Indonesia
NovelToon NovelToon
KEKASIH PENGGANTI SANG CEO

KEKASIH PENGGANTI SANG CEO

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Pengganti / Model / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: mama reni

Pamungkas Bagas Dhefin Adibrata atau yang lebih akrab dipanggil Bagas seorang CEO muda yang tampan.

Bagas memiliki seorang kekasih bernama Latika Fiona Eleanor yang lebih akrab di panggil Tika.

Bagas mengajak Tika menikah, namun di tolak wanita itu karena lebih memilih karirnya. Mereka sepakat mengakhiri hubungan dan Tika meninggalkan Bagas ke luar negeri untuk mengembangkan kariernya.

Suatu hari Bagas bertemu seorang wanita yang mirip Tika. Wanita ini bekerja sebagai CS di sebuah mal.

Latisha Elanora Felicity, atau Tisa di ajak buat bekerja di perusahaan milik Bagas.

Akankah nanti cinta bersemi di antara Tisya dan Bagas?

IG reni_nofita79
FB reni nofita

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama reni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab Tujuh. KPSC.

Bagas dan Tisya sedang dalam. perjalanan menuju kampung halaman Tisya. Bagas ingin melamar Tisya sebagai bukti keseriusan hubungan mereka.

Tisya telah memikirkan dengan matang semua rencana ini. Tisya berprinsip, bagaimana kita bisa tahu sesuatu itu baik atau buruk untuk kita jika kita tidak mencoba melangkah.

Jika Tisya masih ragu terus menerima Bagas, kapan bisa tahu keseriusan pria itu. Tisya ingin membuktikan seberapa seriusnya Bagas dengan hubungan yang mereka jalin.

Sampai di rumahnya, Tisya mengenalkan Bagas dengan ibunya. Saat ini Ibu Tisya sudah tampak tua dan sakitan.Bagas memandangi Ibu Tisya dengan wajah yang keheranan. Karena baginya tidak ada kemiripan antara Tisya dan ibunya.

"Tisya, buatkan Nak Bagas minum. Masaklah. Kemarin ada yang beri ibu, udang. Kamu balada saja," ucap Ibu Tisya.

"Mas Bagas, aku tinggal dulu. Aku mau masak," pamit Tisya.

Wanita itu berjalan ke dapur, membuatkan dua gelas teh hangat buat ibu dan Bagas. Setelah menyajikan teh dan sepiring kue di atas meja, Tisya kembali ke dapur.

"Nak Bagas, kata Tisya ada yang ingin kamu sampaikan dengan ibu."

"Iya, Bu. Aku dan Tisya telah menjalin hubungan selama dua bulan ini. Aku bermaksud ingin melamar Tisya buat jadi pendamping hidupku."

"Sebelumnya ibu mau tanya dengan nak Bagas. Apakah kedua orang tua nak Bagas tau tentang hubungan kalian ini."

"Aku rasa kedua orang tuaku tidak akan melarang. Semua tergantung pilihanku saja."

"Apa kamu yakin, jika kedua orangtuamu bisa merestui hubungan kalian ini. Semua juga tahu, kesenjangan sosial antara kamu dan Tisya juah sekali. Bagaikan langit dan bumi."

"Kalau orang tuaku biasanya tidak akan peduli. Jika aku suka dengan wanita itu, dia akan merestui."

Ibu-nya Tisya menarik napas dalam, sepertinya ada sesuatu yang memberatkan baginya untuk diungkapkan. Ibu Tisya memandangi Bagas lama sebelum akhirnya bicara.

"Bagas, sebenarnya ada satu rahasia Tisya yang ibu sembunyikan darinya."

"Rahasia apa, Bu?" tanya Bagas.

"Sebenarnya Tisya itu bukan anak kandung Ibu. Dia berasal dari keluarga yang cukup berada. Namun, kedua orang tuanya memberikan Tisya pada Ibu. Ibu belum pernah mengatakan rahasia ini pada Tisya. Ibu tak ingin Tisya sedih karena merasa anak yang tak diinginkan."

"Kenapa orang tuanya memberikan Tisya dengan Ibu?"

"Tisya itu terlahir kembar. Kakak kembarnya sedikit lemah. Sering sakit-sakitan hingga di bawa ke luar negeri buat berobat. Pada saat itu, Papa Tisya juga sedang mengembangkan perusahaan miliknya sehingga tidak memiliki waktu buat Tisya. Sehingga dia dititipkan dengan Ibu."

"Setelah itu, kenapa orang tua Tisya tidak pernah mencari atau menghubungi ibu lagi."

"Ibu nggak tau, apakah kedua orang tua Tisya ada mencarinya?"

