Aldo membulatkan matanya begitu tiba di ruangan kerjanya, bagaimana tidak, di dalam ruangannya, seseorang yang tidak ia harapkan kedatangannya, nyatanya sekarang berada di depannya.
Arung dengan santainya duduk di sofa dengan kaki kanan di atas paha kirinya, sesekali senyumnya terbit saat tangannya sibuk bermain di benda pipih miliknya.
"Selamat pagi Pak Aldo!
maksud saya selamat siang!"
ucapnya menyeringai saat melihat kedatangan Aldo.
"Pa.. pagi Rung!"
Jawab Aldo kikuk.
"Apa jam kerja Pak Aldo memang seperti ini, jam 11 siang?"
Ucap Arung kembali, sambil menelisik wajah pria di depannya yang mulai tegang.
"Aaaa satu lagi, panggil saya Pak Arung, dimanapun itu, di kantor, di luar kantor, di rumah saya, atau di jalan mungkin!"
Kata kata Arung kembali membuat Aldo semakin menciut.
Ibarat film, mungkin saat ini Aldo sudah berubah menjadi kurcaci yang sangat kecil, yang sebentar lagi akan diinjak oleh kaki besar Arung.
"I..iya Pak Arung, maaf!
silahkan duduk kalau begitu!"
ucapnya tergagap dengan wajah memerah seperti kepiting rebus.
"Duduk?
Saya sudah duduk di sini ya....., kurang lebih 3 jam Pak Aldo!
jadi saya harus duduk dengan model bagaimana lagi?
Apa di kantor anda ada cara duduk khusus untuk tamu?"
Arung tersenyum sinis, menatap Aldo yang masih berdiri mematung di depannya.
"Ka... kalau begitu saya yang duduk!
hehehe!"
ucapnya tertawa garing.
"Saya tidak mau bertele tele, saya kemari karena mengemban tugas dari perusahaan, bukan dari Ibu Mila kekasih anda, saya harap anda bisa profesional bisa membedakan urusan pribadi dan pekerjaan!
saya minta semua data tentang dana dari perusahaan kami yang telah anda pinjam, apakah berjalan sesuai harapan, atau jalan di tempat, atau memang tidak ada gerakan sama sekali?"
Arung menatap wajah Aldo dengan seksama, membuat pria di depannya semakin tegang.
Keringat mulai membasahi wajahnya, bulir bulir keringat terus menerus keluar dari keningnya, padahal ruangan itu ber AC, jadi mustahil kalau mereka sedang kepanasan.
"Pak Aru…
Kurebut Suami Sahabatku
EMPAT PULUH TIGA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments