Indonesia
NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Calon Kakak Ipar

Menikah Dengan Calon Kakak Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Arjunasatria

Sehari sebelum pernikahan, Selena Anderson ditinggalkan tunangannya. Ethan Carter pergi ke luar negeri tanpa berpamitan hanya meninggalkan pesan bahwa ia belum siap menikah.

Ketika kepergian Ethan mengancam nama baik dua keluarga besar, Jason Carter, kakak Ethan datang dengan sebuah tawaran yang tak pernah Selena bayangkan. Ia bersedia menggantikan Ethan di altar.

Selena akhirnya menikah dengan pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya.

Namun kehidupan bersama Jason perlahan mengubah segalanya. Di balik sikap dinginnya, Selena menemukan perhatian yang tidak pernah ia dapatkan dari Ethan.

Sampai Ethan kembali. Dan ingin mendapatkan Selena kembali. Sayangnya, perempuan yang dulu ia tinggalkan kini telah menjadi istri kakaknya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arjunasatria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Saat makan malam tiba, kehadiran Ethan membuat kedua orang tuanya terkejut. Rupanya, sore tadi Ethan tidak langsung menemui mereka. Ia justru pergi ke sebuah klub, mencoba mengusir rasa sakit di hatinya dengan minum minum.

Ethan pulang dalam keadaan mabuk, dan itu memicu amarah ayahnya.

"Kau dari mana saja?" Richard berdiri dari kursinya begitu melihat keadaan Ethan, suaranya tajam menahan amarah. "Kau baru pulang dari luar negeri hari ini, dan bukannya menemui orang tuamu lebih dulu, kau malah mabuk mabukan di klub?"

Ethan tertawa kecil, menjatuhkan tubuhnya ke kursi kosong dengan kurang hati hati hingga kursi itu berderit. "Aku butuh itu, Ayah."

"Kau butuh itu?" Suara Richard naik satu oktaf, wajahnya mulai memerah. "Anakku pergi seminggu tanpa kabar, membuat keluarga ini jadi bahan omongan seluruh kota, dan begitu pulang, hal pertama yang kau lakukan bukan menemui orang tuamu, bukan minta maaf, tapi malah mabuk di klub seperti tidak terjadi apa apa?"

"Aku tidak dalam kondisi untuk basa basi sopan santun, Ayah." Ethan menyandarkan kepalanya ke kursi, matanya setengah terpejam. "Aku baru saja tahu Selena sudah jadi istri kakakku sendiri. Menurut Ayah aku harus merayakannya sambil tersenyum?"

"Itu bukan alasan!" Richard menggebrak meja, membuat piring piring bergetar. "Kau yang menyebabkan semua ini, Ethan. Kau yang kabur di hari pernikahanmu sendiri, meninggalkan calon istrimu sendirian. Dan sekarang kau berani bersikap seperti ini, mabuk, seolah kaulah korban dari semua ini?"

Victoria berdiri, wajahnya pucat, tangannya meraih lengan suaminya seolah mencoba menahan amarah yang sudah hampir meluap. "Richard, tolong, dia baru pulang..."

"Justru karena dia baru pulang, dia harus dengar ini sekarang." Richard tidak menoleh dari Ethan, suaranya masih keras. "Kau pikir minum minum akan menghapus kesalahanmu? Kau pikir dengan mabuk seperti ini, semua yang sudah kau rusak akan kembali seperti semula?"

Ethan tidak menjawab, hanya menatap ayahnya dengan mata memerah, entah karena alkohol atau karena kalimat kalimat itu mulai menembus pertahanannya.

Selena duduk diam di kursinya, di sebelah Jason, tidak tahu harus berkata apa di tengah kemarahan yang mulai memenuhi ruang makan itu. Di bawah meja, ia merasakan tangan Jason menyentuh pergelangan tangannya sebentar, isyarat kecil yang seolah berkata bahwa ia tidak perlu ikut campur dalam pertengkaran ini.

"Aku sudah tidak selera makan," katanya, suaranya datar namun penuh kekecewaan. Tanpa menunggu jawaban siapa pun, ia melangkah meninggalkan ruang makan, punggungnya tegak meski langkahnya terasa lebih berat dari biasanya.

Victoria menatap kepergian suaminya sejenak, lalu bangkit dari kursinya. "Aku akan menyusulnya," katanya pelan kepada Selena dan Jason, sebelum bergegas mengikuti Richard keluar ruangan, meninggalkan meja makan yang kini hanya diisi oleh Ethan yang masih setengah mabuk, serta Jason dan Selena yang duduk dalam keheningan yang canggung.

Kini tinggal mereka bertiga di sana. Keheningan yang tersisa terasa jauh lebih berat daripada teriakan sekalipun. Ethan masih berdiri disana, menatap kosong ke arah Selena.

Jason duduk tegak seperti biasa, namun rahangnya sedikit mengeras, tanda bahwa ia sedang menahan diri untuk tidak berkata lebih banyak dari yang seharusnya. Selena pun tidak tahu harus berkata dan berbuat apa, setelah mendengar keributan barusan.

