EMPAT PULUH DUA

Sementara di tempat lain, Aldo sedang uring uringan, sudah dua hari ia tidak bisa bertemu atau pun telpon telponan dengan Mila, membuatnya sangat kesal dan selalu naik darah bawaannya marah marah tidak jelas.

"Ada apa sih dengan Mila, kenapa juga dia tiba tiba kayak menghindar gitu?"

gerutunya sambil mengacak acak rambutnya frustasi

"Tidak bisa seperti ini, aku tidak mau kehilangan tambang emas, Mila harus tetap jadi milikku!"

tegasnya memantapkan hatinya.

Aldo menatap sekeliling tempat tinggalnya, ruangan yang begitu sempit, terlihat berantakan dan barang tercecer di mana mana.

Setelah istrinya memilih pindah ke rumah orang tuanya, Aldo memang sudah tidak bisa tinggal di rumah yang selama ini dia tempati bersama Sofi, mengingat rumah itu memang rumah Sofi, bukan rumah Aldo.

"Gara gara perempuan bodoh itu, aku juga harus tinggal di rumah kotor dan sempit ini!

dulu apa apa ada pembantu dan Sofi yang melayaniku, sekarang mau makan pun aku harus membuatnya sendiri?"

Aldo terus mengomel dan mengumpat yang tidak ada ujung dan pangkalnya.

"Atau aku ke tempat Sofi, aku baik baik. dia lagi, biar bisa nebeng hidup enak?"

batinnya sambil tersenyum culas.

"Kalau seperti ini kan semakin repot, udah mau ke kantor tapi harus nyiapin sarapan dulu, ini Papa dan Mama kemana juga, pagi pagi begini, bukannya buatin sarapan untuk anaknya, tapi malah kelayapan pagi pagi,

anak juga kerja buat dia!"

umpatnya sambil berjalan menuju dapur, maksud hati mencari sesuatu yang bisa mengganjal perutnya pagi pagi.

Lagi lagi Aldo harus menahan perasaan dongkolnya, tidak ada sesuatu yang bisa diolah menjadi makanan, apalagi makanan yang siap untuk dimakan.

"Sebenarnya Mama ngapain sih si rumah?

aku kerja banting tulang, nipu sana sini, demi mereka, tapi tak ada makanan sedikitpun di rumah ini, dasar!

mereka enak enakan makan di luar pakai uangku pastinya, sedangkan aku di sini sengsara!"

Gerutunya sambil mengacak acak rambutnya.

Orang tua Aldo memang selama ini terkenal sebagai orang terpandang, ti…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!