Seorang perempuan berparas cantik nan manis menjadi barista disebuah cafe,sikapnya yang ramah serta ceria membuat para pengunjung begitu menyukainya.
Ya,dia adalah Kei seorang perempuan muda berusia 23 tahun yang mengadu nasib ke kota besar demi memperbaiki ekonomi keluarganya.
Hingga suatu saat ia dihadapkan oleh situasi yang membuatnya harus memilih antara mempertahankan cintanya atau menikah dengan seseorang yang sama sekali tidak ia harapkan untuk menjadi pendamping hidupnya.
Tetapi karena suatu kondisi tertentu membuat Kei harus menerima menikah kontrak dengan seorang laki-laki kayak bernama Nick agar masalahnya dapat selesai.
Akankah pernikahan sebatas tinta diatas kertas yang ia jalani dapat berubah menjadi cinta sejati??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rindu Setia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bali
Seharian kami berdua menghabiskan waktu berkeliling pulau Bali,entah kenapa suasana disini membuatku lupa akan semua masalah yang pernah ku hadapi.
Setelah menyaksikan sunset di Kuta aku dan Nick diminta untuk segera kembali menuju Villa. Sesampai disana aku langsung mandi dan segera merebahkan diri diatas tempat tidur,sekujur tubuhku serasa pegal-pegal.
Nick yang baru saja keluar dari kamar mandi menatapku dengan senyum aneh di wajahnya,aku tak menyadari jika ia sudah berada di sampingku dengan handuk yang masih melingkar di pinggangnya.
Aku tersentak kaget melihatnya yang berada dalam posisi ingin menyerbuku
"Nick,buruan ganti baju sana. Katanya kita mau dinner"
ucapku sambil mendorong tubuh Nick yang semakin mendekat.
"Ayolah sayang,sebentar saja"
rengek nya padaku
"Nick,aku sudah sangat lapar. Lagian kita butuh tenaga untuk melakukannya"
"Oke,kita isi tenaga dulu setelah itu kamu tidak boleh alasan apapun lagi untuk menolaknya"
ucap Nick yang langsung beranjak dari tempat tidur dan bergegas memakai baju.
Entah kenapa,setiap memandang tubuh Nick aku jadi senyum-senyum sendiri. Aku memang mulai jatuh hati kepada Nick namun aku masih belum sepenuhnya rela dimiliki olehnya dengan cara seperti ini.
Setelah kami selesai Nick mengajakku turun dan pergi menuju tepi pantai,dari kejauhan terlihat gemerlap lampu dengan dekorasi yang indah untuk dinner ditepi pantai.
"Nick,untuk kita kah itu ???"
tanyaku heran
"Yes,honey"
ucapnya
Aku berjalan semangat di jalan yang dihiasi oleh gemerlap lampu sungguh makan malam terbaik sepanjang hidupku.
Nick memberikanku buket mawar merah yang entah dari mana asalnya,aku mencium bunga itu dengan senyum yang mengembang.
Beberapa karyawan berdatangan silih berganti,membawakan menu pembuka hingga penutup.
Setelah selesai menikmati makan malam,Nick mengajakku untuk berdansa. Aku ragu karena selama ini aku belum pernah melakukannya namun Nick mencoba meyakinkanku untuk percaya kepadanya.
Aku menuruti ucapannya dan aku berdansa dengan menikmati setiap alunan lagu yang terdengar indah.
"Thank you for believ and giving your heart to me Kei"
Ucap Nick tepat ditelinga ku.
"and thanks to you too for making me the luckie woman in the world"
Nick memelukku dari belakang memintaku memperhatikan langit dan beberapa detik setelahnya muncul kembang api yang sangat indah.
Sepanjang koridor villa hingga kamar Nick menggendongku,beberapa karyawan yang melintas melihat kami dengan senyum di wajah mereka. Namun tidak dengan salah satu orang yaitu wanita yang pagi ini datang ke kamar.
Raut wajahnya yang sinis jelas mengatakan bahwa ia tidak suka melihat aku dan Nick, biarlah mungkin hanya perasaanku saja.
Nick membaringkan ku di atas tempat tidur dan membuatku kepanasan karena ia sudah mulai membangunkan nafsuku.
Tanpa membuang waktu Nick menanggalkan semua baju yang melekat pada tubuhku ataupun tubuhnya.
Nafas kami saling memburu karena diterjang oleh nafsu yang kian memuncak,tangan ku meremas kain seprainya. Nick membuatku berteriak dari bawah sana,ia terus memainkan sesuatu yang menjadi titik kelemahan ku.
Hingga akhirnya ia tertawa keras karena melihatku yang tengah frustasi
"Nick ku mohon jangan lepaskan"
Ia justru terus menggodaku sambil menatapku yang kini telah menggigit bawah bibirku hingga memerah.