Jason akhrinya berdiri. "Aku sudah selesai," katanya, "kamu lanjutkan saja makanmu... aku duluan ke kamar." lanjutnya lalu berjalan meninggalkan Selena melewati Ethan begitu saja seolah Ethan tidak ada disana.

Selena semakin tidak tahu harus bagaimana, melanjutkan makanpun sudah tidak mungkin lagi. Lalu ia pun berdiri dan hendak pergi ke kamarnya.

Namun langkahnya di hadang Ethan. Ia menarik pergelangan tangannya menuju gudang penyimpanan di dapur.

"Jangan menghindar dariku nanti kamu tahu akibatnya!" kata Ethan setelah berhasil mengunci pintu gudang. Dengan tatapan yang tajam Ethan menatap Selena. "Aku tahu aku bersalah padamu, tapi tetap saja aku masih pacarmu. Jadi perlakukan aku sebagaimana kamu memperlakukanku seperti dulu!"

Selena langsung mendengus mendengar ucapan Ethan.

"Aku malas meladeni manusia ke kanak-kanakan seperti kamu." kata Selena.

Ethan tiba-tiba diam. Sangat diam. Bahkan napasnya seolah terhenti sesaat. Lalu... Dengan gerakan cepat dan penuh intensitas, dia mendorong tubuh Selena ke dinding.

"Jadi kamu... mulai nyaman main peran-peranan sebagai suami istri dengan Jason?" Suaranya rendah, hampir bergumam, tapi ada api besar di matanya. "Apa sekarang aku harus memanggilmu Kakak Ipar?"

Ethan semakin mendekat lagi sampai jaraknya hanya beberapa sentimeter dari wajah Selena. Tubuh kekarnya memancarkan panas yang tak terbendung. Dan bau alkohol begitu menusuk di hidung Selena.

Tanpa berkata apa-apa, Ethan meraih pinggang Selena menempelkan ke badannya, satu tangan memegang dagunya erat. Lalu... Ethan mendaratkan ciuman kasar penuh hasrat yang ditahan terlalu lama, lidahnya langsung masuk tanpa izin, menguasai mulut Selena seperti orang kelaparan yang akhirnya dapat makanan setelah puasa seharian.

Bibirnya melumat tanpa henti begitu panas dan liar… sama seperti sifat Ethan yang liar dan sulit untuk di atur.

Selena berusaha melepaskan ciuman itu. Tapi Ethan tidak membiarkannya melepaskan ciumannya

Begitu bibir mereka mulai berpisah, dia langsung mengejar lagi, menggigit lembut bibir bawah Selena sebelum menempelkan lagi mulutnya dengan lebih kuat.

Tangannya yang besar langsung merangkul pinggang Selena erat-erat, hampir menyekap tubuh Selena sepenuhnya agar tidak bisa kabur.

"Kamu pikir aku akan membiarkanmu pergi begitu saja?" bisiknya di sela-sela ciuman singkat yang kasar. Napasnya berat, penuh nafsu dan posesif. Lalu tanpa ampun... dia kembali mencium... lebih dalam dari sebelumnya.

"Hentikan, Ethan!" Selena hampir tidak bisa mengambil udaranya, karena ciuman Ethan tidak ada jeda. "Aku bilang berhenti!"

"Bibirmu bilang berhenti tapi tubuhmu tidak, Selena. Aku tahu kamu ingin lebih dari ini." ujar Ethan. "Nikmati saja, toh dulu pun kita sering seperti ini bahkan lebih gila dari ini... Selena kamu hanya milikku."

Ethan kini menciumi leher Selena, dengan lahap.

"Aaahh..." suara itu lolos dari bibir Selena. Dan menjadi bahan bakar bagi Ethan. Dia tidak berhenti, malah makin memperdalam ciumannya.

Dia tidak peduli dengan Selena yang meronta minta di lepaskan... dia bahkan tertawa pendek di sela ciumannya... tawa pendek penuh kemenangan.

Selena berusaha mendapatkan kembali kesadarannya. Tidak mudah baginya untuk menjauh dari pria yang selama ini telah mendiami hatinya, meskipun kini ia sudah menjadi istri Jason.

Pernikahan kilat itu memang tidak didasari cinta. Namun, tetap saja Selena merasa dirinya telah mengkhianati Jason. Perasaan bersalah itulah yang akhirnya menyadarkannya kembali. Ia tidak bisa terus membiarkan perasaannya menguasai dirinya.

Selena menggigit bibir bawah Ethan, membuat pria itu seketika melepaskan ciumannya. Ethan mengusap bibirnya yang berdarah dan terasa perih, lalu menatap Selena dengan kening berkerut.

“Selena, kau menggigitku?”

1
Allea
selena bodoh🤭
Dessy C: iya kak 🤭 pemeran utama versi oon kak 🙈
total 1 replies
Allea
selena kurang tangguhlah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!