Indonesia
NovelToon NovelToon
Terjebak Menjadi Villain Favorit

Terjebak Menjadi Villain Favorit

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:46.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Aruna tak menyangka kematiannya justru membawanya bertransmigrasi ke dalam novel kerajaan Eropa sebagai Lady Evelyne Ashcroft, villain yang ditakdirkan berakhir tragis.

Berbekal ingatan akan alur cerita, ia bertekad mengubah nasibnya dan menghindari semua bendera kematian. Namun, rencananya langsung berantakan ketika seluruh keluarganya dan sang tunangan tiba-tiba dapat mendengar isi pikirannya.

Rahasia masa depan yang terus terungkap membuat jalan cerita berubah. Keluarga yang semula membencinya mulai melindunginya, sementara tunangan yang seharusnya meninggalkannya justru semakin tergila-gila padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

Sore harinya, di ruang kerja yang sunyi dan sakral itu, Duke Arthur kembali berdiri diam memandang keluar jendela kaca yang luas. Tak lama kemudian, bayangan gelap bergerak pelan, sosok kepala pasukan rahasianya muncul tanpa suara.

"Yang Mulia..." sapanya rendah.

"Bagaimana hasil penyelidikan yang kuperintahkan kemarin?" tanya Arthur tanpa memalingkan wajah, namun matanya penuh harap sekaligus ketegasan.

Pria berpakaian serba hitam itu maju selangkah sambil menyerahkan berkas tebal yang berisi bukti nyata. "Kami menemukan kebenaran yang tersembunyi, Tuan. Laporan tentang kekayaan tambang itu memang palsu buatan tangan orang yang disogok. Lebih dari itu... ternyata Duke Harold sendiri menanggung beban utang yang luar biasa besar. Jika Yang Mulia bersedia menyalurkan dana investasi itu, seluruh uang itu takkan pernah menyentuh tanah tambang, melainkan langsung diserap untuk menutupi kekurangan miliknya sendiri."

Sorot mata Duke Arthur perlahan membeku menjadi tajam dan dingin seperti es. Segalanya persis sama, tak ada satu pun yang berbeda dari apa yang pernah terlintas dalam pemikiran putrinya. Perlahan ia menutup berkas itu seolah menyimpan harta yang paling berharga.

"Mulai detik ini juga," ucapnya tegas tanpa ragu, "Putuslah segala bentuk kerja sama dan urusan dagang dengan Duke Harold selamanya. Dan awasi setiap langkahnya, jangan sampai ia bisa menyusup kembali dengan cara lain yang lebih jahat."

"Siap dilaksanakan," jawab singkat itu, lalu sosok itu lenyap kembali ke dalam kegelapan.

Arthur duduk perlahan di kursi kebesarannya, merasakan napas lega yang begitu dalam. Untuk pertama kalinya dalam hidupnya sebagai kepala keluarga yang hebat ini... ia merasa diselamatkan, dijaga, dan dibimbing oleh putrinya sendiri yang dulu ia anggap hanya gadis manja yang tak tahu apa-apa.

Sementara itu, di kamarnya yang terang benderang, Aruna dengan santai menikmati potongan kue manis yang lezat tanpa tahu betapa besar keberhasilan yang baru saja ia raih.

[Hari ini sungguh hari yang luar biasa! Satu bahaya besar yang mengancam nyawa dan masa depan berhasil kusingkirkan! Jika terus begini, mungkin benar-benar aku bisa mengubah kisah kelam ini menjadi kisah bahagia yang abadi] batinnya penuh harapan.

***

Keesokkan harinya, Aruna melangkah santai menyusuri lorong luas menuju perpustakaan keluarga, pelukannya penuh dengan tumpukan buku yang baru dipilihnya.

Batinnya bergema penuh semangat, [Satu bahaya maut sudah berhasil kusingkirkan. Kini saatnya aku membangun pondasi hidup yang damai dan aman. Harus mulai tekun mempelajari tata krama bangsawan yang luhur, sejarah panjang kerajaan yang penuh pelajaran, hingga seluk-beluk urusan perniagaan. Siapa tahu kelak aku benar-benar bisa pergi meninggalkan ibu kota ini dan hidup tenang di tempat yang jauh.]

