Indonesia
NovelToon NovelToon
Bukan Pilihan Tapi Garis Takdir Yang Telah Ditetapkan

Bukan Pilihan Tapi Garis Takdir Yang Telah Ditetapkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yuli Zarti

sebuah kisah yang sangat menyentuh namun juga menyakitkan tapi tetap dijalani dengan cara yang kadang sulit untuk di terima. Akankah antara Aira dan Ridwan sanggup menjalani? dan bagaimana dengan Zaki. Apakah yang terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Zarti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8 mulai membuka hati untuk menerima Zaki

Melihat Aira begitu mengkhawatirkan dirinya untuk saat ini membuat Zaki merasa sangat bahagia. Walaupun belum tumbuh rasa cinta dihati Aira tapi melihat Aira begitu mengkhawatirkan keadaannya itu sudah cukup bagi zaki.

Pagi-pagi sekali Aira sudah bangun. Karena semalam ia merawat Zaki. Karena tiba-tiba saja Zaki demam tinggi. Ia melihat Zaki masih tertidur pulas. Aira tidur di sofa sementara itu Zaki tidur di ranjang miliknya. Aira pun beranjak dari tempat tidur untuk melaksanakan rutinitasnya sebagai seorang hamba. Selesai shalat subuh Aira pun beranjak menuju dapur.

Pagi ini Aira berniat membuat bubur ayam. Karena kondisi Zaki yang masih sakit Aira pun tidak ingin membuat makanan yang keras ataupun yang terlalu manis.

Zaki merupakan salah satu pemegang perusahaan di bidang properti. Ia merupakan seorang direktur utama di perusahaan miliknya. Setelah semalam momen yang membuat Zaki merasa bahagia pagi ini wajah Zaki begitu cerah.

saat ini Zaki dan Aira memilih untuk tidak tidur bersama pada umumnya pasangan suami-istri.

Karena Zaki sangat mencintai Aira dengan tulus. Saat ini Zaki hanya ingin menikmati masa-masa indah bersama Aira walaupun tidak mendapatkan cinta darinya .

Zaki pun bangun dari tidurnya. Ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamarnya namun tak menemui istrinya.

"Kemana Aira ya apakah dia pergi meninggalkan aku" , gumam Zaki. Zaki pun keluar dari kamarnya saat di ruang tamu tercium masakan dari dapur.

"Ya ampun ternyata dia di dapur kalau gitu balik lagi kekamar. Ni lagi kok tiba-tiba saja kumat tanpa melihat kondisi" , gumam Zaki yang berbicara pada dirinya sendiri.

Setelah selesai memasak bubur untuk Zaki Aira pun kembali kekamar dengan nampan berisi sarapan pagi.

Aira yang mengenakan pakaian gamis longgar dan hijab instannya pun berjalan menuju kamar Zaki.

Sesampainya di kamar Aira melihat Zaki bersandar di tempat tidur.

"Bagaimana keadaanmu mas, semalam kamu demam tinggi, nih aku buatkan kamu sarapan dimakan ya?" Ucap Aira.

Zaki pun tersenyum manis pada Aira.

"Aira boleh aku peluk kamu sebentar saja. Aku rindu kamu dan rindu kehangatan darimu. Apakah boleh?"

" Bo...bo..boleh mas", ucap Aira dengan gugup.

Zaki pun memeluk Aira . "Terimakasih Aira , aku sangat mencintaimu maafkan aku karena aku tidak memikirkan perasaan kamu . Dan langsung menikahi kamu tanpa persetujuan darimu" .

"Sudahlah mas gak perlu di sesali. Semuanya sudah terjadi mungkin ini jalanku untuk menempuh surgaNya" .

"Saat ini aku akan mencoba untuk menerima pernikahan ini. Tapi maaf aku belum bisa mencintaimu".

" Gak apa-apa kok Aira, aku janji aku akan membahagiakanmu semampuku. Tapi tolong maafkan aku ya". Aira hanya menganggukkan kepalanya.

Yaudah kamu makan dulu ya buburnya nanti keburu dingin takutnya sudah tidak enak dimakan.

"Apapun yang kamu beri dan yang kamu masakin untukku itu semua akan tetap enak dilidahku Aira" .

Aira merasa sedikit tersentak dengan ucapan Zaki yang begitu lembut dan tulus padanya. Aira pun menyuapi Zaki tanpa berkata-kata. Kini sedikit demi sedikit Aira mencoba untuk menerima Zaki .

Walaupun dihatinya masih tertulis nama yang begitu sulit untuk ia lupakan. " Aku harus bisa", bathin Aira.

Zaki melihat Aira sedikit melamun. Sementara bubur di tangan Aira masih tersisa sedikit.

Zaki pun menegur Aira. "Sayang, aku udah kenyang. Oh maaf mas tadi aku sedikit melamun," ucap Aira dengan jujur.

" Yaudah gak apa-apa kok". Zaki tahu saat ini Aira masih memikirkan Ridwan. Zaki tidak ingin memaksakan diri untuk memenuhi keinginannya. Walau bagaimanapun juga Zaki menikahi Aira dengan secara memaksa tanpa memikirkan perasaan Aira.

1
Rev
👍🏻
Adiba Azahra
Halo kak izin mampir yha 🙏😊🌸😍
Adiba Azahra: 👍🙏😊🌸😍
total 3 replies
Kayla Rane
aku mampir k.. cerita ya 😭 juga♥️

salam DUA SAHABAT DAN BAYI MISTERIUS 🙏🏻🤭
Yuli Zarti: oke terimakasih sudah mampir😍😍😍
total 1 replies
aku
jangan smpe aira jd istri second ya!! 😌🙏🙏
Yuli Zarti: 😊😊😊😊 terimakasih sarannya kak,
total 1 replies
Yuli Zarti
terimakasih 😍😍😍😍
Adiba Azahra
Terus semangat kak bagus loh ceritanya 👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!