Indonesia
NovelToon NovelToon
Dinikahi Calon Ipar

Dinikahi Calon Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:18.4k
Nilai: 5
Nama Author: REZ Zha

Ini bukan tentang pengkhianatan atau perselingkuhan.

Ditinggal kabur calon suami sehari sebelum pernikahan demi wanita lain adalah hal memalukan bagi Kanaya. Namun, terjebak dalam pernikahan darurat dengan Yudha, calon adik iparnya yang 7 tahun lebih muda dari usianya, jauh di luar bayangannya.

Tanpa cinta, tanpa persiapan, dia harus memulai hidup seatap dengan laki-laki yang lebih pantas menjadi adiknya.

Inilah kisah dua jiwa yang dipaksa bersatu demi sebuah nama baik. Apa yang terjadi dengan kisah mereka setelah menikah? Akankah rumah tangga mereka bisa bertahan? Apakah rasa cinta akhirnya tumbuh di antara mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon REZ Zha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sama-Sama Menjadi Korban

Ruangan itu seketika hening. Kalimat yang diucapkan Yudha sukses membuat Kanaya dan kedua orang tuanya terhenyak.

Gila! Ini hal yang konyol! Bagaimana mungkin mempelai pria digantikan oleh adiknya hanya beberapa jam sebelum akad nikah digelar? Ini bukan kisah fiksi novel, bukan juga cerita dari sebuah film. Tapi ini kenyataan yang dihadapi oleh Kanaya.

"Kau ..." Rasa geram di hati Danur semakin membuncah. "Kalian ... Kalian benar-benar ingin mempermainkan keluarga kami!" Wajah Danur memerah, sorot matanya memancarkan kemarahan, merasa terhina dan harga dirinya diinjak-injak oleh keluarga Wirawan. "Kau pikir pernikahan itu sebuah permainan? Bisa digantikan dengan pemain cadangan ketika pemain inti berhalangan?"

"Saya tidak bermaksud seperti itu, Om. Saya hanya ingin menebus kesalahan kakak saya dan menjaga nama baik kedua keluarga." sanggah Yudha tenang, mencoba meluruskan prasangka Danur yang menganggap dirinya berniat mempermainkan keluarga Wirawan. Jujur, sebenarnya ia pun merasa kecewa dan marah pada Yogi yang menyeretnya masuk dalam lingkaran ini. Namun, jika ia tak bertindak dan menyelesaikan masalah ini dengan baik, mau di mana muka keluarganya yang sudah dinodai dengan kebodohan Yogi?

"Saya sangat mengerti kekecewaan yang dirasakan Om dan keluarga. Tapi, saat ini, mungkin ini jalan keluar terbaik." Yudha berusaha menenangkan dan meyakinkan Danur, agar Danur tak salah paham dengan sikapnya.

Netra Kanaya terus mengamati Yudha. Pria itu terlihat cukup tenang menghadapi sikap keras sang papa. Tak sedikit pun terlihat gentar menghadapi intimidasi Danur yang terus menolak niat baiknya itu.

Ini kedua kalinya ia bertemu pria itu. Pertemuan pertama mereka terjadi saat jamuan makan malam keluarga memperkenalkan anggota keluarga. Saat itu Yudha tak banyak bicara dan terasa asing baginya. Kali ini, pria itu menunjukkan sikap dewasa, Setiap kalimat yang keluar dari bibir pria itu mengalir seperti oase di tengah gurun.

"Tidak! Saya tidak akan sudi menyerahkan Kanaya kepadamu! Lebih baik pernikahan ini batal sekalian daripada harga diri kami terus diinjak-injak!" Danur bersikeras menolak. Emosinya belum mereda. Baginya, lebih baik putus silaturahmi di antara mereka daripada ia harus menjerumuskan anaknya.

"Pa, aku setuju." Tiga kata itu tiba-tiba meluncur dari mulai Kanaya.

Danur menoleh cepat dengan mata membelalak, lalu berujar, "Maksud kamu apa, Ya?"

"Aku setuju dengan Yudha, Pa." Kanaya sendiri bingung, dorongan apa yang membuatnya senekat ini? Apakah karena rasa kagum yang tiba-tiba tumbuh di hatinya, melihat ketenangan Yudha, atau sekadar kepasrahan yang membuatnya bersedia menerima Yudha sebagai pengganti Yogi.

"Yaya, Papa nggak akan melakukan kesalahan untuk kedua kalinya, Nak." Papa nggak rela kamu dipermainkan seperti ini." Danur menggenggam erat tangan Kanaya. Dia dilanda penyesalan mendalam karena telah menjodohkan Kanaya dengan Yogi.