Namun di beberapa langkah di belakangnya, sepasang mata jeli tak lepas mengawasi setiap gerak-gerik sosok itu. Adrian diam-diam mengikuti, mengamati dengan saksama sejak beberapa hari terakhir.

Bukan niatnya ingin membatasi kebebasan adiknya, melainkan karena semakin lama ia melihatnya, perubahan yang terjadi terasa begitu luar biasa dan nyaris tak masuk akal, seolah ada jiwa berbeda yang kini bersemayam di sana.

"Evelyne..." panggilnya pelan namun tegas.

Aruna segera memutar tubuhnya, wajahnya ramah. "Ah, Kak Adrian."

"Apa yang sedang kau lakukan dengan membawa buku sebanyak itu?" tanyanya ingin tahu.

Aruna sedikit mengangkat tumpukan di pelukannya sambil tersenyum tulus. "Ingin membaca dan menambah wawasan."

Alis Adrian langsung berkerut tak percaya. "Membaca?" ulangnya seolah mendengar hal yang sulit dipercaya.

"Iya," jawabnya tenang.

[Mengapa wajahnya seolah melihat penampakan hantu? Apakah dulu Evelyne benar-benar sangat membenci hal-hal berbau tulisan dan ilmu?] batinnya bertanya heran.

Adrian terdiam sejenak merenung. Memang benar yang ia rasakan. Dulu, adiknya itu adalah orang yang paling benci sekadar melangkahkan kaki masuk ke ruangan yang penuh buku ini.

Jangankan membaca sampai selesai satu bab, sekadar membuka lembar pertama saja sudah membuatnya mengeluh sekujur tubuh terasa bosan dan penat. Namun kini... gadis itu justru datang atas kemauan sendiri, bersemangat seolah menemukan harta karun.

"Kau kini mulai menyukai buku?" tanyanya sekali lagi memastikan.

Aruna menyunggingkan senyum manis. "Aku ingin belajar banyak hal yang belum kutahu," jawabnya lembut, sementara suara tulusnya terus terdengar jelas bagi telinga Adrian.

[Daripada membuang waktu hanya mengejar pria yang tak pernah benar-benar mencintaiku, bukankah lebih berguna mengisi kepala dengan pengetahuan?]

Sudut bibir Adrian hampir terangkat membentuk senyum tipis yang tak disadari.

Keduanya pun melangkah masuk ke dalam perpustakaan yang hening itu. Ruangan yang begitu luas dengan deretan rak kayu kokoh yang menjulang tinggi hingga menyentuh langit-langit, memancarkan aroma khas kertas tua yang menenangkan hati siapa saja yang mencintai ilmu. Mata Aruna seketika berbinar terang, wajahnya memancarkan kekaguman tulus.

[Wah... tempat ini sungguh seperti surga ketenangan yang indah!]

Tanpa menunggu lama, ia segera bergerak gesit meraih buku tebal tentang sejarah kerajaan yang penuh kisah, lalu buku lain yang membahas ilmu ekonomi, hingga peta besar yang menggambarkan setiap sudut wilayah kekuasaan kerajaan ini. Adrian hanya berdiri di dekat rak, diam mengamati ketertarikan yang begitu tulus itu.

"Kenapa Kak Adrian belum pergi melanjutkan urusan?" tanyanya pelan, membuat Adrian pura-pura sibuk menyentuh punggung buku di hadapannya.

"Aku juga... ingin membaca sebentar," jawabnya singkat.

Aruna hanya tersenyum dalam hati, [Bohong sekali... jelas sekali matanya tak lepas dariku. Dia sedang mengawasiku dengan teliti.]

1
dome🌬️🌀🌀🌀
bukankah memang arunna sengaja diarahkan untuk datang. bisa jjd bukti itu jug mengarah agar aruna mengikuti jejak itu... aahhhh aithor nihhh pasti yg arahin aruna😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
apa sihhh yaaa tujuannya sebenarnya.
dome🌬️🌀🌀🌀
author kah itu yg kirim surat merpati😂😂😂😂
dome🌬️🌀🌀🌀
nah.. nah.. nah... siapa kah dia yg bikin oenasaran para netijen😂😂😂

