Setelah dinner romantis dan lamaran secara pribadi dilaksanakan beberapa waktu lalu, dua pasangan itu mengadakan makan bersama keluarga Wijaya dan Praditya untuk membicarakan hubungan keduanya.
Mereka makan di restoran milik Angga.
"Nah berhubung Arya dan Dion sudah melamar pacarnya masing-masing. Kita sebagai orang tua saatnya membicarakan pertunangannya"ujar Kusuma.
"Benar Pak Kusuma. Mungkin agar lebih yakin kita tanyakan pada anak gadis kita tentang kesiapan mereka"sambung Angga.
"Syan...kamu siap bertunangan dengan Arya?"tanya Ratih.
"Eemm..gimana ya? Kalo papah sama mamah udah kasih restu dan Arya juga siap maka Isyan juha siap"tegas Isyan.
"Lalu kamu bagimana dengan kamu Ra? Kamu siap tunangan dengan Dion?"tanya Laras.
"Ra..Dion ganas loh"ujar Arya dengan gaya berbisik padahal dia berbicara dengan suara keras.
"Arya..jangan meledek"ujar Laras menepuk lengan putranya.
"Kalau keluarga Dion menerima keluarga kita sebagai keluarga mereka, Rara siap koh mah"ujar Rara.
"Yeayy..."lirih Dion dengan gaya kemenangannya.
"Wah kalo sudah begini pasti minta cepet nikah nih"ledek Rama menyenggol lengan Dion.
"Uh bukan cepet lagi tapi kalo bisa besok"serobot Dion semangat 45.
Isyan menoyor pelan kepala Dion karena gemas dengan tingkah sepupunya.
"Bisa nggak sih..nggak usah agresif. Kaya uler aja"gerutu Isyan sebal.
"Itu semua terserah Pak Kusuma dan Pak Rama saja"ujar Angga.
"Anak kita sudah cukup umur untuk menikah bagaimana dua minggu yang akan datang kita adakan pertunangan untuk keduanya"ujar Kusuma.
"Bentar...tunangan Isyan bareng Dion gitu?"tanya Isyan dengan wajah terkejut.
Semua orang takut jika Isyan marah karena pestanya digabung dengan Dion.
Kemudian isyan melirik Dion dan mereka melakukan tos masa kecil mereka yang masih sering dilakukan sampai sekarang sambil tertawa.
"Kamu nggak marah Syan?"tanya Sinta.
"Ngapain isyan marah Te...Isyan malah seneng kali"jawab Isyan.
"Hiung-hitung irit biaya. Nah baru nanti pas honeymoon sewa kapal pesiar tuh"celetuk Dion.
Rama…
Pengorbanan Cinta 1
Bab 22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments