Farras menghentikan langkahnya begitu tiba di depan meja makan. Ia memotong sesuatu dengan pisau yang baru saja diasahnya, tatapan mata Shezan mengikuti pisau tersebut.
"Kamu mau?" Tanya Farras tenang kepada Shezan yang tengah menatap ke arahnya. Ia berpikir Shezan pergi ke dapur karena ingin memakan sesuatu di tengah malam.
Shezan berjalan mendekati meja makan, Ia ingin melihat lebih jelas apa yang dipotong Farras,
"Makan buah di tengah malam tidak baik untuk kesehatan." Ujarnya sembari mengambil dan memakan potongan daging buah mangga yang sudah dipotong oleh Farras. Ia tidak mengindahkan kalimatnya sendiri.
Melihat Shezan yang tampak menikmati potongan buahnya, Farras melanjutkan kegiatan potong memotongnya, "Kamu menyukainya?" Tanya Farras, tatapannya tidak lepas dari bibir Shezan yang mengunyah buah mangganya.
Mendengar sindiran Farras, Shezan menghentikan kunyahnya dan langsung menelannya. Ia mengambil lagi potongan buah mangga. "Saya memakan buah ini untuk kebaikan Kamu. Jika kamu makan buah sebelum tidur, Kamu akan sakit perut,"
Farras menaikan sebelah alisnya, Ia tidak memperhatikan ucapan Shezan. Ia memperhatikan di mana Shezan meletakan potongan buah yang diambilnya. Ia terlihat seperti macan tutul yang menunggu dengan tenang mangsanya lengah, dan siap menerkam, menghabisi mangsanya.
Shezan memakan buah itu dengan tenang, Ia menatap ke arah buah mangga yang di potong Farras, Ia berniat akan menghabiskan semuanya karena ini baru pertama kalinya Ia memakan buah mangga yang lumer dimulut dan rasanya sangat manis. Tanpa sadar ada bahaya yang tengah mengintainya.
Tadinya Ia sempat takut jika rumor yang Ia dengar adalah benar. Namun melihat orang yang Ia takutkan ternyata hanya ingin memotong buah mangga yang berwarna merah, Ia berpikir tak ada hal yang perlu dikhawatirkan. Selama ini dirinya sudah banyak melakukan kesalahan, tetapi tidak terjadi apa-apa kepadanya.
"Aku tidak berniat segera tidur," Ujar Farras dingin, tatapannya matanya mampu membekukan siapa s…
Finding Miss Right
Psikopat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments