Dafa menjalankan mobilnya meninggalkan pekarangan rumah Fira. Dia pergi dari rumah gadis itu bukan tidak mau berjuang lagi atau menyerah hanya saja hatinya begitu sakit melihat Fira menangis di hadapannya dan itu sangat menyiksa dirinya , tanpa Fira berkata apapun dia bisa melihat dan merasakan betapa terlukanya dan menderitanya Fira hanya mendengar tangisan gadis itu yang begitu menyayat hati .
Dafa menepikan mobilnya, dan memberhentikannya . Pria itu menyandarkan tubuhnya di jok mobil dan memejam matanya. Seketika bayangan saat dirinya membentak dan menghina Fira dulu,melintas di kepalanya. Dafa mengusap wajahnya kasar, bibirnya terus mengatakan kata maaf karna begitu menyakiti dan membuat Fira menderita.
"Biarkan untuk beberapa hari ini aku tidak menemui Fira. Mungkin dia butuh waktu untuk bisa memaafkan aku dan melupakan kejadian itu " gumam Dafa. Dia kembali menjalankan mobilnya menuju rumah adiknya, Devia.
Tidak butuh waktu lama, Dafa sudah sampai di depan rumah kembarannya tersebut. Pria itu menjalankan mobilnya masuk ke pekarangan rumah adiknya dan memberhentikannya mobilnya. Dafa keluar dari mobil dan berjalan kepintu masuk.
Pria itu tersenyum melihat adiknya yang menggendong Alvian dan tengah bermain dengan Devia yang duduk di sofa ruang tamu .
"Assalamu'alaikum, dek" ujar Dafa mengucapkan salam. Devia menatap keasal suara dan tersenyum hanya menyambut kedatangan abangnya.
"Waalaikumsalam, masuk bang Dafa " ujar Devia. Dafa yang berdiri di depan pintu berjalan masuk dan duduk di sebelah adiknya.
"Skala mana? " tanya Dafa melihat-lihat rumah yang nampak sepi.
"Mas Skala lagi ngajar di kampus " jawab Devia.Dafa hanya mengangguk-nganggukkan kepalanya .
"Abang sakit? Kenapa mukanya kelihatan lesu gitu? " tanya Devia yang memegangi dahi Dafa dengan telapak tangannya memeriksa apa abangnya ini demam.
"Abang gak demam, cuma banyak pikiran aja " jawab Dafa sambil mencubit pipi keponakan itu.
"Abang mikirin apa sampai lesu kaya gitu? " tanya Devia penasaran. D…
Istriku Mahasiswiku
Penyesalan mendalam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 132 Episodes
Comments
febby fadila
sabar dan sellu berdoa dafa tetap semangat ya
2026-05-06
0
Ayuningsih
serius cerita dafa sama fira mengandung bawang aku nangis banget bacanya
2022-04-08
0
khairi
Paman Azka 😂😂😂😂😂
2021-12-17
0