Indonesia
NovelToon NovelToon
Sahabatku Berubah Menjadi ADIK IPARKU

Sahabatku Berubah Menjadi ADIK IPARKU

Status: tamat
Genre:Anak Yatim Piatu / Tamat
Popularitas:325.4k
Nilai: 5
Nama Author: Yaya haswa

Dua seorang siswi bersekolah di SMA Jaya Biru. Mereka bersahabat,tetapi kasta mereka berbeda. Satunya berasal dari kalangan atas, keluarga kaya di kota H. Yang satunya lagi berasal dari kalangan bawah.
Suatu hari, salah satu dari sahabat itu tengah mengadakan pesta ulang tahun dan mengajak sahabatnya untuk datang sekaligus menginap di rumahnya, namun terjadi sebuah insiden pada malam hari pesta itu. Sahabatnya tiba-tiba menghilang di tengah malam dan dia tidak menyadarinya. Ke esokan paginya, dia menyadari sahabtnya tidak ada bersamanya. Dia mencarinya di seluruh rumah dan orang tuanya pun ikut mencari, namun saat dia ingin meminta bantuan sang kakak, dia melihat sahabatnya tengah tertidur di ranjang yang sama dengan kakaknya.

Apa yang terjadi sehingga sahabtnya ada di kasur kakaknya? Dan bagaimana bisa dia berada di sana? Ikuti ceritanya di sini>>






Mau tahu bagaimana ceritanya, sang sahabat bisa sekamar dengan kakanya?
saksikan cerita serunya di

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yaya haswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Mengantar Sinta

"Jangan macam-macam sama adik gue. Gue akan membunuhmu jika kau berbuat aneh dengannya" ancam Dimas.

"Yee.. gue hanya bertanya..."

"Itu sama saja" ucap Dimas ketus.

Dimas berjalan menuju ke parkiran motor.

"Woi, tungguin gue dong" teriak Kenan.

"Lu kenapa cepat banget sih jalannya?" tanya Kenan ngos-ngosan saat sudah berhasil mengejar Dimas.

"Lu nya aja yang lelet" ledek Dimas.

"Bukan gue yang lelet, kaki lo yang panjang"

"Makanya jangan jadi orang pendek, hahahh..." Dimas tertawa.

"Haisss...." Kenan kalah talak.

Dimas dan Kenan melajukan motornya dengan kecepatan tinggi di jalan raya. Mereka menyalip kendaraan lain dengan sangat keren.

Zkittt....

Gesekan ban motor dan aspal terdengar sangat nyaring. Motor milik Dimas dan Kinan berhenti di sebuah kafe.

Dimas dan Kenan membuka helmnya dan merapikan rambutnya. Hal itu membuat para ciwi-ciwi sangat terpesona. Mereka sampai menganga melihat ketampana kedua pria itu.

Dimas dan Kenan melangkah masuk ke dalam cafe. Mereka memesan coffee latte dan Fondue sebagai makanan mereka.

"Kepan lo akan balik ke negara I?" tanya Kenan.

"Mungkin tahun depan" jawab Dimas.

" Apa lo akan membawa Sinta bersamamu?"

"Gue gak tahu, lihat nanti lah"

Sinta Utari merupakan kekasih Dimas selama di negeri S. Mereka menjadi sepasang kekasih baru dua minggu lamanya.

Sinta yang lebih dulu jatuh cinta kepada Dimas. Dimas sangat dingin pada Sinta sebelum mereka saling mengenal, tapi Kenan berusaha meyakinkan Dimas agar mau mencoba berteman dengan Sinta.

Dimas akhirnya setuju untuk mencoba sampai akhirnya dia jatuh cinta pada Sinta.

"Ayo balik!" ajak Dimas.

"Let's go"

Dimas menaiki motornya dan menyalakan mesin motornya, saat Dimas akan menarik gas kenan menepuk bahu Dimas untuk mematikan mesinnya.

"Kenapa si..?" tanya Dimas bingung.

"Itu bukannya sinta?" tunjuk Kenan ke arah sebelah kanan ujung jalan kafe.

"Benar, Sinta" Dimas membenarkan ucapan Kenan.

"Sepertinya dia mengalami kesulitan!" tebak Kenan.

"Sepertinya, ayo kesana!" Kenan menggangguk.

Mereka menjalankan motornya ke arah Sinta.

"Ada apa dengan mobilmu?" tanya Dimas pada Sinta.

"Eh... Dimas, mobilku mogok. Aku ingin telepon montir, tapi hp-ku lowbat" ucap Sinta.

"Coba aku lihat" Dimas ingin memeriksa mobil Sinta. Bisa dibilan Dimas mengerti sedikit tentang mobil, tapi Dimas sangat paham tentang motor.

Dimas mencoba memeriksa keadaan mobil Sinta.