"Pa, kita nggak punya jalan keluar lain. Pernikahan sudah diambang pintu dan kita nggak bisa mundur." Kanaya harus bersikap realistis. Apa jadinya jika pernikahan mendadak dibatalkan? Mungkin jika fakta ini ia ketahui seminggu lalu, sebelum undangan disebar, dia pun setuju dengan keputusan papanya. Namun, dalam keadaan mendengar seperti saat ini, tawaran Yudha adalah jalan keluar terbaik.

"Tapi, Nak ... orang tahunya mempelai pria itu Yogi. Bagaimana mungkin kamu malah menikah dengan adiknya?" Anita ragu menyetujui keputusan putrinya.

"Kalau Mbak Kanaya, Om dan Tante setuju, nanti saya suruh orang untuk mengurus pergantian mempelai pria di KUA." Yang terpenting bagi Yudha adalah mendaftarkan dirinya sebagai mempelai pria yang akan menikahi Kanaya. Masalah lainnya, biarlah berjalan sesuai rencana. Kanaya dan Yogi pun baru beberapa kali bertatap muka dalam kurun waktu tiga bulan, berharap tak banyak kebarat Kanaya yang hapal dengan wajah Yogi. Kebetulan dirinya dan Yogi mempunyai beberapa kemiripan fisik, hanya saja kulitnya lebih putih dan posturnya lebih tinggi dari Yogi.

Tarikan nafas Danur terdengar berat. Seperti dipaksa memakan buah simalakama, apa pun keputusan yang diambil, semuanya tak menyenangkan hatinya.

"Kamu yakin, Ya? Tolong pikirkan baik-baik!" Danur meminta Kanaya berpikir secara matang. Apalagi pria yang akan dinikahi jauh lebih muda dari Kanaya.

"Kita nggak punya waktu untuk berpikir lagi, Pa. Kurang dari satu hari akad nikah akan dilaksanakan." Walau hatinya bercampur kesal dan kecewa, tapi Kanaya terpaksa mengambil keputusan ini.

Dia juga tak bisa marah pada kedua orang tuanya yang terus memaksanya untuk menikah. Saat ini rasa ego harus direndam, emosi harus dikendalikan, agar rencana pernikahan tetap bisa dilangsungkan.

***

Suasana tegang masih menggelayuti kediaman Danur setelah Wirawan dan Yudha meninggalkan rumah itu. Sanak saudara yang tahu calon mempelai kabur merasakan kemarahan yang sama atas perlakuan Yogi pada Kanaya.

Danur juga sempat mengundang beberapa tetangga dekat juga RT juga RW setempat. Dia sosok yang disegani dan dihormati di komplek perumahannya. Danur ingin menjelaskan tentang pengganti calon suami Kanaya. Memang sangat memalukan, namun apa boleh buat, menjaga agar tak terjadi fitnah, mau tak mau dia harus bertukar pendapat dengan tetangga sekitar.

Sementara selepas Isya, Kanaya lebih memilih menenangkan diri di kamarnya. Lelah tenaga tak sebanding dengan lelah hati yang ia rasakan saat ini. Momen pernikahan yang sakral bagaikan sandiwara yang harus ia lakonkan.

Mendadak menikah dengan pria lain dan jarak usia yang jauh di bawahnya, tak pernah terbayangkan di benak Kanaya sebelumnya. Entah, apa yang akan terjadi dengan rumah tangganya kelak?

Kanaya menatap wajahnya di cermin. Walau usianya hampir tiga puluh lima tahun, tapi dia masih terlihat segar, cantik dan awet muda. Itu sebagian pujian yang sering didengar dari orang-orang. Bersanding dengan Yudha yang lebih muda pun mungkin tidak terlalu tampak jauh perbedaannya.

Kanaya beranjak menuju meja kerjanya. Dia seorang guru, keberadaan meja kerja di kamar dibutuhkan jika dia menyusun tugas yang akan diberikan pada murid-muridnya.

Tangannya membuka laptop dan mengaktifkan tombol power-nya, ingin membuat draf surat kesepakatan dengan Yudha.

Beberapa menit otaknya berpikir, jemarinya merangkai kata demi kata, hingga draf berisikan surat kesepakatan, berpisah setelah tiga bulan pernikahan mereka selesai dibuat.

