Indonesia
NovelToon NovelToon
Dijodohkan Dengan Seorang Dosen Tampan

Dijodohkan Dengan Seorang Dosen Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: Lailatul Husnah

Bianca adalah seorang anak dari pengusaha kaya raya yang akan dijodohkan oleh orangtua nya. Semenjak dia tau akan dijodohkan, sikapnya menjadi sedikit berubah dan terlihat cuek.
Dia termasuk anak yang sangat pintar, dia juga sangat baik dan juga anak yang sopan. Namun tiba-tiba ada seorang dosen baru yang akan mengajar di kelas nya. Dia bernama Pak Andra, dan pastinya sangat tampan, pintar, dan seketika menjadi incaran di kampus.
Selain masalah perjodohan, dia juga tidak suka dengan dosen baru nya yang sering menghukum dan memberinya banyak tugas tambahan. Bianca menjadi sangat kesal dan sangat cuek terhadap dosen baru itu.
Di saat pelajaran Bianca juga hanya fokus membaca novel nya, tidak terlalu memperhatikan pelajaran yang dijelaskan oleh Pak Andra.
Dari awal masuk sebenarnya Pak Andra sudah memperhatikan Bianca, dan tentunya tidak sampai disitu saja. Seiring berjalannya waktu kisah mereka pun di mulai. Bagi yang penasaran kelanjutannya, bisa lanjut membaca di bab-bab selanjutnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lailatul Husnah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6

“Ini semua demi Bianca pah, om.” ucap Andra tiba-tiba.

“Lohh, sudah tiba kamu Ndra?” tanya papah nya.

“Baru saja tiba pah.” ucap Andra. “Oh iya om, Bianca dimana om?” tanya Andra.

“Itu lagi ngobrol sama tante sama mamah kamu juga.” jawab papah nya Bianca.

Andra langsung menoleh ke arah yang di tunjuk oleh papah nya Bianca. Dan tanpa di sadari dia pun tersenyum lebar karena melihat penampilan Bianca yang sangat cantik.

“Cantik ya Ndra.” ucap papah nya mengagetkan.

“Cantik banget pah, hehehe.” ucap Andra yang masih melihat ke arah Bianca.

“Udah jangan di lihatin terus.” ucap papah nya lagi. Andra hanya mengangguk.

Lalu acara pun telah selesai. Dan semua nya berjalan dengan lancar.

Keluarga pak Bayu berpamitan pulang, karena acara juga sudah selesai dan perjalanan mereka juga lumayan jauh.

“Terima kasih pak Bayu dan keluarga sudah menyempatkan waktu untuk hadir di acara kami.” ucap pak Andika.

“Sama-sama pak.” ucap pak Bayu dan istrinya.

“Loh, Bianca dimana pak, kok nggak bareng sama kalian?” tanya pak Andika.

“Bianca ke toilet pak, dan kita akan menunggu di mobil. Maaf dia tidak ikut berpamitan.” ucap pak Bayu.

“Oh iya, tidak apa-apa pak.” ucap pak Andika tersenyum.

Di kamar mandi...

Bianca lega karena habis buang air kecil, dia sudah dari tadi menahan nya dan merasa tidak enak jika harus pergi ke toilet saat acara berlangsung.

“Aahhh...lega sekarang.” gumam Bianca.

Dia langsung menuju mobil karena orang tua nya sudah menunggu di sana. Dia sedikit berlari tanpa melihat sekeliling dan...

“Brukkkk...” Bianca terjatuh. Dia lupa kalau memakai heels dan membuat kaki nya terkilir.

Tiba-tiba ada uluran tangan pria. “Sini saya bantu.” ucap pria itu.

Tanpa menunggu lama Bianca menerima uluran tangan pria itu, namun dia tidak bisa berdiri karena kaki nya sakit.

“Apa perlu saya gendong?” tanya pria itu.

“Tidak perlu. Tolong pegangi saya saja sampai mobil di depan.” ucap Bianca meminta tolong.

Dia masih belum sadar kalau pria yang menolong nya itu adalah dosen menyebalkan itu.

Baru akan tiba di mobil, Bianca akan bilang terima kasih dan menoleh ke pria itu.

Lalu...

“Aawhhh...” reflek pegangan pria itu lepas dan Bianca kembali terjatuh.

“Bapak ngapain disini, bapak mengikuti saya ya?” teriak Bianca seketika membuat orang tua nya mendengar suara Bianca kemudian mengahampiri nya.

“Kamu kenapa sayang?” tanya mamah nya melihat Bianca terduduk di lantai.

“Kaki ku terkilir mah.” jawab Bianca.

“Lalu kenapa kamu teriak-teriak Bi?” tanya papah nya.

“Pria itu sepertinya mengikuti ku terus pah, mah.” ucap Bianca sambil menunjuk pak Andra.

“Saya tidak mengikuti kamu Bianca. Saya disini karena menghadiri acara ini.” Ucap pak Andra menjelaskan.

“Itu benar Bi, dia anak teman nya papah dan papah juga kenal sama dia.” ucap papah nya.

“Papah yakin?” tanya Bianca curiga.

“Iya Bi. Sekarang minta maaf lah, dia juga sudah membantu kamu malah kamu marah-marah.” ucap papah nya lagi.

