Berita pertunangan antara anak dari keluarga Wijaya dan keluarga Praditya sudah terdengar. Tinggal lima hari lagi menuju hari pertunangan.
Semua sudah dipersiapkan. Dari ballroom, jelas memakai hotel milik Wijaya Group. Katering dari restoran Arya. Pernak pernik seserahan di urus mamahnya Dion. Memang keluarga ini antara terlalu mandiri atau bisnis mereka yang terlalu banyak hingga tidak perlu pusing mencari apapun yang diinginkan.
Dan bagusnya lagi, undangan pertunangan justru Rara yang mendesig,n karena dia ahli dibidang design. Dan semua baju diurus mamahnya Isyan.
-----
Seperti syarat dari Isyan pada Arya saat akan resign bahwa Arya harus mengantar Isyan ke kantor setiap hari.
"Selamat pagi..."sapa Arya yang sudah berdiri didepan pintu dengan setangkai mawar.
Isyan menerimanya bunga dengan sangat senang.
"Berangkat sekarang?"tanya Arya.
"Ayo..."jawab Isyan semangat.
Lalu Arya membukakan pintu mobil untuk Isyan. Kemudian Arya mengantar Isyan ke kantor.
Siang ini Isyan ada meeting dengan klien di salah satu restoran. Isyan memutuskan pergi sendiri tanpa sopir dan bodyguard. Di jalan Isyan merasa aneh dengan sebuah mobil hitam di belakangnya.
"Kayaknya mobil itu ngikutin aku deh"ujar Isyan melihat dari kaca tengah mobil.
Isyan menggigit bibirnya lalu siap menginjak gas mobil sampai kecepatan mobilnya 90 km/jam.
Isyan mempercepat laju mobilnya, dan sedikit mempermainkan gaya menyetirnya.
Di depan ada lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau tinggal tiga detik. Isyan menarik napas dan langsung menginjak gas kuat dan akhirnya dia melewati lampu hijau itu.
Dan lampu lalu lintas berubah jadi merah dan mobil itu pun tak bisa mengikuti Isyan lagi. Dia pun bisa bernapas lega dan mengembalikan kecepatan mobilnya seperti sedia kala.
Setelah selesai meeting Isyan segera kembali ke kantor. Dia menyuruh sekertarisnya, Arum meminta agar Dion ke ruangannya.
"Ada apa Syan? Ada masalah dengan meeting tadi?"tanya Dion.
"Bukan itu"jawab Isyan cepat.
Isyan membuka HPnya dan memberik…
Pengorbanan Cinta 1
Bab 24
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 72 Episodes
Comments