"Maaf nona. Saya permisi," ucap Rayan berlalu
"Ta-tapi kau."
Ucapan terpotong saat lelaki mirip Raka sudah pergi dari hadapannya. Ia tak mau terlalu berharap jika Raka masih hidup, ia memilih kembali berbelanja tujuan utamanya.
Setelah setengah jam, ia buru-buru kembali kerumah. Sampai di rumah, Hilda menaruh belnjaannya di dapur lalu beralih ke kamar melihat buah hatinya. Saat membuka pintu ternyata sudah bangun dan bermain bersama Lia.
"Hai sayangnya Mami," sapa pada bayi mungilnya
"Hai Mami," Lia menirukan gaya bicara anak kecil
"Oh ya Li, kamu tunggu ya. Aku mau mandi dulu baru kita masak."
"Siap nona."
Hilda bergegas mandi karena tubuhnya terasa lengket, 15 menit keudian ia sudah segar kembali dan semakin cantik. Hilda menggendong Berlian dan mereka turun ke dapur, saat keduanya masak bayi mungil di taruh di stroller. Dan tak butuh waktu lama, keduanya sudah selesai masak, kemudian ia menata makanan tersebut ke dalam box untuk di bagikan kepada tetangga.
"Taraaaa .... sudah siap."
"Ya udah kita jalan yuk, Li. Mumpung masih jam segini."
"Baik nona."
Hilda membawa beberapa kotak makan sedangkan Lia mendorong bayi Berlian di stroller, mereka berjalan mulai dari tetangga dekat hingga terakhir di tempat dokter Sarah.
"Huh, ini yang terakhir Li. Semangat," seru Hilda
"Iya nona."
Akhirnya mereka sampai di depan rumah agak besar milik dokter Sarah, Hilda mulai memencet bel rumah.
Tintong
Tintong
Dan akhirnya di buka oleh asisten rumah tangganya.
"Selamat siang Bu, saya warga baru di depan sana. Saya Hilda, ini ada makananan untuk Dokter sebagai perkenalan saya," tutur Hilda lembut
"Baik nona, saya panggilkan dokter Sarah dulu ya. Tunggu sebentar."
"Baik Bu."
Tak lama, muncul wanita paruh baya masih cantik dan anggun kira-kira sebaya Mami nya. Ia menghampiri Hilda dengan senyum manis.
"Siang nona, saya dokter Sarah. Bisa dibantu?"
"Saya Hilda, dokter, warga baru di sini. Saya ada sedikit makanan untuk dokter sebagai perkenalan saya."
"Wah terimakasih Hilda, kamu ngga…
Anak Geniusku Adalah Pewaris Kaya
Rayan atau Raka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 204 Episodes
Comments