"Aki mobilnya bermasalah, Sin" ucap Dimas.

"Gumana dong sekarang?" tanya Sinta bingung.

"Gue akan telepon montir, setelah itu baru aku mengantarmu pulang" usul Dimas.

"Mobilku ditinggal di sini?" tanya Sinta.

"Iya biarin aja dulu, aku yakin itu nggak bakal hilang"

" Benarkah?" tanya Sinta memastikan, dia takut mobilnya dicuri orang, nanti daddy'nya akan marah padanya.

"Yakin Siinta, ayo pulang!"

"Tapi aku tapi aku nggak punya helm" ucap Sinta.

"Ken... berikan helm mu" pinta Dimas

"Loh kok helm gue. Gue pakai apa dong kalau helm gue lo ambil?" Kenan tidak setuju jika helmnya di ambil Dimas.

"Nggak usah pakai helm"

"Enak aja...."

"Udah, cepetan" ucap Dimas mendesak Kenan untuk memberikan helmnya.

"Nih..." Canon memberikan helmnya dengan kesal.

Dimas menerima helm itu dan memakaikannya kepada Sinta. Sinta tersenyum kepada Dimas dan Dimas membalasnya.

Dimas melajukan motornya mengantar Sinta pulang, sedangkan Kenan wajah sudah di tekuk. Dia mengumpat kedua sepasang kekasih itu.

"Cihh...udah tau punya cewek, kenapa gak belli helm cadangan sih, sialan memang tu orang" Kenan menggerutu.

Kenan menjalankan motornya menuju apartemen Dimas. Kenan memang selalu menginap di apartemen Dimas daripada di apartemen miliknya sendiri.

Di sisi Dimas dan Sinta

"Mau membeli sesuatu dulu sebelum pulang?" tanya Dimas pada Sinta.

"Apa boleh?"

"Tentu"

"Aku ingin membeli cake coklat, boleh kita pergi ke toko kue sebentar?" tanya Sinta.

"Boleh, kita kan ke sana" Mereka akhirnya pergi ke toko kue untuk membeli cake coklat yang diminta oleh Sinta.

Sampai di toko kue, Sinta sedang memilih kue yang akan dia beli dan ingin akan membayarnya.

"Biar aku saja yang membayarnya!" Dimas memberikan kartu kreditnya pada kasir.

"Terima kasih" ucap Sinta tersenyum.

"Nggak ada lagi kan?"

"Udah nggak ada" jawab Sinta.

"Aku tuh sangat suka cokelat tahu! kalau aku bete aku akan selalu membeli coklat di sini" ucap Sinta.

"Benarkah? Apa kamu tidak takut gemuk? yang aku tahu biasanya perempuan tidak mau makan coklat karena takut gemuk!"

"Hahha... berarti aku perempuan yang berbeda dong" Sinta tertawa.

"Benar juga, kau berbeda dari perempuan lainnya yang aku temui. Bahkan adikku juga tidak suka coklat, dia takut gemuk" Dimas membenarkan ucapan Sinta.

"Kau punya adik?"

"Ya.., aku punya. Dia baru baru masuk SMA saat ini" balas Dimas.

" Diia pasti cantik, karena kakaknya kan ganteng" Sinta menggoda dimas dan memeluknya.

"Kamu bisa saja" Dimas tersipu.

Tak terasa mereka sudah sampai di depan rumah Sinta.

"Sudah sampai, yah..?" Sinta tidak menyadari jika mereka sudah sampai, karena mereka terlalu asik bercerita selama di perjalanan.

"kamu terlalu asik bercerita sehingga tidak menyadarinya" ucap Dimas. Dimas melepas helm yang di gunakan Sinta.

"Haha.. kamu benar"

"Aku pulang dulu, yah..!"

"Nggak mau mampir dulu?" Sinta mengajak Dimas untuk masuk ke dalam rumahnya.

"Lain kali aku mampir, sudah ada Kenan yang menunggu di apartemenku" Dimas menolak.

"Baiklah, hati-hati" Dimas mengangguk.

A****partemen

Dimas membuka pintu apartemennya dan sudah ada kenan yang sedang duduk di depan TV menghabiskan cemilannya.

Dimas melongo melihat apartemennya yang berantakan, apalagi bungkus makanan yang berserakan di mana-mana.

"WOI..." Dimas melempar bantal ke arah wajah Kenan.

"Astaga, sialan lo" umpat Kenan. Dia sangat keget saat bantal itu mengenai wajahnya.

"Apa..hah?" Dimas menatap tajam Kenan.

"Gue kaget. Gue gak dengar lo buka pintu" Kenan mencari alasan, dia menciut melihat Dimas seperti itu.

"Lo yang budek" ucap Dimas ketus.

"Apaan tu..?" tanya Kenan, saat melihat Dimas meletakkan kentongan kresek di atas meja.

