Indonesia
NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 8.

"Clarissa! sebenarnya kamu mau apa? Hah?! bukankah kamu ingin bercerai dariku? sekarang aku sudah mengabulkannya!!!" teriak Stephen sampai air ludahnya terbang dari mulutnya, saat ia mengatakan apa yang ia teriakkan.

Ia begitu sangat emosi, membuat wajahnya merah padam.

"Kamu benar-benar membuatku jadi gila!"

Stephen yang masih membelakangi Clarissa, kembali memejamkan matanya untuk meredakan emosi dalam dirinya.

Clarissa semakin menangis melihat betapa terlukanya Stephen.

"Stephen, maafkan aku!" ucapnya disela-sela tangisannya, "Aku.. aku benar-benar tidak tahu, kenapa bisa jadi seperti ini!"

Sudut bibir Stephen menyunggingkan senyuman dingin, ia merasa kesal mendengar jawaban Clarissa.

"Aku janji, mulai hari ini tidak akan pernah lagi menyakiti kamu dan putri kita!!" janji Clarissa di antara tangisannya.

Stephen ingin tertawa mendengar apa yang dikatakan Clarissa, "Apakah aku harus percaya dengan janji mu, yang tidak mungkin bisa kamu penuhi itu?"

Mendengar nada putus asa Stephen, membuat kaki Clarissa melangkah satu langkah ke depan.

"Percayalah, tolong beri aku kesempatan, aku akan buktikan kepadamu, kalau aku akan menepati janji ku!"

Stephen perlahan membalikkan tubuhnya, dan memandang lekat mata Clarissa dengan mata sembabnya.

Mereka saling menatap beberapa detik tanpa mengucapkan satu patah kata.

Tapi kemudian Stephen memalingkan wajahnya, lalu meraih berkas perceraian yang sudah ia tandatangani dari atas meja.

"Baik, aku akan beri kamu satu kesempatan lagi untuk membuktikan perkataanmu, dan ini yang terakhir kalinya aku memberimu kesempatan!"

Stephen kemudian melemparkan berkas itu ke depan Clarissa begitu saja, lalu melangkah pergi dengan sikap dingin dan raut wajahnya yang datar.

Berkas-berkas itu melayang mengenai Clarissa, dan Clarissa hanya bisa memandang Stephen, yang melangkah pergi meninggalkannya di sana.

Air mata Clarissa kembali mengalir, lalu tubuhnya merosot jatuh terduduk ke lantai.

Tubuhnya terasa begitu lemas, Apa yang sudah terjadi selama enam tahun belakangan ini? kenapa aku bisa suka sama pria lain? dan, bahkan sampai menyakiti putriku sendiri?? bisik hati Clarissa dengan perasaan yang tidak nyaman.

"Tidak! walau apapun yang sudah terjadi, aku harus kembali mengejar Stephen, dan membuat Aurora kembali menerimaku sebagai Mamanya!" gumam Clarissa bertekad mengambil kembali miliknya.

Satu hari kemudian.

Siang hari ditaman samping dalam vila.

Aurora duduk santai di atas punggung patung beruang kecil, sembari memeluk boneka gajahnya, dengan wajahnya yang terlihat senang.

Tangannya yang terluka disanggah dengan gendongan tangan.

Clarissa yang melihat putrinya itu sedang bermain sendiri, melangkah mendekati Aurora sembari tersenyum hangat memandang putrinya itu.

"Aurora, Mama ingin ikut bermain juga sama kamu, Mama temanin kamu bermain, ya?"

Aurora menoleh ke arah Clarissa, dengan tatapan waspada memandang Ibunya itu.

Aurora seketika terkejut melihat Clarissa yang kembali melangkah mendekatinya, dan membuat anak kecil itu reflek berdiri dari atas punggung patung beruangnya.

Bruk!!

Ia terjatuh saat terburu-buru berdiri, dan membuat satu sandalnya terlepas dari kakinya.

"Aurora!!" Clarissa panik melihat Aurora yang terjatuh, dan membuatnya sontak menghambur untuk menolong putrinya kecilnya itu.

Tapi, dengan cepat Aurora menyeret tubuhnya mundur kebelakang, dengan wajah yang terlihat sangat ketakutan memandangnya.

Melihat Aurora ketakutan, Clarissa pun seketika menghentikan niatnya untuk menolong Aurora, dan kakinya dengan cepat mundur ke belakang.

"Baik, baik! Mama tidak akan mendekati dan menyentuhmu! Mama diam saja di sini berdiri!!" kata Clarissa dengan nada yang cemas melihat Aurora yang terjatuh.

Aurora yang terjatuh bergegas bangkit berdiri, lalu kemudian melarikan diri dari sana meninggalkan Clarissa.

Clarissa diam berdiri di tempatnya tidak percaya melihat putrinya itu sangat takut sekali padanya.

Ia melihat boneka gajah Aurora yang terjatuh di lantai taman, ia pun bergegas memungut boneka tersebut.

Bersambung.......

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!