Bab 42

Jam enam pagi, Isyan sudah sibuk memasak untuk sarapan. Bukan hal baru bagi Isyan mengerjakan pekerjaan rumah. Walaupun dia anak Kusuma Wijaya tetap saja jiwa merakyatnya selalu berkobar. Karena prinsip yang selalu Isyan pegang "Diatas langit masih ada langit jadi membumilah agar hidupmu bersahaja."

Setelah selesai masak Isyan langsung mandi dan sarapan. Kemudian bergegas berangkat ke kantor menggunakan taksi. Isyan selalu berusaha sampai di kantor sebelum Gavin datang dan ternyata Gavin belum datang.

"Huh untung dia belum datang"ujar Isyan mengelus dadanya sambil mengintip ruangan Gavin.

"Siapa bilang saya belum datang!"teriak Gavin yang sudah berdiri di belakang Isyan.

Isyan pun terperanjat dan langsung membulatkan matanya saat Gavin berada di hadapannya.

"Sejak kapan bapak di sini?"tanya Isyan.

"Sejak saya jadi direktur utama. Kenapa?"balas Gavin

"Santai aja kali Pak nggak usah ngegas. Bapak belum sarapan ya"ujar Isyan.

"Kok kamu tahu kalau saya belum sarapan?"tanya Gavin penuh selidik.

"Soalnya bapak galak kayak preman pasar"ujar Isyan tertawa.

Gavin menatap isyan dengan tatapan tajam, melihat ekspresi Gavin yang menakutkan Isyan langsung menutup mulutnya dan berhenti tertawa.

"Belikan saya sarapan"perintah Gavin.

Isyan menjulurkan tangan sambil menaikkan alisnya.

"Apa?"

"Uangnya lah Pak. Masa saya beli sarapan pake surat Al Fatihah emang mau ziarah"celoteh Isyan.

Gavin mengambil uang 50rb dari dompetnya lalu menyuruh Isyan pergi. Kemudian Gavin masuk ke ruangannya dan langsung membuka laptopnya.

10 menit berlalu tiba-tiba Isyan masuk ke ruangannya dengan napas ngos-ngosan.

"Ngapain kamu balik lagi?"tanya Gavin.

"Bapak belum ngomong mau dibeliin sarapan apa. Kan nggak mungkin saya beliin bapak cilor atau telor gulung"jelas Isyan.

Gavin menghela napas kasar sembari memutar bola matanya.

"Kan kamu bisa telpon atau chat saya"ujar Gavin.

"Sejak kapan saya punya nomor telpon bapak"seru Isyan mengerutkan dahinya.

"Kamu nggak punya nomer saya?"tanya Gavin meyakinkan.

I…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Irene PW

Irene PW

Gavin pilih isyan atau ratna?? 😅

2020-05-12

1

Hanny Achmad

Hanny Achmad

Semangat kak... Ditunggu lanjutan ceritanya...

Yuk qt saling boom like & rate 5,, saya tunggu di karya saya RANI YANG KEDUA,, terimakasih....

2020-04-15

1

Kusumafa

Kusumafa

Tarraaa aku sudah mampir , aku udh ngasih bom like, rite bintang lima lho. kapan2 mampir ya ke karyku yang lain

2020-04-15

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!