"Kue" jawab Dimas

"Wah.. gue mau dong!" Kenan ingin membukanya, tapi Dimas langsung merebutnya.

"Enak aja, Ini punya gue. Tu..lihat, apartemen gue berantakan gara-gara lo" Dimas menunjuk sampah yang berserakan di dekatnya.

"Heheh.. Nanti gua bersihin deh" Kenan cengengesan dan menggaruk kepalanya.

"Nggak bisa, semua cemilan gue di lemari lo habisin" tolak Dimas.

"Lu, pelit banget sih jadi orang"

"Bodo amat

......................

Ke****esokan harinya di negara I

"Nenek... Ayla berangkat, ya" teriak Ayla di depan pintu, sementara nenek Moya ada di belakang.

"Iyah, hati-hati" sahut nenek moya.

"Assalamualaikum"

Ayla mengayuh sepedanya menuju sekolah, namun saat di perjalanan Ayla melihat Jasmine yang tengah berlaru di pinggir jalan. Ayla menghampiri Jasmine.

"Jasmine.." Panggil Ayla.

"Eh..Ayla, kenapa?"

"Kamu kenapa lari-lari?" tanya Ayla.

"Aku takut telat sampai ke sekolah, makanya aku lari"

"Emang biasanya kamu jalan kaki ke sekolah?"

"Enggak, biasanya aku ke sekolah diantar ayah, tapi motor ayah rusak di tengah jalan jadi aku memiliki jalan kaki ke sekolah" jawab Jasmine.

"Bagaimana kalau kamu ikut denganku" usul Ayla.

"Emang kamu kuat bongceng aku?"

"Tentu saja, aku selalu membawa nenekku menggunakan sepeda ini"

"Baiklah" Jasmine setuju untuk dibonceng oleh Ayla.

"Sudah siap?"

"Siap" jawab Jasmine.

Ayla mengayuh sepedanya ke sekolah bersama dengan Jasmine.

.

.

.

.

.

Next...

Tinggalkan jejak kalian ya, setelah membaca cerita ini.

LIKE, COMMENT AND VOTE

1
falea sezi
minta cerai aja
Qaisaa Nazarudin
Alurnya terlalu bertele-tele,Bisa selesai hari ini kenapa harus nunggu besok..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
DISINI PERANNYA DIMAS TUH COWOK BODOH DAN BEGO DAN JUGA GAK TEGAS..MAKANYA DENGAN MUDAHNYA SINTA MEMBODOHIN DIMAS..
Qaisaa Nazarudin
Bagus sekurang-kurangnya Daddy udah tau apa yg berlaku..
Qaisaa Nazarudin
Fari dulu kamu mmg selalu lalai,Orang menjaga dari dekat,tapi kamu menjaga orang dari jauh,makanya kamu gak tau apa2 yg berlaku..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa Dista gak rakam aja di videoin..
Qaisaa Nazarudin
Candu kan kamu Dimas,Untung aja gak kamu lakuin sama Jalang itu..Setelah ini jangan pernah bikin ulah,dan kembali ke Sinta,apapun alesannya..
Qaisaa Nazarudin
Saat kamu tau siapa Sinta,Kamu akan berterimaksih pada daddy mu Dimas..
Qaisaa Nazarudin
Gila bener2 gila..Seharusnya saat ini Sinta kepergok sama Dimas thor,Dimas jangan cuman telponan doang,Aku yg kesel..😡😡😡🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Ku bilang juga apa,Si jalang makanya berani minta tidur bareng,pasti dia pengen menjebak Dimas,Untung aja Dimas gak mau..
Qaisaa Nazarudin
Gila,mana ada cewek baik2 kayak gitu..Pantesan aja dari awal dista udah gak suka..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Sinta cewek liar,oasti bukan hanya Dimas ni mainan nya.. Cuman dimas aja yg gak tau,ogeb..
Qaisaa Nazarudin
Kapan pak Jang bawak mobil? Tadikan membututi Ayla pulang naik motor 🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Lambat kali datangnya,Padahal tadi dia di belakang Ayla aja tuh naik motor..ckk
Qaisaa Nazarudin
Harisnya Ayla ada ilmu bela diri,dia tinggal sendiri dan yatim piatu,bahaya lho,apa lagi dia cewek thor..
Linsslyn
Mampir kak. Tunggu feedback nya/Drool/
Ahmad Al Hambaly
katanya sdah sembuh😁😁😁
Yaya M.R: Di situ memang Ayla sdh di izinkan plng dengan perkembangan yang sdh bgs, tapi dia blm bisa lepas darj banyang-bayang nya. Masih ad Kla trauma itu kembali, blm sepenuhnya sembuh di sini. cuman perkembangannya yg meningkat
total 1 replies
Hrawti
Semangat Kak
Niken Lestari
alia terlalu lemah
Dahlia Dahlan
si alya lebay .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!