"Kenapa sayang,bukankah kamu tidak menginginkannya"
ucap Nick dengan senyum licik
"Tolong Nick jangan buat aku frustasi seperti ini,aku mohon lanjutkan"
ucapku dengan nafas yang tersengal
"Baiklah,namun bukan salahku jika besok kamu tidak dapat bangun"
Aku dan Nick kembali larut dalam keadaan,hingga tak terasa kami tertidur lemas.
Pagi ini Nick lebih dulu bangun,aku sama sekali tak melihat keberadaannya dikamar. Jam sudah menunjukkan pukul 09.00 dan aku mencoba berjalan menuju kamar mandi dengan tertatih.
"Sial kenapa sekujur tubuhku sakit sekali,bahkan kaki ku hampir bergetar ketika berjalan"
gumam ku dalam hati
Aku merebahkan diri di bathtub mencoba merelaksasi tubuhku yang sakit semua
Hampir 30 menit aku berada disana namun Nick sama sekali tidak terdengar mencariku,aku penasaran dimana dia hingga bisa pergi tanpa memberi tahuku.
Aku penasaran dan memutuskan untuk segera membersihkan semuanya dan mencari Nick, dan saat aku turun untuk mencari Nick.
Aku menemukannya bersama seorang wanita yang ternyata adalah karyawan berwajah sinis itu. Ia terlihat merangkul bahu Nick yang sedang menatap keluar jendela sambil menyesap secangkir kopi di tangannya.
Aku langsung turun dan menghampiri mereka,sebelumnya aku mengambil segelas susu yang telah ku minta kepada salah satu karyawan lainnya.
Aku sengaja berjalan cepat dan hampir tersungkur hingga susu yang ku bawa menyiram separuh badan wanita itu.
"Haaaa"
teriak wanita itu
semua orang yang berada disana langsung menghampiri kami dan Nick menoleh mendapatimu yang terduduk dilantai.
"Sayang,kamu tidak apa-apa?"
tanya Nick yang membantuku berdiri
"Tidak sayang,aku hanya tersandung karena belum terbiasa dengan sepatu berhak tinggi seperti yang ku pakai ini"
Alasanku
Wanita itu terlihat marah dan tak terima atas perlakuanku
"Apa kamu tidak lihat apa yang telah kamu lakukan padaku"
teriak wanita itu
"Maaf,bukankah aku sudah bilang kalau aku tidak sengaja"
"Sudah-sudah cepat kamu ganti baju An,kamu tidak perlu menyalahkan istriku karena dia tidak sengaja terjatuh dan menumpahkan minumannya kepadamu"
Aku tersenyum puas karena Nick membelaku,biar dia tahu diri kenapa tidak menjaga batas pada suami orang.
Nick kemudian menyuruh ku untuk duduk dan meminta beberapa karyawan membawakan ku sarapan.
"Sayang,kamu benar tidak apa-apa???"
ucap Nick yang masih terus meyakinkan
"Aku tidak apa-apa sayang,hanya saja memang kaki ku agak sedikit sakit begitu juga dengan beberapa bagian tubuhku yang lain"
"Maaf sayang,semalam aku sudah bilang kepadamu kalau kamu akan susah bangun setelah kejadian semalam. Makanya aku tidak membangunkanmu tadi"
"I no honey,ini sudah konsekuensi dari apa yang aku inginkan. Oh ya hari ini kita agenda kemana Nick"
"Hari ini kita di villa saja ya,kamu harus banyak istirahat"
"Nick,aku jauh-jauh kesini bukan untuk rebahan saja,aku ingin juga menikmati beberapa destinasi yang masih belum kita kunjungi kemarin"
"Sayang,dengan kondisi kamu seperti ini itu tidak memungkinkan sebaiknya kamu spa saja ya supaya badan kembali segar"
"Embb,baiklah aku setuju"
Nick meminta beberapa karyawan untuk menyiapkan spa,di villa miliknya semua fasilitas lengkap sekali. Meski ia jarang sekali kesini namun semuanya terawat mulai dari ruang gym pribadi,spa,kolam renang pribadi,hingga taman yang cukup luas di tepi pantai.
Setelah semuanya siap,Nick dan aku diantarkan menuju ruang spa. Ruangan yang begitu mewah dengan interior yang begitu klasik membuat suasana makin menenangkan. k
Hampir dua jam kami berada disana,aku sampai tertidur pulas karena begitu baiknya pelayanan yang diberikan.
Seketika tubuhku menjadi segar kembali, otot-otot yang tadinya kaku sudah kembali seperti semula. Sungguh cara yang tepat untuk menghilangkan penat,capek,dan relaksasi.
laki laki selalu tersandung harta,tahta dan wanita ya.....🙏🏻🙏🏻🙏🏻
clara perempuan tak punya aclak.
Nick...lelaki bejat tak bermoral dan tak berperi kemanusiaan.
Sori Thor...terbawa alor ceritamu
makasih ya Thor boleh menikmati karyamu