"Kenapa Ibu nggak tahu."

"Saat kedua orang tua Tisya ke luar negeri, ibu mendapat kabar jika ibunya ibu meninggal. Ibu membawa Tisya pulang ke kampung. Lama juga ibu di kampung, hingga ada seorang pria melamar ibu. Kami menikah. Pria itu membawa ibu pindah ke sumatera. Jauh banget. Sehingga ibu dan orang tua Tisya tidak pernah bertemu lagi."

Bagas menganggukkan kepalanya mencoba memahami apa yang terjadi dengan Tisya. Bagas tidak bisa membayangkan rasa sedih Tisya jika tahu dirinya bukan anak kandung ibunya.

"Apa saat ini ibu belum juga mengetahui keberadaan orang tua Tisya?"

"Ibu tidak pernah ingin tahu. Karena ibu sudah sangat sayang dengan Tisya. Ibu takut jika kedua orang tua Tisya mengetahui keberadaan anaknya, dia akan mengambil anaknya."

"Terus maksud ibu mengatakan padaku."

"Ibu mengatakan semua ini agar suatu saat jika ibu telah tiada, kamu dapat mengatakan tentang siapa Tisya sebenarnya."

"Apa ibu ingin mengatakan siapa kedua orang tua Tisya?"

Ibu Tisya ingin mengatakan sesuatu, namun diurungkan karena melihat kedatangan Tisya. Gadis itu duduk di samping ibu dan memeluknya. Tisya mengecup pipi ibunya.

"Ibu ikut denganku saja. Biar ibu tidak sendiri lagi. Ada aku yang bisa masak buat ibu, jaga ibu. Ibu tidak akan capek."

"Ibu lebih senang tinggal di desa ini. Dari pada di kota. Tetangga di sini sering membantu ibu."

"Aku akan lebih tenang bekerja jika ibu ada didekatku."

"Jika kamu telah menikah nanti, ibu baru akan ikut denganmu."

"Ibu janji, ya."

"Iya, nak."

"Kita makan lagi. Aku telah masak lauk udang balado dan tumis kangkung kesukaan Ibu."

"Ayo nak Bagas, kita makan."

Ibu mengajak Bagas makan. Lauk yang Tisya masak telah terhidang di atas sebuah meja kayu yang telah mulai lapuk. Bagas tampak lahap makan masakan Tisya. Pria. itu jarang sekali makan di rumah.

...****************...

Bersambung

1
masnia masnia
si papi juga lemah banget. kesel deh
Hasna Nursyafah
tika stress...ibunya jg ikut2an spt tika...ingat bu..tisya jg anakmu 😡
Bahari Sandra Puspita
waah, keren mama ceritanya..
banyak yg ngira tebakannya bener kalo Tika ma Tisya saudara kembar..
ternyata oh ternyata mereka hanya saudara seayah saja..
finally happy ending untuk semuanya, walopun di sini Tika harus berpulang..
tapi sepertinya itu memang yg terbaik untuknya dan jg semuanya..

makasih mama udah bikin cerita sekeren ini..
cuss lanjut cerita berikutnya.. 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
semoga sehat terus ya mam..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu..
💪🏻🙏🏻😘🥰😍🤩💕💕💕
falea sezi
meninggal dalam keadaan abis gugurin kandungan duh serem
Verawati Khaira
Luar biasa
Safa Almira
bagus
Qilla
Iki opo sihhh ,ada orang tua kayak gitu
Qilla
dan semuanya beres dengan kata maaaafffff pretttttt
Patrick Khan
ortugila iki namanya..🤬
Patrick Khan
.hemz ketabrak jodoh lah😁
R'vina
silahkan bundir tika... Waktu dan tempat kami persilahkan 🔫 🛤 🛣 🍷
Fayra
Luar biasa
Fayra
Alhamdulillah... Semangat terus utk berkarya mama reni👆👍💪
Fayra
mampir baca lg utk karya2 yg bab nya dibawah 100 😊
Satria Devi
Luar biasa
Nur Laila
silahkan bundir tikaa
Diah Elmawati
Heran masih ada orang tua seperti itu masa anak yang satu diminta cerai zedangkan anak yang lain dinikahkan denhan priaya yang sama. Peenikahan bukan permainan yang mengganggap enteng kawin cerai.
Diah Elmawati
Laki-laki seperti Bagas yang penuh kesabaran harus dapar acungan jempol
Diah Elmawati
Berarti benar Tika dan Tisya saudara kembar
Diah Elmawati
Duh Bagas kenapa menabrak papan yang bertuliskan lantai basah. Ada baiknya bila menelepon tu duduk cari tempat yang ga banyak orang jadi jangan sambil jalan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!