Indonesia
NovelToon NovelToon
PESONA DUDA

PESONA DUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda / Pengasuh
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Firda Septii Msi

Hari kesialan bagi Aluna ketika bertemu dengan teman kakaknya. Seorang pria matang yang menggoda ,namun juga menyebalkan.

Penasaran dengan ceritanya? Simak Pesona Duda ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firda Septii Msi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

Dua minggu setelah percakapan itu, Tama menepati janjinya. Hari Minggu pagi, ia memberitahu Daffa bahwa mereka akan bertemu seseorang yang spesial.

“Siapa?” tanya Daffa dengan mata berbinar, meski ragu.

“Ayah mau ajak kamu ketemu Ibu.”

Sejenak, waktu seperti berhenti. “Beneran, Yah?” suara Daffa bergetar di ujung harapan.

Tama mengangguk, tersenyum tipis. “Beneran.”

Aluna yang mendengar percakapan itu dari dapur hanya menatap diam. Ada perasaan lega untuk Daffa, tapi juga was-was. Ia tahu kehadiran sosok ibu bisa membawa luka lama sekaligus membangkitkan harapan yang rapuh.

Mereka bertiga pergi ke sebuah kafe tenang di sudut kota. Tempatnya tidak terlalu ramai, agar Daffa tidak canggung. Begitu masuk, Daffa langsung melihat seorang wanita duduk di meja pojok, rambut hitamnya tergerai rapi, matanya menatap pintu dengan gugup.

“Ibu…” bisik Daffa. Tanpa menunggu, ia berlari menghampiri.

Wanita itu berdiri, wajahnya diliputi emosi yang sulit diartikan. “Daffa…” Ia berjongkok dan merengkuh anak itu erat, air mata menetes di pipinya. “Kamu tambah besar… Ibu kangen sekali.”

Daffa memeluknya sekuat tenaga. “Aku juga kangen…”

Tama mendekat, memberi jarak. “Hai, Rania,” sapanya singkat.

Rania hanya mengangguk, lalu fokus kembali pada anaknya. “Kamu sehat? Pinter di sekolah?”

Daffa mengangguk. “Iya. Tante Aluna sering buatin bekal enak. Ayah juga suka ajak aku main.”

Sekilas, mata Rania melirik ke arah Aluna yang duduk tak jauh dari mereka. Ada senyum, tapi tipis dan kaku. “Tante Aluna?” suaranya mengulang dengan nada samar yang sulit ditebak.

“Iya,” jawab Daffa polos. “Dia yang jagain aku kalau Ayah sibuk.”

Rania mengangguk, tapi sorot matanya berubah.

Mereka menghabiskan waktu hampir satu jam di kafe itu. Rania bercerita sedikit tentang pekerjaannya sekarang, meski tak menyentuh alasan perceraian. Daffa mendengarkan dengan penuh perhatian, seolah tak mau melewatkan satu detik pun bersama ibunya.

Namun, suasana mulai berubah ketika Daffa pergi ke toilet sebentar.

“Kenapa kamu percayakan dia ke orang lain buat dijagain,” ucap Rania dengan nada datar, menatap Tama tapi matanya melirik sekilas ke arah Aluna.

Tama menghela napas. “Aluna itu pengasuh, bukan ‘orang lain’. Dia sayang sama Daffa, dan Daffa butuh itu.”

Rania tersenyum tipis, tapi bukan senyum hangat. “Semoga saja ‘sayang’ itu nggak jadi alasan kamu gantiin aku.”

Aluna yang mendengar jelas ucapannya menunduk, pura-pura sibuk dengan ponselnya. Ada rasa tidak nyaman menyelusup di dadanya, meski ia tahu tidak seharusnya ikut campur.

Ketika Daffa kembali, Rania langsung kembali tersenyum manis, seperti tak terjadi apa-apa. “Nak, minggu depan Ibu mau ajak kamu jalan-jalan. Boleh, Ayah?” tanyanya pada Tama.

Tama berpikir sejenak, lalu mengangguk. “Boleh, selama aku tahu kamu ke mana.”

Pertemuan itu berakhir dengan pelukan panjang. Daffa memegang tangan ibunya sampai di pintu mobil, enggan melepas. “Aku nggak mau pulang,” bisiknya.

Rania mengusap pipinya. “Kita ketemu lagi, sayang. Ibu janji.”

Rania mulai berjalan pergi meninggalkan Cafe dan juga meninggalkan Daffa yang masih begitu merindukan ibunya.

Di perjalanan pulang, Daffa duduk diam, memeluk boneka kecil yang tadi diberikan ibunya. Sementara Tama fokus menyetir, Aluna hanya sesekali melirik lewat kaca spion. Ia tahu, mulai hari ini, akan ada dinamika baru di rumah itu — dan mungkin, badai yang lebih besar di depan.

1
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!