Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku Perawan Tua

Istriku Perawan Tua

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah Karena Anak / Wanita Karir / Dijodohkan Orang Tua / Ibu Pengganti
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: husna_az

"Kamu membawa seluruh hatinya, bagaimana mungkin aku bisa bersamanya." Haira

Menjadi wanita karir dan sukses tidak membuat kehidupan asmaranya berjalan dengan baik. Julukan perawan tua sudah melekat pada dirinya. Namun, tidak membuat Haira berputus asa. Dia sama sekali tidak peduli dengan sebutan itu.

Hingga akhirnya saat setelah sang adik meninggal, kedua orang tuanya meminta dirinya untuk menikah dengan adik iparnya. Awalnya wanita itu menolak, tetapi pada akhirnya menyerah juga dan menyetujui pernikahan ini.

Bagaimana perjalanan pernikahan Haira dengan adik iparnya saat tidak ada cinta di hati keduanya. Ini semua murni demi bayi yang tidak berdosa. Sanggupkah Haira melewatinya atau mungkin akan menyerah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon husna_az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8. Pembicaraan

"Papa dan Mama mana mungkin memaksa Fatih. Walaupun Fatih sudah tinggal sama kita selama hampir dua tahun, tapi Papa dan Mama juga tidak mungkin memaksa Fatih. Lagipula dia bukan anak kecil yang bisa dibujuk," jawab Papa Robi.

"Kalau Tante Risa bagaimana? Apa dia tang memaksa Fatih?"

"Kami juga tidak tahu."

Haira terdiam sejenak dan kembali berkata, "Bolehkah aku bicara dengan Fatih terlebih dahulu, sebelum memberikan jawaban."

"Untuk apa kamu bicara dengan dia? Jangan macam-macam!" seru Mama Zahra sambil mendelikkan matannya.

"Ma, aku hanya tidak ingin salah mengambil keputusan. Ini menyangkut masa depanku, tidak mungkin aku mempermainkan sebuah pernikahan. Aku juga perlu berbicara dengan dia."

Mama Zahra menatap sang suami seolah meminta jawaban. Papa Robi pun hanya bisa mengangguk karena memang semua keputusan ada pada Haira. Terlebih lagi Fatih adalah seorang pemuda yang sudah memiliki anak. Meskipun Keisha adalah keponakannya, tetap saja sebagai seorang gadis mungkin Haira menginginkan memiliki seorang suami yang masih perjaka.

"Baiklah, biar Papa yang bicara sama Fatih dan memintanya ke sini nanti."

Mama Zahra dan Papa Robi pun meninggalkan kamar putrinya. Keduanya masih tetap membiarkan Keisha bersama dengan Haira. Biarlah gadis itu berpikir sambil memandangi wajah keponakannya. Siapa tahu ada rasa iba dalam hati Haira untuk menyetujui pernikahan itu.

Pagi-pagi sekali Fatih pulang ke rumah mertuanya. Semalam dia menginap di rumah sakit, sekarang terpaksa ke rumah ini lagi karena memang semua barang-barangnya masih ada di sini. Dia juga sekalian ingin bicara dengan Haira. Semalam Papa Robi sudah mengirim pesan jika kakak iparnya itu berbicara berdua.

Fatih penasaran apa yang ingin dibicarakan oleh kakak iparnya. Sebenarnya dia sangat malas pulang ke sini, apalagi jika harus bertemu dengan Haira, semakin akan mengingatkan kekecewaan pada nasib yang sudah mengiringnya sampai sejauh ini. Namun, dirinya juga tidak mungkin lari dari masalah. Apalagi dengan pernikahan yang sudah dia janjikan pada mamanya.

"Kata Papa Robi, Kak Haira ingin bicara denganku? Ada apa?" tanya Fatih yang saat ini sedang berada di balkon bersama dengan kakak iparnya.

Keisha sendiri sudah bersama dengan Mama Zahra. Tadi Haira sengaja memberikan bayi itu pada mamanya. Dia ingin berbicara serius dengan papa dari keponakannya itu.

"Aku ingin bertanya mengenai kesanggupanmu untuk memenuhi perjodohan itu. Apa alasanmu menerima perjodohan ini padahal aku sangat tahu kalau kamu sangat mencintai Marissa."

Fatih membuang napas panjang, sebenarnya dia tidak ingin mengatakan apa pun pada Haira, tetapi mengingat mereka akan menikah pria itu pun akhirnya memutuskan untuk berkata jujur. Fatih tidak ingin ada kebohongan di antara mereka meski pernikahan itu tidak didasari cinta.

"Baiklah karena kakak sudah bertanya padaku, maka aku akan menjawabnya dengan jujur. Aku sama sekali tidak berniat untuk menikah dengan Kakak. Aku hanya menuruti keinginan mama. Sampai detik ini pun cintaku masih utuh untuk Marissa. Tidak ada niat sedikit pun untuk membagi dengan siapa pun. Aku menerima perjodohan ini karena mama dan juga Keisha. Keadaan mama membuatku tidak bisa memilih, apalagi saat melihat keadaan Mama Risa yang tidak berdaya. Aku tidak ingin kehilangan orang yang sudah melahirkanku, sudah cukup wanita yang aku cintai saja yang pergi. Aku tidak ingin wanita yang banyak berkorban dalam hidupnya untukku ikut meninggalkanku juga. Keputusanku pasti membuat Kakak jadi serba salah, tapi aku hanya ingin membahagiakan kedua orang tuaku dan anakku."

"Aku memang sudah mendengar tentang keadaan Tante Risa, tapi apa maksudmu dengan Keisha? Dia bahkan masih seorang bayi, tidak mengerti apa-apa."

