"hmm.. " Farras segera kembali berpura-pura masih sakit, berbaring membelakangi Shezan dan Ibunya. Ia tersenyum senang, entah mengapa Ia sangat menyukai apa yang baru saja dilakukannya kepada Shezan.
Pandangan Amelia beralih ke Shezan, Ia menatap bingung melihat seorang gadis muda ada di kamar rawat putranya. Yang ditatap juga sama bingungnya.
"Sepertinya kalian sudah lama saling mengenal," Ujar Amelia, Ia tersenyum hangat kepada Shezan. "Mengapa Saya tidak mengetahui tentangmu?" lanjutnya membesarkan volume suaranya. Namun tetap diupayakan seramah mungkin.
Jagdish yang mengerti maksud pertanyaan Amelia, menghela nafas. Ia siap menerima resiko karena tidak melaporkan tentang Shezan kepada Amelia. "Maafkan Saya nyonya,"
"Maafkan Saya, nama saya Shezan Bu." Shezan memberanikan diri untuk buka suara. Ia khawatir Jagdish akan mendapatkan masalah karena dirinya. Ia berjalan mendekati Amelia dan menyium tangannya dengan sopan.
"Saya.. Saya... "
Amelia, Farras, dan juga Jagdish memasang telinga baik-baik menunggu apa yang akan disampaikan Shezan.
"Saya adalah kepala rumah tangga di rumahnya Pak Farras." Ujar Shezan gugup.
"Apa?!"
"Eh bukan, maksudnya.. Asis. "
"Dia adalah menantu mama," Farras memotong ucapan Shezan. Ia kembali bangun, dan berdiri merangkul Shezan.
Shezan yang dirangkul merasa canggung. Amelia melihat keanehan kedua pasangan di depannya.
"Maaf tidak memberitahukan tentang pernikahanku." Ujar Farras datar dan tenang.
"Apa putraku memaksamu untuk menikah dengannya?" Tanya Amelia kepada Shezan, Ia telah bersiap untuk memukulkan tas nya ke Farras sekali lagi.
Shezan menggeleng cepat, "Tidak, Saya yang memaksanya untuk menikahi Saya," Ia khawatir Farras akan mendapat pukulan lagi dari Ibunya. Jawaban Shezan membuat semua penghuni kamar rawat inap Farras menatap ke arahnya heran.
"Apa kamu hamil?!" Tanya Amelia kaget.
"Tidak- tidak," Shezan meralat tuduhan ibu mertuanya.
"Aku hanya menikah dengannya," Ujar Farras datar.
Amelia memang menginginkan Putranya seger…
Finding Miss Right
Menantu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 71 Episodes
Comments