Yudha mempunyai wajah rupawan, tak kalah tampan dibanding Yogi. Mungkin Yudha juga mempunyai wanita lain yang diidamkannya. Namun, terpaksa menanggung kesalahan kakaknya. Dia tak ingin Yudha terus menanggung beban atas kesalahan yang dilakukan Yogi, Kanaya menyadari jika dia dan Yudha sama-sama korban dalam permainan yang dibuat oleh Yogi.

❤️❤️❤️

Bersambung ...

1
sri susanti
oalah,, udah penasaran malah nunggu lanjutan,,
Juwitae
Jadi kayak jemuran Mak Zha... nungguin besok lagi dahh🤭
sunaryati jarum
Emak berharap muncul dua garis merah
sryharty
ea ea ea malaaah di gantung ga tuh sama mam zha,,
baru manggap mam udah keluar kata keramat aja
Bersambung 😭
Ernalita Sitompul
sabar sabar...thor bikin kita pinisirin aza..😀 tp yakinlah hasilnya akan positip💪
Selin Tari
semoga da kabar baik dari Kanaya,
ρυтяσ kang'typo✨
semoga beneran garis 2 Yaya🤗🤗🤗semangaaat....
pasti senang sekali Yudha kalo tau Yaya tetiba positif
ρυтяσ kang'typo✨
nah kan...bener" pengecut ko Yogi tuh,bersyukur lah Yaya batal niakah ma dia,karna ada hikma di balik batal'y mereka😌😌😌😌nikah sama Yudha jadi berkah🥰❤️
ρυтяσ kang'typo✨
ya emang gitu kalo lelaki g gentle...mudah di salah pahami karna g ada penjelasan yang pasti😌😌😌usia pun g menjamin kedewasa'n toh,disebagai ka" malah harus dinasehati sama ade🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️bersikap dewasa dan bertanggung jawab donk Yogi,bangun hubungan mu sama Wulan dengan baik agar tidak canggung n minder dengan keluarga mu
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
semoga hasilnya beneran positif ya,semakin bertambah kebahagiaan untuk Kanaya dan Yudha juga keluarga mereka. pak Danur bisa membuka hatinya dan menerima Yudha sepenuhnya sebagai menantu.biarin Yogi dengan masalahnya menyelesaikan perbuatan yang dia lakukan.
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
emang sepengecut itu Yogi. gak sadar diri gak koreksi diri.padahal semua tindakannya dilakukan atas keinginannya sendiri dan dia tidak cerita yang sebenarnya pada keluarga Wulan.dia gak berpikir akibat yang akan timbul dari kaburnya dia dari pernikahannya dengan Kanaya.
sunaryati jarum
Malam pertama bertengkar malam selanjutnya tidak ada kehangatan . Untuk Naya semoga dua garis merah
sryharty
Yogi udah tua tapi ga dewasa ga kaya Yudha,kan bisa bilang baik2 sama Wulan,tanpa harus menyakiti perasaan istri nya,,
semoga garis dua ya nay
nuraeinieni
semoga saja hasilnya seperti harapanmu naya,,,hamil.
nuraeinieni
jgn menyudutkan wulan,,,dia juga tdk tau apa2,mending kamu jujur yogi pada keluarganya wulan,spy jedepannya tdk ada lagi gosip dan rumah tangga kalian langgeng dan cepat di beri momongan.
Ernalita Sitompul
Yogi,klu ada masalah..dewasa dong menghadapinya...lihat tuh adikmu Yudha..
Juwitae
Ayo Yogi berani gak ngaku kalo kamu yg ninggalin Kanaya. jujur Lo sama keluarga Wulan. semoga hasilnya garis 2 ya Naya
Rika Fitriana
semoga hasil'y positif
sunaryati jarum
Wulan selamanya akan minder, memang kurang bisa cepat menyesuaikan diri,mungkin karena pendidikan atau pengalaman, bahkan akan selalu merasa bersalah.Karena saat Yogi akan menikah malah mengabarkan kecelakaannya.Sudah garisnya Naya akan berbahagia dengan Yudha.Bahkan lebih tanggung jawab Yudha.Serta Yudha keknya tipe suami setia apalagi suka bercandaa
Ernalita Sitompul
Ayo Yogi,kamu sebagai kakak Yudha harus bertanggungjawab meluruskan masalah itu dan jangan kekanakan lagi.. nggak salah belajar sama adek sendiri dalam mencari solusinya sgar tidak membawa keretakan ditengah keluarga Wulan...Ayo Yogi perjuangkan kebahagiaanmu biar nggak ngelirik Kanaya tetus yiap kumpul keluarga nanti..🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!