DUA PULUH EMPAT

Sepulang Mila dari kediaman mereka, suami istri saling berpandangan, entah apa yang ada di pikiran mereka, yang jelas guest kekecewaan tampak jelas di mata Sofi.

"Aku harap kamu mengerti, aku butuh orang yang bisa menopang hidupku dan kedua orang tuaku, dan kamu tidak bisa melakukan itu untukku bukan?

papamu yang pelit itu tidak mungkin bukan memberikan hartanya kepadaku, sama kamu saja dia pelitnya minta ampun apalagi sama aku yang cuma menantu!"

Ucapan Aldo membuat Sofi harus menelan penghinaan yang dilontarkan oleh suaminya sendiri.

"Biarlah dia mengira aku miskin dan tak punya apa apa, toh selama ini dia makan dan tidur dari hasil keringat istri yang dianggapnya miskin yang cuma bekerja sebagai penjual online!"

Batin Sofi.

"Lihat saja, kamu akan menangis darah, dan menyesali semua perlakuanku padaku saat tahu semua aset ku!"

"Woi kamu melamun ya?!"

Tegur Aldo sambil menjentikkan jarinya di depan wajah Sofi.

"Terserah kamu deh Al, lagian kenapa harus papa aku yang harus memakmurkan hidup mu dan orang tuamu, makanya kerja yang ulet dong, jangan maunya instan aja!"

Ucap Sofi lalu berdiri meninggalkan tempat itu.

Wajah Aldo memerah mendengar ucapan Sofi, rahangnya t menandakan kalau dia sedang menahan amarah, tapi Sofi dengan santai melangkah menjauh.

"Berhenti disitu!

kamu itu pulang bukannya makin baik, ini malah tambah kurang ajar!"

Teriak Aldo dengan suara yang melengking, membuat tiga orang yang bekerja di rumah itu bahkan ikut kaget mendengar suaranya.

Sofi memang mempekerjakan tiga orang untuk beres beres dirumahnya,Bi Wati bekerja khusus di dapur, Mbak Anci yang tugasnya beres beres rumah, serta Pak Ramli yang bertugas di depan sebagai Satpam tapi kalau majikannya sudah pada berangkat kerja, dia beralih profesi menjadi tukang kebun.

Karena itulah Sofi sangat menyayangi mereka, apalagi Mbak Anci, dia adalah pria gemulai, dan sangat marah kalau dipanggil mas, jadilah dia dipanggil Mbak oleh Sofi.

"Yang dia bahagialah!"

Ujar Sofi, tidak mau ambil pusing dengan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!