Indonesia
NovelToon NovelToon
My Love My Security

My Love My Security

Status: tamat
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Kehidupan di Kantor / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:47.1k
Nilai: 5
Nama Author: sischa cintara

Slow update ya sahabat🙏😊🌹

Naura Arumi adalah pewaris tunggal dari perusahaan NA group,demi menyenangkan sang Ayah dan Bundanya Naura Arumi menerima keinginan sang Ayah untuk menjalankan perusahaan keluarganya itu, Naura Arumi adalah gadis dengan sikap Jutek, angkuh, dan sombong,sikapnya itupun diluluhkan seorang security yang bernama Anggara Putra Pradisa yang bekerja di kantornya itu.

Saat Arumi mengatakan pada kedua orang tuanya kalau dia sudah jatuh cinta pada Anggara, Ayah Arumi mulai mencurigai Anggara, karena ada yang tersembunyi dari kehidupan Anggara.

Apakah orang tua Naura Arumi akan menyetujui hubungan mereka nantinya? Dan siapakah Anggara sebenarnya?

Yuk kepoin lagi novel sischa cintara yang kesekian kalinya,karena kebanyakan ide jadilah sebuah cerita, tidak bisa hanya menghadapi satu cerita saja.🙏😊🌹

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sischa cintara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 09

09 🌹

Seminggu sudah Anggara bekerja di rumah produksi perusahaan NA Group saat dia hendak pulang, ponselnya berbunyi dia menatap ke arah ponselnya itu, terlihat di layar ponsel tersebut Pak Wawan memanggil, dia pun dengan segera menjawab panggilan tersebut.

" Halo Paman ada apa?"

" Ada kabar gembira, kalau kamu besok tidak di rumah produksi lagi, melainkan kamu sudah ditetapkan di kantor utama bersama dengan paman karena Security yang sudah kamu gantikan itu baru saja menghubungi pihak kantor kalau dia sudah mulai bisa bekerja esok harinya." terang Pak Wawan, Anggara pun tersenyum dengan senang karena dia tidak menyangka hanya satu minggu saja dia berada di rumah produksi tersebut, kemudian dia pun memutus sambungan bicaranya setelah mereka berbicara, kemudian Anggara pun melajukan kendaraannya kembali ke rumah dengan hati yang sangat gembira karena dia tidak harus tergesa-gesa lagi bekerja seperti biasanya menuju ke rumah produksi tersebut.

" Alhamdulillah akhirnya aku bisa bekerja di kantor bersama dengan paman dan aku bisa mengambil kuliahku waktu malam, tapi aku tidak ingin juga bekerja hanya di siang hari aku harus mengikuti jadwal yang ada di kantor agar aku tidak dianggap oleh yang lainnya keenakan." gumamnya di dalam hati sembari melajukan kendaraannya tersebut, lagi-lagi musibah terjadi dengannya, saat dia melajukan kendaraannya untuk berbelok ke arah kiri, sebuah mobil pun menyenggol kendaraannya tersebut dan Anggara terjatuh sedikit jauh dari motornya tersebut pengemudi mobil yang ternyata adalah Brandon dan Silva keluar dari mobil tersebut, untung saja Anggara tidak mengalami luka yang sangat berat dia masih bisa berdiri dan melangkah menuju ke arah motornya dengan sedikit berjalan pincang, karena pergelangan kakinya merasa sedikit sakit, namun dia terus saja melangkah dan berusaha memperbaiki motornya yang terjatuh itu.

Brandon mendekati Anggara.

" Kamu pakai kendaraan bisa nggak hati-hati, untung saja aku tidak melajukan kendaraanku dengan cepat, kalau sampai terjadi yang patal, kamu akan berurusan denganku!"

" Maafkan saya,mungkin saya salah," ucapnya yang sebetulnya bukan Anggara yang salah.

" Ya iyalah kamu salah, kalau kamu benar tidak mungkin kendaraan kekasihku menyentuh kendaraan kamu, udah cepat bawa pulang sana!" ucap Silva sembari mensedekapkan tangannya di dada, karena Anggara tidak mau memperpanjang tentang masalah tersebut, dia pun kemudian melanjutkan kembali kendaraannya untuk pulang ke rumah, walaupun kendaraannya tersebut mengalami sedikit lecet karena kali kedua kendaraan tersayangnya hadiah dari sang ayah itu mengalami musibah, dia hanya menghela nafasnya dengan panjang dan tetap melajukan kendaraannya tersebut menuju ke arah rumahnya.

