Devia meraba sesuatu yang dia peluk dengan mata yang masih terpejam. Perlahan dia buka matanya dan dia langsung membelalakan matanya ternyata yang dia peluk Skala bukan guling.
"Loh kok , dia tidur di sini bukannya di sofa " ujar Devia kebingungan ,dengan posisi yang masih memeluk Skala.
"Pantesan keras " ujar Devia.
"Apa yang keras? " tanya Skala tiba-tiba.
"Innalillahi! Mas ngagetin" ujar Devia yang tiba-tiba kaget ketika Skala menyahut ucapannya sedangkan pria itu masih menutup matanya.
"Kamu kenapa bangun hmm? " tanya Skala menghadap ke wajah Devia dengan jarak yang begitu dekat bahkan hidung mancung Skala menyentuh hidung Devia. Gadis itu bisa merasakan hembusan napas Skala , jantungnya berpacu cepat dan darahnya seakan berdesir ketika melihat wajah suaminya sangat dekat .
Devia menahan napasnya, dia berusaha menggeser tubuhnya dari Skala tapi, pria itu menahan pinggangnya Devia meneguk ludahnya kasar . Satu kali gerakan saja bibirnya langsung menyatu dengan bibir Skala . Mata pria itu menatap mata Devia dan turun ke bibir pink alami milik Devia.
"Ya Allah kok jantung hamba berdisko kaya gini" batin Devia.
Skala menutup matanya dan perlahan mendekatkan wajahnya pada Devia. Gadis itu langsung membulatkan matanya sebelum bibir Skala menyatu dengan bibirnya, dia menutup bibirnya dengan tangan. Skala membuka matanya dan dia malah mencium tangan Devia yang di sengaja gadis itu.
"Kenapa bibirnya di tutup pakai tangan, saya mau cium sebagai imbalan mengerjakan skripsi kamu " ujar Skala. Devia kaget mendengarnya, perasaan tadi Skala menolak ngerjain tugasnya itu.
"Bukannya mas gak mau tadi ngerjain tugas aku ? " tanya Devia.
"Tadi memang saya tidak mau , tapi melihat kamu sampai ke tiduran ngerjain skripsi dan penawaran kamu yang mau melayani , jadi saya berubah pikiran , saya mau mengerjakan skripsi kamu " ujar Skala. Devia sudah tidak bisa menelan ludah lagi, nyesal dia nawarin kaya gitu sama Skala, lebih baik ngerjain skripsinya sendiri dari pada harus l…
Istriku Mahasiswiku
Senjata makan tuan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments
febby fadila
jangan maksa dulu skala pelan² aja dulu buat devia cinta sama kamu baru kamu minta hak kamu sebagai suami
2026-05-06
0
🍀 chichi illa 🍒
jauh beda umur nya skala pikiran nya sudah matang ..sedangkan Devia masih pikiran muda ..gak bisa nyalahin juga si.. apalagi nikah karna perjodohan ..di tunggu bucin nya ...semangat Thor
2022-01-03
1
€nd@h
inget pahala devia....yg ikhlas aja ntar jg kamu ketagihan🤭
2021-12-22
0