Usai Subuh di Masjid, Faiha membantu bunda di dapur, Ahmad terlihat sibuk dengan ponselnya di ruang tamu. Ayah baru pulang dari masjid saat Ahmad usai menelepon seseorang. Ayah duduk menemani Ahmad di ruang tamu
" apa rencanamu selanjutnya le? " tanya Ayah pada Ahmad
" Ahmad akan mengajak Faiha ke kota yah, karena pekerjaan Ahmad yang mengharuskan Ahmad tinggal di sana " ucap Ahmad
Ayah mengangguk, Faiha membawa nampan berisi secangkir kopi buat ayah dan secangkir teh buat Ahmad.
" Sini Nduk, duduk dulu " ucap Ayah pada Faiha
" Njih yah " ucap Faiha
Faiha duduk di kursi di samping kanan sang suami
" Nduk, Le, kalian sudah menjadi suami istri yang halal di hadapan Allah. Tidak ada istri yang sempurna tanpa aib dan kekurangan. Demikian pula dengan suami, tidak ada pula yang tanpa aib dan kekurangan. Maka jika nanti kalian menemukan aib pada diri pasanganmu hiduplah dengan saling melengkapi dan menguatkan" ucap Ayah
" Rumah tangga itu pasti ada pasang surutnya, maka cintailah pasanganmu seperti air laut, walau pasang surut selalu ada, namun air laut tidak pernah berubah rasa " Tambah Ayah
" Nduk kini kewajiban ayah terhadapmu sudah usai, taatlah pada suamimu karna di situlah letak surgamu" ucap Ayah
" Njih, Yah " ucap Faiha
" Faiha Sudah menjadi tanggung jawabmu le, kupasrahkan dia padamu, bimbinglah dia untuk menuju surgaNYA bersamamu " ucap Ayah
" Insyaallah Yah " jawab Ahmad
" Sebaiknya nanti mampir ke rumah pak Dhe dulu sebelum membawa Faiha pulang ke rumah kalian" ucap Ayah
" Njih yah, rencana Ahmad juga begitu " ucap Ahmad
" Kunjungilah pak Dhemu sekali waktu karna bagaimanapun beliau juga orang tuamu saat kamu kami titipkan disana untuk meneruskan sekolah " ucap Ayah
" Insyaallah Yah " jawab Faiha
" Apa Ayah dan bunda tidak mau ikut bersama kami ke kota ?" tanya Ahmad
" Tidak le, lain waktu insyaallah kami akan berkunjung ke rumah kalian " jawab Ayah
" Baiklah yah, doakan kami ya. insyaallah kami akan menyempatkan waktu untuk berkunjung ke sini " ucap Ahmad
"…
Sehidup Sesurga
kembali ke kota
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 87 Episodes
Comments
popie
Beberapa orang kadang terlihat peduli dengan masalahmu. Walaupun pada akhirnya tetep berakhir jadi bahan ghibah.
2022-02-04
0