Sesampainya di rumahnya Anggara memarkirkan motornya, dia memeriksa kembali kendaraannya tersebut sembari bergumam dalam hatinya.

" Biarkan saja mereka berbicara apa tentang aku dan kamu, tapi aku akan menjaga kamu terus!" ucapnya sembari menepuk kendaraannya tersebut sambil tersenyum, dia pun sedikit meringis karena menahan sakit di pergelangan kakinya tersebut.

" Aku tidak ingin Ibu mengetahui kalau aku baru saja mengalami musibah, karena aku tidak ingin Ibu memikirkan keadaanku saat ini, biar bagaimanapun mereka sangat baik sekali padaku dari mengurus aku dari kecil sampai sekarang, dia menganggap aku seperti anak kandung mereka dan aku pun diperlakukan tidak berbeda dengan kedua anak kandung mereka yaitu adik-adikku." gumamnya sembari tersenyum, dia pun berjalan berusaha tidak terlihat pincang karena dia tidak ingin memperlihatkan musibah yang sudah menimpanya barusan pada dang Ibu.

Namun sayangnya dia berusaha menutupi dari sang ibu tapi ibunya sudah mengetahui terlebih dahulu.

Ibu Ningsih menyambut sang anak di teras rumahnya tersebut, hati seorang ibu tidak bisa dibohongi dengan keadaan anaknya itu, karena dia melihat wajah sang anak yang menyembunyikan rasa sakit yang dideritanya, dia pun kemudian mengajak Anggara duduk di teras rumahnya tersebut sembari menyentuh kaki anaknya yang sakit seakan-akan dia mengetahui kalau anaknya itu sedang mengalami musibah, Anggara terkejut dengan sikap sang ibu yang terlihat mengetahui dirinya mengalami rasa sakit di kaki.

" Ada apa dengan Ibu, kenapa Ibu memegang kaki Angga?"

" Tidak usah bohong nak, wajah kamu tidak bisa menyembunyikan rasa sakit itu, memang kenapa kakimu? kok bisa bengkak seperti ini ?" Tanya sang Ibu sembari meraih kaki anaknya dan menaruhnya di pangkuannya.

" Sedikit terkilir Bu, saat menaiki tangga di perusahaan tempat bekerja Anggara."

" Kamu jangan bohong, tidak mungkin terkilir menimbulkan luka di lutut kamu itu, kamu jatuh ya dari motor.?"

Anggara hanya menghela nafasnya dengan pelan, Dia tidak bisa berbohong dengan Ibunya, dia pun kemudian menceritakan semuanya pada Ibunya tersebut, tentang kejadian musibah yang sudah menimpanya, Ibunya pun hanya menarik nafas dengan panjang sembari berkata.

" Alhamdulillah, Kamu tidak apa-apa, jadikanlah musibah ini pelajaran untukmu, agar di jalan kamu bisa hati-hati lagi." ucapnya sembari memijat kaki anaknya tersebut dan Anggara pun hanya menganggukkan kepalanya sembari tersenyum menatap sang Ibu yang begitu penuh kasih sayang padanya.

***

Keesokan harinya Anggara sudah siap untuk berangkat bekerja.

Awalnya Ibu Ningsih melarang Anggara untuk bekerja karena keadaan Anggara yang terlihat masih sedikit sakit, tapi sayangnya Anggara tetap ingin bekerja, karena dia menganggap pekerjaannya baru dan belum bisa untuk libur, walaupun dia dalam keadaan sakit kakinya tersebut.

Ibu Ningsih hanya menghela nafasnya dengan dalam, karena dia harus menghargai keputusan sang anak, setelah kepergian anaknya tersebut dia pun hanya bisa berdoa di dalam hatinya untuk keselamatan sang anak.

Saat dia hendak masuk ke dalam dia melihat sebuah mobil berada di depan rumahnya tersebut, dia merasa heran dengan mobil yang dua kali dilihatnya itu, namun pengemudi ataupun orang yang di dalam mobil tersebut tidak keluar sama sekali, dia merasa heran karena sudah beberapa hari mobil tersebut berada di depan rumahnya, setiap Anggara berangkat bekerja.

" Siapa mereka? kenapa mereka selalu ada di saat Anggara berangkat bekerja? sudah dua hari ini aku melihat mobil itu, ada di depan rumahku, lebih baik aku tanyakan pada mereka, siapa tahu mereka ada keperluan, sehingga mereka tidak mengetahui alamat yang dituju." Ucap Bu Ningsih, kemudian melangkah menuju ke arah jalan, saat dia sampai di pagar rumahnya, mobil itu pun kemudian meninggalkan depan rumah Bu Ningsih, membuat perempuan paruh baya itu merasa heran dengan mobil tersebut.