"Dia memang masih bayi, tapi justru itu yang membuat aku memikirkan pernikahan ini. Anakku memerlukan kasih sayang seorang ibu, aku bisa saja memberikan kasih sayang sepenuhnya untuk Keisha, tapi tentu saja akan berbeda jika yang memberikan kasih sayang seorang wanita. Aku juga yakin Kak Haira bisa mencintainya dengan tulus. Berbeda jika nanti aku harus menikah dengan wanita lain di luaran sana, belum tentu juga mereka bisa menerima kehadiran anakku."

Seketika Haira menatap Fatih tidak suka, seolah keberadaan dirinya hanya dimanfaatkan"Jadi kamu memanfaatkan aku hanya untuk menjaga anakmu dan menjadikan aku baby sitter?"

"Bukan begitu maksudku. Aku hanya tidak ingin anakku terluka, aku yakin Kakak juga mengerti apa maksudku."

Haira membuang napas pelan. "Entahlah. Aku sendiri bingung dengan keadaan hidupku saat ini."

"Aku tidak memaksa Kakak untuk menerima perjodohan ini, hanya saja tolong pikirkan baik-baik keadaan kedua orang tua kita dan juga Keisha. Aku memang terdengar begitu egois, tapi semua demi kebaikan bersama. Aku yakin Mama Zahra juga pasti menginginkan hal tersebut."

"Aku ingin bertanya satu lagi padamu dan aku harap kamu menjawabnya dengan jujur. Selain karena Keisha dan Tante Risa, apa ada alasan lain kenapa kamu menyetujui pernikahan ini? Mengingat kamu begitu sangat mencintai Marissa sebelumnya."

Fatih menatap ke arah sang kakak ipar, mencoba mengerti maksud kalimat Haira. Sebisa mungkin dia menjawab dengan jujur. "Kenapa aku mau menerima perjodohan ini karena memang semuanya murni karena Keisha dan mama. Tidak ada alasan lain. Kenapa? Apa Kakak sedang bicara soal cinta? Jika itu yang kakak maksud, maaf aku tidak bisa karena cintaku hanya untuk Marissa."

Sejujurnya Haira merasa terluka dengan jawaban Fatih. Namun, baginya itu lebih baik daripada adik iparnya mengatakan kebohongan yang nantinya malah akan semakin menyakiti hatinya. Apalagi jika pernikahan ini benar-benar akan terlaksana, bukankah mereka akan tinggal bersama.

"Kalau cintamu hanya untuk Marissa, kenapa kamu harus menyetujui pernikahan ini? Mengenai Keisha aku yakin suatu hari nanti dia juga bisa mendapatkan seorang ibu yang lebih baik daripada aku."

"Tapi itu pasti akan sulit, mengingat zaman sekarang sangat sulit mendapatkan orang baik yang bisa menerimaku beserta anakku dalam sebuah hubungan keluarga."

"Lalu apa rencanamu selanjutnya jika pernikahan ini benar-benar harus terlaksana?"

"Jadi Kakak setuju dengan pernikahan ini?" tanya Fatih dengan ragu. Tadinya dia pikir akan ada drama membujuk kakak iparnya, siapa yang menyangka jika Haira dengan mudahnya setuju.

"Kamu pikir aku punya pilihan lain? Bukankah hanya itu yang harus aku pilih?"

"Aku tidak bisa menjanjikan sebuah cinta, tapi aku pastikan jika aku tidak akan pernah mendua."

"Apa gunanya kesetiaan jika tidak ada cinta di dalamnya. Bukankah itu semakin jelas mengungkapkan jika aku sama sekali tidak berarti!" cibir Haira dengan menatap sinis Fatih.

"Maksud, Kakak?"

Haira menatap ke depan, seolah di sana ada pemandangan yang lebih menarik, sementara Fatih masih menunggu kakak iparnya berbicara.

1
Reader
perempuan yg uda mampu hidupi diri sendiri maa hanya MUBAH hukumnya nikah...
falea sezi
kok g up
yuni tingting
kk gak up lgi
Mrs Joyce
mana nih lanjutannya thor.di tunggu loh
Nnek Titin
lamaaaa bgt ya g up
yuni tingting
kpan up
Ati Hutabarat
up lagi donk thor
Nnek Titin
ini mana yaa lanjutan nyaa/Facepalm//Facepalm/
Nnek Titin
blum up lagi ya thor
hehehe d tungguin lanjutan nyaa
Lisa
Fatih itu jg plin plan katanya mau membuka hati utk Haira eh ternyt kena mslh anak demam aj udh berubah sikap n kata2 nya
Lisa
Ortu koq beda2 in anaknya
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Amit amit jabang bayi
Arini gatellll🤮
💖widia aja💖
ayo thor semangat up yg banyakkk
..🤩
Ni'matul Ulfah
sdh tamat ? Jane saya pengin sampai haira dan Fatih punya anak dan hidup bahagia.
Kartikah Sebly
Nice
Fery Ferary
mengandung bawang/Cry//Sob//Sob//Sob/
Gadis Manggar
up lagi thor.....
Husna_az: ditunggu ya kak 😍😍
total 1 replies
Erlys Noviana
bagus
Lisa
Aq mampir Kak
Lisa: sama2 Kak
total 2 replies
⁽⁽ଘ[🐾©️le🅾️🦋]ଓ⁾⁾
Zahra sinting
udah tau istrinya salah
masih aja dibelain

Pergi aja dari rumah neraka itu
Fix Haira bukan anak kandung mereka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!