Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjebak Di Pulau Zombie

Terjebak Di Pulau Zombie

Status: tamat
Genre:Pembunuhan / Zombie / Misteri / Tamat
Popularitas:328.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: DF_14

Ini cerita tentang sebuah pulau yang penghuninya zombie semua.

Hingga suatu hari ada beberapa korban kecelakaan pesawat yang selamat dari ancaman maut dan terdampar di pulau zombie.

Bukannya mendapatkan pertolongan disana, tapi malah mati satu persatu diserang makhluk yang mengerikan itu.

Akankah ada yang selamat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Dave malah pergi sendirian untuk mencari tempat yang paling aman malam ini untuk mereka yang selamat, hari sudah mulai gelap, dia takut akan ada badai atau gelombang pasang jika mereka terus berada di pantai. Apalagi jika turun hujan, sama sekali tidak ada tempat untuk berteduh.

Nino mengikutinya, "Mau kemana, bro?"

"Kita harus cari tempat yang aman, gak mungkin kita terus berada di pantai, sambil nyari sinyal juga."

"Ya udah, gue ikut. Jangan selalu bertindak sendirian. Kita gak tau tempat disini kaya apa."

Dave hanya mengangguk kepala.

Mereka berdua menyusuri hutan, suasana di hutan begitu sangat gelap gulita, hanya ada cahaya dari handphone yang menjadi penerang jalan.

"Dave, ngaku aja lu, lu naksir si Ana kan?" tanya Nino.

Nino memegang baju Dave, berjalan dibelakangnya, dia sangat ketakutan sampai bulu kuduknya berdiri.

"Sok tau lu."

"Gue dengar lu sama Ana dulu satu SMA, berarti lu sangat dekat dong dulu sama dia."

"Ana murid teladan, sementara gue anak badung. Jadi gak mungkin dekat. Gue bukan tipenya Ana."

Dave masih ingat saat sekolah dulu, Ana adalah ketua OSIS, Dave sering di hukum oleh Ana karena Ana mendapatkan perintah untuk menghukum murid yang telat datang sekolah. Namun suatu waktu Ana pernah datang terlambat, dia sangat risau karena gak bisa masuk ke dalam sekolah gara-gara pintu gerbang sudah ditutup.

"Aduh bagaimana ini? Aku bisa dimarahi mama kalau mama tau aku telat datang," keluh Ana, itu semua gara-gara taksi yang di tumpanginya mogok.

Tiba-tiba Dave menarik tangan Ana, Ana berontak karena terkejut tiba-tiba Dave menarik tangannya membawanya ke gerbang belakang sekolah.

Dave berjongkok, "Cepat naik."

Ana kaget tiba-tiba Dave menyuruh Ana untuk meninjak punggungnya. "Tapi..."

"Disana ada kursi jadi kamu gak perlu loncat."

"Ya ampun, apa selama ini kamu sering melakukan jalan pintas makanya aku sudah lama gak hukum kamu." Ana malah mengomel.

Dave menghela nafas, niat membantu malah kena omelan "Terus kamu mau dihukum apa gak nih? Ya udah aku yang naik duluan."

Ana terpaksa mengiyakan saja, "Ya... ya udah, kalau kamu maksa."

Kedua kaki Ana menginjak bahu Dave, lalu naik ke tembok gerbang dan turun melalui kursi yang sering di sediakan Dave disana.

Ana menunggu Dave masuk juga ke halaman belakang sekolah, mungkin karena sudah ahli Dave bisa melakukannya dengan cepat.

Ana mengangkat kursi yang ada disana.

"Loh kok kursinya dibawa?" protes Dave.

"Kamu harus belajar datang tepat waktu ya Dave jika tidak ingin di hukum olehku." ucap Ana tanpa bilang terimakasih padanya karena telah menolong Ana agar bisa masuk melewati gerbang sekolah.

Jika Dave ingat tentang itu, dia selalu senyum-senyum sendiri. Mungkin dari sekolah Dave sudah jatuh hati pada Ana. Namun tipe pria yang Ana inginkan seperti Marsell, Marsell adalah mahasiswa yang pintar dan rajin.

Nino merasakan makin kesini susana semakin mencengkam. "Dave, kita balik aja yuk!"

"Nanggung!" jawab Dave dengan santai.

Mereka terus saja berjalan sambil celingak celinguk ke kiri dan kanan.

Nino nampak tegang memperhatikan ke sekitar yang gelap gulita.

Krek!

Langkah mereka terhenti begitu mendengar suara langkah seseorang menginjak ranting disana.

"Dave, suara langkah siapa itu?" Nino malah ketakutan.

"Stttt..." Dave menyuruh Nino diam.

Dave menyorot kan sinar cahaya senter di handphonenya ke arah suara tadi. Tapi tidak ada siapa-siapa.

Krek!

Mereka mendengar lagi langkah seseorang, malah suara langkah itu semakin terasa dekat. Sepertinya ada lebih satu orang berasa disana.

"Dave, gue takut nih Dave!" Nino tampak mengigil.

Dave terus mengarahkan senternya ke sumber suara, dia terkejut saat senter itu mengenai wajah seseorang tepat di depannya.

"Huaaa...!" Dave dan Nino menjerit .

1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnnn ceritanya 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Mae Mey
thor jht masak yg bae2 jd korban smpy menangis aq bcnya
Mae Mey
smg rangga bs slmt
Mae Mey
knp hrs or2 yg bae kn mengorbankan thor
Mae Mey
bc crt in smpy kuar keringat dingin in kaki
Mae Mey
kasian sm willy
nayoon
selamatin Rangga ya thor
nayoon
tumbalin aja Marcel SMA tu Alan gedek banget sama
nayoon
omegatt tegang banget thor gua bacanya
Blue
Keinget Tower Of God, paling benci sama Rachel
Khoerun Nisa
penasaran gmn menemukan diegonya
aas
ga berasa udh end aja
Mega Arum
Luar biasa....makasih Thor,
Rita Juwita
seruuu thor.. /Good//Good/
Dani
akan terlalu sangat amat konyol jika marcell yg sudah seperti itu masih dipercaya
Nuraishah❤💚
👍🏻
Robby Tom
cerita yg membagongkan, walaupun singkat
retno❤️
Akhirnya selesai baca novel ini... Ya ampun bener2 seruuu dan menegangkan... kayak lihat film aslinya. Pokoknya semua novel Kak Othor bagus2 dan keren ceritanya... Alhamdulillah sdh baca semuanya... tinggal nunggu cerita Noah yg lg up. Semangat trs berkarya Kak Othor... Sukses selalu ya 🙏🏻👍🏻🥰
DF_14 ᴶᵘʳᵃᵍᵃⁿ ᴱˢ ᴮᵃᵗᵘ: terimakasih🙏
total 1 replies
Pipitputriamanda Amanda
cerita nya menarik aku suka semat thour💪
Wiska Suandini
dijadiin film keren nih..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!