Matteo tersenyum kecil. Sesekali ia menundukan wajahnya karena merasa malu. Sementara Mr. Gio tidak terlalu ambil pusing. Pria paruh baya itu langsung melakukan pekerjaannya, menyiapkan segala sesuatu, agar nanti siang ia dan Mia tidak terlalu keteteran.
Melihat Mr. Gio yang bekerja sendirian, Matteo pun berinisiatif untuk membantunya. Ia menurunkan kursi dari atas meja dan menatanya dengan rapi.
“Biasanya Mia yang datang kemari pada jam seperti ini,” ujar Matteo. Ia melihat Mr. Gio begitu serius dengan pekerjaannya.
Mr. Gio menghentikan pekerjaannya untuk sesaat. Ia lalu menoleh ke arah Matteo berdiri. “Putriku masih harus menyelesaikan pekerjaan rumah. Untuk hari ini ia tidak terlalu terburu-buru seperti beberapa hari kebelakang,” sahut Mr. Gio tanpa bermaksud menyindir Matteo. Akan tetapi, hal itu telah membuat Matteo merasa sedikit tidak enak.
“Mia selalu datang tepat waktu,” ucap Matteo lagi. Entah kenapa ia merasa ingin terus membahas gadis itu. Sementara Mr. Gio hanya menggumam pelan. Ia kemudian beranjak ke meja kasir. Pria itu mengerjakan hal lain di sana. Sedangkan Matteo menyandarkan sebagian tubuhnya pada pinggiran meja.
“Mia, putri kandungku. Aku sangat menyayanginya. Selain itu, aku harus mengemban tanggung jawab atas janji yang telah kuberikan kepada mendiang istriku,” terang Mr. Gio dengan ekspresi wajah yang tiba-tiba terlihat muram. Akan tetapi, hal itu tidak membuatnya menjadi larut dalam kesedihan. Mr. Gio adalah pria kuat yang pandai menyembunyikan segala duka di dalam dirinya.
“Apakah putri kandungmu hanya Mia?” tanya Matteo lagi. Ia mengambil sebuah kursi dan membaliknya. Matteo kemudian duduk seraya melipat kedua tangannya di atas sandaran kursi tersebut.
“Ya. Istriku sakit keras saat Mia masih kecil. Ia meninggal di usia yang relatif masih muda, sesuatu yang sangat disayangkan. Namun, itu semua adalah takdir yang tidak dapat kucegah dan harus kuterima,” Mr. Gio mengakhiri kata-katanya dengan sebuah senyuman kelu. Setelah itu, i…
Pesona Tuan De Luca
Something In a Paper Bag
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 238 Episodes
Comments
Maliqa Effendy
jarak paragrafnya terlalu jauh,thor
2022-09-08
1
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
2022-03-18
1
✧⃝𝘼𝙧❥𝙉𝙪𝙧ꨄˢ⍣⃟ₛ
kok aku ikut malu yah😊
2022-03-12
0