" Kenapa mereka pergi setelah aku berada di depan pagar rumahku sendiri, dari tadi mereka tidak pergi sama sekali, kok aku Jadi curiga ya." ucapnya kemudian menatap lekat ke arah mobil tersebut melaju.

***

Di kediaman rumah mewah tepatnya di rumah Brandon.

" Bagaimana hubungan kamu dengan Arumi?" tanya seorang laki-laki yang sedang duduk di atas kursi roda tersebut.

Dia adalah Bryan Perwira kakak kandungnya Brandon, Bryan mengalami kecelakaan beberapa tahun yang silam yang mengakibatkan dia harus seumur hidup duduk di atas kursi roda karena kedua kakinya mengalami kelumpuhan.

" Hubunganku dan Arumi baik-baik saja, dia pasti nanti akan merasakan apa yang kakak rasakan saat ini." Ucap Brandan.

" Sudah Kakak katakan padamu, Arumi tidak bersalah, kenapa kamu masih ingin membalas dendam pada Arumi."

" Tidak salah,? apa maksud kakak, jelas-jelas karena dia kakak mengalami ini semua, Aku ingin dia merasakan apa yang kakak rasakan."

" Brandon! sudah Kakak bilang Arumi tidak salah.!"

" Berapa kali pun Kakak bilang, dia tidak salah, aku tetap menganggap dia lah penyebabnya sampai Kakak selamanya duduk di atas kursi roda ini." ucap Brandon sembari melangkah meninggalkan lelaki tersebut, Bryan hanya menghela nafasnya dengan panjang sembari menatap kepergian sang adik dari hadapannya.

1
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
akhirnya mereka menemukan kebahagiaan nya semua ,
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
orang tua kamu denger kamu ngerebut pacar sahabat sendiri semarah itu gmn nanti kl orang tua kamu tau kl dulu kamu pernah nabrak orang gmn reaksi orang tua kamu Silva
@C͜͡R7🍾⃝ᴀͩnᷞnͧiᷠsͣa✰͜͡w⃠࿈⃟ࣧ
uuhui Arumi baru di bonceng motor udah senyum"
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah..akhiry happy ending..smg peenikahan mereka trs samawa ya...sukses trs thoor di tunggu bonkapy..
🌷💚SITI.R💚🌷
pasti perjodohan ini akan membuat mereka seneng..walau awaly ga begitu nerima..
🌷💚SITI.R💚🌷
smg arumi jg cpt nikah sm anggara..
🌷💚SITI.R💚🌷
smg arumi trs jd orang yg ramah dan pemaaf..arumi sangat cocok sm anggara..lanjuuut
🌷💚SITI.R💚🌷
sepeetiy ke 2 orang tuay nih yg akan bertindak..lanjuuut
🌷💚SITI.R💚🌷
memang betul pa.burhan dia laki² yg luar biasa dan hebat didikn agamay..lanjuut
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah bisa kumpul sm kedua orang tua kandungy anggara...lanjuut thoor
Pujiastuti
ayo siapa nih yang duluan jujur sama perasaanya
Pujiastuti
ternyata beneran si Silvi hamil untung ngak kenapa² sama mereka berdua
🌷💚SITI.R💚🌷
lanjuuut
🌷💚SITI.R💚🌷
lanjuut aja lah
🌷💚SITI.R💚🌷
hukum hrs tetap beelsku dan dia hrs merasakn hukumany..krn arumi yg sdh di fitnah
🌷💚SITI.R💚🌷
yah di tanyakan sm silva mana mau dia jujur..klu dia jujur yg ada branden ga mau sm dia lg..lanjuuut
🌷💚SITI.R💚🌷
udh ga sabar..gmn klu kebenaran trungkap pastinlamu shock bngt dan malu de branden..
Pujiastuti
bijak sekali kakaknya Brandan ini mau memaafkan orang yang sudah membuat dia tidak bisa berjalan lagi
kenapa ya sama Silva kok sakit perutnya apa Silva hamil ya kak atau ada penyakit lain🤔🤔🤔🤔
Pujiastuti
akhirnya terbongkar sudah kejahatan su Silva
Pujiastuti
yang salah tu bukan Arumi tapi pacar kesayanganmu tu yang sudah nabrak kakakmu tapi ngak tangung jawab
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!