Sudah hampir seminggu hidup Radea kembali normal ia juga sudah mulai terbiasa dengan sikap Thariz yang selalu posesif pada nya meskipun Radea belum sungguh-sungguh menerima Thariz.
"kak nggak makan siang? mau aku pesenin apa gimana? " Tanya Radea yang menanyakan pada Thariz. ia sudah hapal dengan jam makan suaminya itu.
Thariz melirik jam di tangannya yang menunjukan pukul dua belas siang. "Aku ada urusan di luar Ra, kau makanlah duluan tapi ingat jangan berbuat aneh-aneh" titah Rhariz.
"Iya-iya bawel" balas Radea. Thariz lalu mencium pucuk kepala Radea dan berpamitan untuk berangkat.
"Cintai aku ya Ra, " Ucap Thariz sambil tersenyum. ucapan yang di utarakan suaminya itu membuat Radea sedikit bersalah ia masih belum sepenuhnya menerima Thariz. sebagian hatinya masih tidak bisa melupakan Indra meskipun mereka berpacaran dalam waktu singkat. dan setelah Indra menghilangpun Radea tak mencari keberadaan Indra.
Radea hanya mengangguk saja, meyakinkan suaminya itu dan dirinya sendiri. Setelah Thariz berangkat bersama Alan Radea lalu makan siang mengajak sahabatnya itu.
"Num kekantin yuk? " ajak Radea setiba di ruangan milik Sanum.
"Laki loe kemana? tumben amat ngajakin gue" omel Sanum yang sedikit kesal pada Radea. saat suaminya ada pasti bareng terus sama lakinya. giliran nggak ada ngajakin gue.
"Hehe... udah yuk ah gue pengen makan rujak sama soto" paparnya.
"Loe laper apa ngidam banyak bener makan loe ? "
"Ngaco gue belum ngapa-ngapain! " Papar Radea yang langsung dapat pelototan dari Sanum.
"Masih ting-ting dong loe" ejek Sanum dengan tertawa.
"Udah ah ayo jangan rame-rame entar ada yang denger. " Ucap Radea mengingatkan.
"Tuh kan kagak abis, kemaruk sih loe. udah tau makannya dikit tapi pesen dua porsi" Omel Sanum pada Radea yang tidak menghabiskan makanannya.
"loe mau ngabisin? " tawar Radea.
"Ogah, udah terkontaminasi sama virus loe" Canda Sanum pada Radea.
saat Radea hendak membalas candaan sahabatnya itu ada seorang perempuan menghampiri meja maka…
Bosku Suamiku
Tujuh belas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments