"Keadilan di kota ini tidak ditegakkan, melainkan diperdebatkan dengan nyawa."
Bagi Dr. Saraswati, detektif psikolog jenius, semua kejahatan pasti tunduk pada logika dan akal sehat. Hingga "Sang Pembebas" muncul—pembunuh berantai misterius yang membantai para elit korup tanpa jejak, hanya menyisakan teka-teki berdarah yang mengejek hukum.
Di mata publik yang tertindas, pembunuh ini adalah pahlawan. Di mata hukum, ia monster anarkis.
Alih-alih bersembunyi, Sang Pembebas justru mengincar Saraswati. Melalui teror pesan chat rahasia, ia mengajak sang detektif bermain kucing-kucingan mematikan, menguliti trauma masa lalunya satu per satu.
Untuk menangkap entitas di luar nalar ini, Saraswati dihadapkan pada pilihan fatal: mempertahankan kewarasannya dan kalah, atau melepaskan logikanya untuk menyelami kegelapan pikiran sang pembunuh.
Siapa yang memburu, dan siapa yang sebenarnya sedang diburu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MUXDHIS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
LABIRIN EGO: DIALEKTIKA DUA JIWA DI KOTA TAK BERNAMA (NOVEL VERSION) Komentar