sok misterius tuh yg kirim surat 🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
aku yg suka aneh sama evelyn ini, sudah tau lur ceritanya sudh tau pula siapa2 aja dalangnya. tapi aelaku kayk terlambat mikir pas sudah kejadian, kan jd jya aneh sih kalau emmang niat awalnya dia mau hidup tenang dan bahagia harusnya hal2 yg sekira nya akan menjatuhkan kluarganya dia bisa dong hindarin. lahh.. ini sdh kejadian baru inget, eehh iya seharusnya 3 bln lg, masih lama kenapa sekarang. lohhh yaa kenapa ga dihindari dr jauh hari. sudh tau ada penyusup dirumahnya ada mata2 tapi Evelyn malah yg dipikirkan hidup tenang bahagia padahal kluarganya baklan hancur dimana konsep bahagia dan tenangnya yaa😂😂😂

sungguh transmigrasi yg membagongkan ku evelyn🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
iatilahnya biarkan gosip menyebar sampai terbakar😂😂😂😂😂
kesemoatan dalam keuntungan yaa cedric😁😁🤗
dome🌬️🌀🌀🌀
wkwkwkwkwkwkkkk.. sayangnya putra mahkota mendengar isi fikiran mu eve🤣🤣🤣
alhasil ga bakalan jd nih dansa sama Isabelle.
dome🌬️🌀🌀🌀
yyuppsss... semangat aja deh menghindari takdir buruk. tapiii... selamat datang ditakdir yg sebaliknyaa😂😂😂
dome🌬️🌀🌀🌀
author tolong pencerahannya 😂😂😂😂
dome🌬️🌀🌀🌀
tuhhhhh,,,, thor.. aku mmasih agak bingung nih. kan Evelyn itu sudah punya tunangan dan Evelyn itu sangat mencintai si cedric yaa sampe2 ngejer2 dia terus. diceritakan di bab sebelumnya kan dia mau jauhin dan batalin pertunangan dia sama cedric karena cedric cinta sama si Isabella. karen mau ngahindarin alur yg bikin dia jd mati.
daaannnnnn... iniiii...... dia cemburu sama Isabella karna dansa dan mereka saling cinta. ini gimana konsepnyaa yaa thorrrrr..
dome🌬️🌀🌀🌀
kaaannn.. benar kataku bakalan jd incaran si bangkke Harold tua... aduhhh eve... .... yg cantik kakau mau main😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
tapiii.. tetap semangat Thor ganbateee nee🤗🤗🤗
dome🌬️🌀🌀🌀
dan dipercakapan ini, kan duke Arthur sudah tau dr pengawal nya yg dia suruh menyelidiki tentang harold dan usaha tambangnya. kok malah jd dia bilang adrian yg menyellidiki latar belakang Harold thorr..... aahhhhh... aku yg gagal faham apa othor yg lupa nih😁😁😁😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
sebenarnya yaa thor, bukankah aruna ga bilang apa2 tentang penipuan yg harold lakukan. Evelyn juga ga ikut campur dlm perbincangan kerja sama itu. dia kan di balkon sedang mengamati. yaaa kan thorrr.. kapan coba Evelyn ngomong secara langsung tentang kecurigaan pertambangn palsu itu kepadaa kkuarga ashcroft dan juga harold. kayak ada yg hilang ga sih
dome🌬️🌀🌀🌀
cedric jaga baik2 tunanganmu kedepannya bakalan ada yg mengincar dia(membunuh).
dome🌬️🌀🌀🌀
hati2 kau Evelyn. akn menjadi incaran kejahatan harold. karena rencana busuknya berhasil digagalkan olehmu..
dome🌬️🌀🌀🌀
waahhhh.. sikapmu malah memancing para predator mendekatimu Evelyn 😂😂😂

semangat mengejar kebahagiaan yaa eve.. tapiiii.... ntah apakah akan lancar🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
alur ceritanya seru bisa mendengar isi hati si antagonis🤭🤭🤭

lanjutt thor makin seru ceritanya 😁👍👍👍
dome🌬️🌀🌀🌀
jd ini yg bisa mendengar isi hati Evelyn adalah orng2 terdekat nya dan yg berhubungan langsung dengannya!!! heeemmmmm🧐
dome🌬️🌀🌀🌀
malangnyaaa nasibmu Evelyn 😁😁😁
mau hidup tenang dan nyaman saja harus berjuang dl..
seperti pepatah mengatakan.. berakit2 kehulu berenang-renang ketepian, bersusah-susah dahulu baru senangnya kemudian😁😁😁

hihihihi hihihihi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!