Pukul 13.15 Ahmad membangunkan sang isteri, mengelus lembut rambutnya dan mengecup keningnya. Faiha membuka matanya pelan
" Setiap ku buka mata yg pertama kulihat selalu wajah gantengmu, smoga di akhir ku menutup mata nanti ada juga wajahmu yang tersenyum manis padaku, meridhoiku...." ucap Faiha dalam nada khas bangun tidur
" Pastikan hanya aku yang ada dalam pandanganmu, maka kamu pasti akan mendapat Surga-NYA. Assalamu'alaikum sayang...." ucap Ahmad
" Wa'alaikum salam bi " jawab Faiha
Ahmad mengecup kening sang isteri
" Sebaiknya kamu segera bersiap, tamu kita sudah mulai datang " ucap Ahmad
Faiha mengangguk
" Bolehkah aku minta sesuatu sebelum bersiap? " tanya Faiha
" Tentu donk sayang, mau minta apa? hmmm? " tanya Ahmad membelai rambut sang isteri yang masih rebahan di atas ranjang
" Mau di cium dan di peluk lebih dulu " ucap Faiha tersenyum malu
Ahmad tersenyum lebar, semenjak hamil memang isterinya terlihat lebih manja dan selalu ingin di peluk dan di cium olehnya.
" Dengan senang hati sayang " ucap Ahmad
Ahmad mencium wajah Faiha bergantian, di pipi kanan, di pipi kiri, di kening, di hidung dan mengecup sekilas di bibir merah jambu sang istri kemudian membawa tubuh isterinya dalam dadanya. Tangan Ahmad mengusap punggung Faiha lembut sesekali mengusap kepala Faiha yang di benamkan dalam dada bidangnya.
" Aku Kagum saat pertama bertemu, namun aku hanya bisa mencintaimu dalam diam " ucap Faiha
" Begitupun denganku, ku hanya bisa meyebutmu di sepertiga malamku " ucap Ahmad
" Terima kasih untuk semuanya " ucap Faiha mengurai pelukannya
" Terima kasih selalu membersamaiku" ucap Ahmad
Ahmad tersenyum sambil memegang ke dua pipi sang istri yang sedikit lebih cubby
" Aku mencintaimu karena Allah " ucap Ahmad
" I Love you too because Allah " ucap Faiha.
.
.
Ahmad dan Faiha keluar kamar dan menyambut tamu yang tampak sudah memenuhi halaman. Faiha tampak cantik mengenakan gamis berwarna putih dengan jilbab warna senada. Begitupun dengan Ahmad yang tampak lebih gagah meng…
Sehidup Sesurga
Walimah 2
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments