Jagdish menyimpan ponselnya, dan melanjutkan pementasan dramanya di depan Farras yang sempat terpotong oleh panggilan telepon dari Shezan.
"Saya tidak mengerti apa yang Anda rencanakan, bukankah hal ini bagus? dengan kehadiran Shezan, Anda sedikit bisa melupakan.. "
Pementasan Jagdish terhenti, Farras menatapnya dengan tajam. Dan kali ini tidak sedang bercanda atau main-main.
"Upss.. " Jagdish mengangkat tangannya, tanda Ia menyerah, Ia melangkah mundur menuju pintu keluar. Ia tidak ingin mati muda. Akan banyak wanita yang akan bersedih.
"Adiós!" Seru Jagdish sebelum menutup pintu ruangan Farras.
Dia masih tidak mau melupakan masa lalunya. Bisik Jagdish dalam hati, Akhirnya Ia memahami mengapa Bos nya tega mengusir istrinya.
***
Sebuah ruangan, cahaya lampu diatur agar tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap. Shezan duduk di dalamnya, Ia duduk menatap jendela besar di depannya, Memandang gelapnya kota yang ditaburi cahaya. Ia sedang mengunyah chiki yang ditemukanya di kulkas.
"Habis ini dikasih tugas apa lagi? menjaga sapi?" Guman gadis itu.
Pertama asisten rumah tangga, naik jabatan jadi teman, trus naik jabatan jadi istri, sekarang turun jabatan lagi jadi penjaga apartmen? Pikir Shezan bingung. Ia harus bangun dari mimpinya, mimpi memiliki seorang suami yang akan mencintainya dengan baik.
Shezan kembali melihat sekelilingnya, tidak menyangka Ia akan berada di sebuah apartment, "Jadi mirip apartment 1303," Gumannya. Ia kembali menatap jendela besar di depan.
Tiba-tiba bulu kuduknya merinding, lampu lampu di belakangnya seperti mati dengan sendirinya satu persatu. Suhu udara tiba-tiba terasa dingin menghembus tengkuknya. Seperti terdengar suara pintu lemari disalah satu kamar terbuka, dan dari dalam keluar sosok gelap yang merangkak keluar. Sosok itu merangkak dengan kakinya yang terbalik, sosok itu seperti mendapatkan kebebasannya keluar dari kamar tersebut.
Shezan tidak berani untuk menoleh ke belakang.
***
drrtt.. drrtt.. drrtt.
Ponsel Farras bergetar di ata…
Finding Miss Right
Barbar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments