Alan yang merasa kesal karena hari liburnya di ganggu oleh sang bos. Thariz sudah menelpon Alan agar datang ke villanya malam ini.
"Tengah malam pun aku disuruh kerja, untung gaji nya juga gede. " Ia meracau saat di perjalanan. Bagaimana Alan tak meracau jam di tangannya sudah menujukin pukul dua belas malam.
sesampai di villa yang sudah di tunjukun. Alan langsung saja masuk ke villa itu. melalui jendela ia sudah percaya diri agar cepat menyelesaikan tugasnya.
Alan mencari dimana keberadaan lelaki itu. tak disangka Indra sudah tertidur di depan televisi dengan alkohol yang berada di tangannya.
Tampilan Indra sudah acak-acakan tak mencerminkan seorang lelaki keren yang biasa Indra tunjukan.
"Astaga Ini orang dah gila kayaknya. " Alan menggelengkan kepalanya saat melihat Indra yang terlelap sambil meracau menyebut nama Radea.
Alan langsung mengangkat tubuh Indra. yang sedang mabuk. ia lalu membawa Indra ke tengah hutan hanya di temani bangku dan api unggun. Indra di ikat pada baangku itu.
"Dasar loe nyusahain gue aja, udah punya bini masih aja ngejar bini orang. kanyang susah gue" Umpat Alan sendiri karena Indra belum sadar.
Alan lalu menelpon Thariz mengabarkan bahwa tugasnya sudah selesai sesuai yang di perintahkan. Alan kemudian meninggalkan Indra sendiri an setelah memfoto keadaan indra yang dikirim ke tuannya.
****
Thariz tersenyum melihat foto yang di kirim Alan padanya.
"Loe udah gue peringatin masih aja nyari istri gue, rasain loe hukuman gue" Ucap Thariz dallam hati.
Radea terbangun dari tidurnya karena ulah suaminya yang tiba-tiba memeluk dari belakang.
"Kakak nggak tidur dari tadi? " Tanya Radea dengan mata masih terpejam karena ngantuk.
"Nggak bisa tidur Ra, yang bawah bangun soalnya"
Radea membulatkan matanya ia mengerti yang di maksud Thariz saat ini apa.
"Radea ngantuk kak, besok pagi aja ya? " tawar Radea.
Radea lalu pura-pura tidur kembaali agar suaminya tidak melaksanakan aksinya itu.
namun sayang pikiran Radea bertolak belaka. ia merasa tangan…
Bosku Suamiku
Duapuluh Tiga
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments