik kepada Luna dan Putri ah ternyata hukuman kemarin membuat imageku tambah bagus, tidak apa-apa rugi uang segitu aku kan masih banyak uang di dalam rekening. Santai saja aku nggak bakalan jatuh miskin juga kan.''

*****

Ferdinand berada di ruang kerjanya sedang membaca berkas-berkas yang ada di mejanya. ting

ting

Bunyi ponselnya menandakan ada pesan masuk dengan segera Ia membuka pesan tersebut ketika tertera nama Kayla yang mengirim pesan ia nenyunggingkan senyumnya.

From : Kayla

Fer Aku sudah memberitahu kepada si kembar bawa kamu mengajak mereka.

Andra menerima ajakanmu namun unyuk Sam katanya ia masih berpikir mau ikut atau tidak. akan ku kabari lagi nanti.

Ferdinand tersenyum membaca pesan dari Kayla, ia sangat bahagia ketika rencana camping dengan anak-anaknya berhasil meskipun hanya Andrew yang mengiyakan sedangkan Samuel masih abu-abu dari apa yang di dengarnya Samuel dan Andrew memang memiliki sifat yang jauh sangat berbeda Andrew yang begitu percaya diri dan terbuka terhadap orang-orang baru sedangkan Samuel adalah tipe sosok yang cool dia juga tertutup, sangat sulit untuk mendekatinya namun jika sudah dekat dengannya, kamu akan tahu sifat aslinya. Dia begitu peduli terhadap orang-orang di sekitarnya meskipun perhatian yang ditunjukkan Samuel tidak secara terang-terangan.

Setelah selesai membaca pesan dari Kayla Ferdinand ingat bahwa sekretarisnya memberitahu ada jadwal bertemu dengan klien sembari makan siang dengan segera ia bangkit dari kursinya kemudian membuka pintu dan bertemu klien di kafe dekat dengan perusahaannya. Ferdinand bersama dengan sekretarisnya tiba dengan selamat ia menunggu klien di cafe tersebut tak berselang lama Pak Bram dari perusahaan yang akan menjalin kerjasama dengan nya juga tiba. Kurang lebih 1 jam ketemuan Ferdinand dengan Pak Bram dan disertai para sekertaris makan siang bersama setelah selesai ia bergegas kembali ke perusahaan namun tak sengaja ia menabrak seorang pelayan sehingga pelayan yang di tabraknya menumpahkan minuman larena kebetulan pelayan tersebut membawa minuman, sialnya lagi minuman itu tumpah mengenai pelanggan t yang sedang duduk di kursi sedang menikmati makanannya. perempuan yang terkena tumpahan Minuman itu ingin marah namun ia urungkan ketika melihat Ferdinand.

''Maafkan saya saya tidak sengaja.'' Ucap Ferdinand kepada pelayan perempuan tadi. Setelah minta maaf dan ganti rugi ia berbalik ke arah perempuan yang terkena tumpahan minuman tersebut.

''Saya tidak sengaja, saya benar-benar minta maaf.'' Sesal Ferdinand.

''Iya tidak apa-apa.'' Perempuan tersebut menanggapi

''Saya tidak enak bagaimana kalau pakaian saya anda gantu.'' Usul Ferdinand.

Namun perempuan itu menolak.

''Aduh bagaimana ya, baju ini di berikan oleh ayah saya. Rasanya tidak pantaa jika di ganti dengan uang.'' Ucapnya dengan raut sedih.

''Lalu saya harus bagaimana nona?'' Tanya Ferdinand penuh sesal.

''Berikan kartu nama anda! Saya akan menghubungi anda jika saya sudah tahu apa yang pantas untuk mengganti pakaian saya.'' Pinta Perempuan tersebut.

Ferdinand menyerahkan kartu namanya kepada perempuan tersebut dan perempuan tersebut menerima dengan senang hati dia mengulurkan tangannya guna memperkenalkan diri.

''Perkenalkan nama saya Melisa Wicaksono.'' perempuan tersebut mengeluarkan tangannya.

Ferdinand terdiam sebentar kemudian menjabat uluran tangan tersebut.

''Ferdinand Alex Lee.Baiklah kalau begitu saya pamit dulu ya.'' Balas Ferdinand setelah menjabat tangan Melissa dan menyerahkan kartu namanya.

''Kenapa namanya terdengar tidak asing.'' Guman Ferdinand pelan tidak bisa di dengar siapapapun bahkan sekertarisnya yang berada di belakamg juga tidak mendengarnya. Ia melangkah keluar dari cafe.

''Ferdinand Alex Lee tampan dan kaya. Jika tidam bisa dengan Hyun Jae aku harus dengannya.'' Guman Melissa penuh ambisi.

bersambung....

jangan lupa support karya author ya readers.😍😘

1
Nenci Duha
Luar biasa
Sugi Anto
bagus
Reni Figianti
ceritanya bagus n g bertele-tele.
Muliaari Muliaari
lanjutin lagi ceritanya biar tambah seru lagiiiiiiii
Muliaari Muliaari
tolong di perpanjang lagi ceritanya biar tambah seru lagi
Nani Mardiani
Dasar ortu yg serakah demi perusahaannya mo menjual anak yg telah disia - siakan dan tak dianggap keluarganya lagi.
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
Tp Kaila tidak menikmati hasil perusahaan ibunya...
Nora♡~
Waaww...best nie..cerita...moga2 samuel dan Andrew bersatu dengan Ayah kandung mereka Firdenand... walaupun si kembar hasil dari kesalahan Ayah mereka hingga ibu mereka di usir dari Rumah.... namun bukan lah kesalahan kayla dia adalah mangsa keadaan.... lanjuut.
Erlin M
Thor kenapa gk up lgi ini cerita ya seru
Me
wah udh lama bgt ga ada kelanjutannya yah?
Eka Rauf Ginting
pusing bacanya,, byk wanita" murahan di ceritany
Alya Yuni
Si Kayla trllu bego

npa trima sarat it lbih baik ubah prsahaan atas nmamu di kn warisan kakekmu
Alya Yuni
Kayla kau trllu bego biarkn prsahaan bngkrut
Alya Yuni
It namanya cewek mata duitan msih kecil dah menguras dompet cowok ap lgi besar parah
Alya Yuni
Wow msih bocah dah mata duitan ap lgi besar si Put & Lun
Alya Yuni
It dah ketrlluan Put dan Lun
Nur Yanah
Lanjut thor
Ulfa Dermayu
lanjut
Kucing Oren
jangan bertele-tele ceritanya dong 🙏🙏🙏
Tieny Roesmiasih
baru nyimak.. mudah² an bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!