“Aku tidak mau.” ucap Bianca berdiri dan langsung memasuki mobil dengan bantuan mamah nya.

“Biii...” teriak papah nya.

“Sudah om, tidak papa. Lebih baik om pulang saja, daripada Bianca tambah marah.” ucap pak Andra.

“Baiklah. Maafkan Bianca ya dan terima kasih juga sudah membantu Bianca. Saya permisi dulu.” ucap papah nya Bianca.

“Sama-sama om.” ucap pak Andra.

Di perjalanan pulang Bianca hanya tidur, walaupun masih mendengar percakapan antara mamah dan papah nya tapi tetap saja di menutup mata nya. Dia tau kalau dia membuka mata pasti akan di tanya-tanya dan di omelin.

Setelah sampai di rumah, Bianca langsung turun tanpa berbicara apapun dengan orang tua nya.

Walaupun kaki nya sedikit pincang tapi dia masih bisa berjalan sendiri dengan pelan-pelan.

Bianca langsung ke kamar dan tidur, dia tidak mandi atau pun ganti baju terlebih dulu karena sudah sangat capek dan kaki nya juga masih sakit.

Di apartemen....

Andra masih kepikiran dengan kondisi Bianca.

“Gimana ya kaki nya Bianca.” gumam Andra.

“Besuk kan hari minggu, apa aku pergi ke rumah Bianca saja. Tapi itu tidak mungkin, nanti bisa-bisa Bianca curiga sama aku.” gumam Andra lagi.

Keesokan hari nya...

Orang tua Bianca menunggu di meja makan untuk sarapan bersama, tapi Bianca tidak terlihat sama sekali.

“Mah, sebaiknya kamu lihat Bianca ke kamar, apa dia masih tidur.” ucap papah nya.

“Iya pah.” ucap mamah nya.

“Tok..tok..tok....Bi, masih tidur ya.” ucap mamah nya dari depan pintu kamar Bianca.

“Masuk aja mah, pintu nya nggak di kunci kok.” ucap Bianca.

“Sarapan yuk sayang.” ucap mamah nya menghampiri Bianca.

“Mamah sama papah duluan aja, aku masih males kaki ku juga masih sakit.” ucap Bianca.

“Apa mamah bawakan makanan nya kesini sayang?” ucap mamah nya.

“Nggak usah mah.” ucap Bianca.

“Ya udah kamu istirahat dulu aja sayang, nanti kalau kamu perlu bantuan panggil mamah ya.” ucap mamah nya. Bianca hanya mengangguk.

Mamah nya menghela nafas panjang melihat Bianca, lalu dia beranjak pergi dari kamar Bianca.

“Bianca tidak mau makan pah.” ucap mamah sambil menghamipiri papah di meja makan.

“Lohh, kenapa mah?” tanya papah.

“Kaki nya masih sakit pah.” ucap mamah. “Biarkan Bi istirahat dulu pah, nanti setelah kita sarapan mamah akan bawakan makanan untuk Bi.” lanjutnya.

“Iya mah, kalau tidak begitu Bi pasti tidak akan makan seharian.” ucap papah.

“Iya pah. Ayo kita sarapan dulu.” ucap mamah.

Sementara di apartemen, Andra masih memikirkan keadaan Bianca. Dia ingin tau keadaanya, tapi mau menghubungi juga tidak mungkin.

“Ohh iya....Lebih baik aku hubungi om Bayu saja, lalu aku akan menanyakan keadaaan nya Bianca.” gumam Andra.

Telepon pun tersambung....

“Halo Ndra, ada apa Ndra telepon pagi-pagi?” tanya om Bayu.

“Maaf mengganggu waktu nya pagi-pagi om, ada yang ingin Andra tanyakan om.” ucap Andra.

“Mau bertanya apa Ndra?” tanya om Bayu.

“Gini om, Andra mau menanyakan keadaan nya Bianca, soalnya dari semalam Andra kepikiran terus sama keadaan nya Bianca om.” ucap Andra.

“Bianca kaki nya masih sedikit sakit Ndra, nanti juga sembuh kok. Ini tante juga baru bawain sarapan buat dia, soalnya dia tadi nggak mau turun ikut sarapan.” ucap om Bayu menjelaskan.

“Apa belum di bawa ke dokter om?” tanya Andra.

“Dia nggak mau Ndra, kalau mau juga udah om bawa ke dokter.” ucap om Bayu. “Kamu datang kesini aja Ndra.” lanjut om Bayu.

“Sebenarnya Andra juga ingin datang kesana om, tapi nanti Bianca akan curiga.” ucap Andra.

“Iya Ndra, om mengerti maksud kamu.” ucap om Bayu.

“Iya om. Kalau begitu sudah dulu ya om, makasih sudah memberi tau keadaan nya Bianca.” ucap Andra.

“Sama-sama Ndra.” ucap om Bayu lalu mematikan telepon.

1
Pena Hitam
wahh masi sepi yg baca semangat yaaa ka...
ayooo ramaikan lapak ini yaaa
aku suka dengan tema dosen seruuu....
Kim_Joonna: Makasih ya kak support nya...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!