Lima belas menit kemudian, Ahmad sudah siap hendak mengajak Mama dan Papa berangkat.
namun baru saja masuk dalam mobil papa Ponsel Ahmad berdering. Ahmad melihat benda pipih itu. Dahi nya berkerut
" Mbak Sita?Ada apa?Kenapa mereka? " tanyanya dalam hati
Ahmad menggeser ikon hijau dan menempelkan benda pipih itu di telinga kanannya
" Assalamu'alaikum " ucap Ahmad
" Wa'alaikum salam " jawab Sita dengan suara bergetar
" Ada apa mbak?" tanya Ahmad
" Ini pak, mobil kami mengalami pecah Ban " jawab Sita
" Bagaimana keadaan kalian?" tanya Ahmad panik
" Aku dan Roy tidak apa, tapi Faiha pingsan " jawab Sita
" Panggil Ambulans bawa ke rumah sakit segera " ucap Ahmad makin panik
Ahmad keluar lagi dari mobil Papa, dan berlari kembali ke dalam rumah untuk mengambil kunci mobilnya. Setelah mengambil kunci mobilnya Ahmad bergegas menghampiri Papa dan Mamanya yang bingung melihat anaknya terlihat panik usai mengangkat telephon.
" Papa dan Mama istirihat di dalam dulu ya, Mobil yang membawa Faiha mengalami pecah ban dan Faiha pingsan. Ahmad mau ke lokasi melihat kondisi mereka dulu " ucap Ahmad
" Baiklah, kabari kami segera setelahnya " jawab Papa
" Hati hati dijalan" ucap Mama
Ahmad mengangguk dan menyalamai ke dua orang tuanya kemudian bergegas menuju lokasi kejadian. Ahmad membawa mobilnya dengan kecepatan penuh layaknya seorang pembalap.
Keahliannya berkendara bak seorang pembalap yang sudah lama tak tersalurkan karena Mama melarang hobbynya yang ekstrim itu kini di gunakannya untuk keadaan darurat. Ya, keadaan di mana calon istri yang akan di nikahi sore ini mengalami kecelakaan.
Mobil Sport yang di bawa Ahmad nyatanya hanya butuh waktu lima menit untuk sampai di lokasi. Ambulan belum ada, hanya beberapa orang yang terlihat sedang membantu.
Ahmad dengan segera menghampiri Sita yang sedang memangku tubuh Faiha yang terkulai lemas di aspal jalan terlihat juga kening kirinya yang lebam
" Bagaimana kondisinya?" tanya Ahmad Panik
" Belum Sadar Pak" jawab Sita
Tanpa bertanya lagi…
Sehidup Sesurga
Pecah Ban
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments