“Tuan, ada telepon untuk Anda dari Inspektur Leonardo,” seorang pelayan menyodorkan telepon kepada Matteo yang saat itu baru kembali dari aktivitas rutinnya pada pagi hari, yaitu jogging di sekitar perkebunan. Dengan segera, Matteo menerima telepon tersebut. Namun, ia memilih untuk berbicara di ruang kerjanya.
“Matteo de Luca di sini,” pria bermata abu-abu itu membuka perbincangan setelah membiarkan inspektur dari kepolisian kota Venice menunggu untuk beberapa saat.
“Hallo, Tuan de Luca. Selamat pagi, bagaimana kabar Anda?” sapa pria di seberang sana.
“Baik, inspektur. Terima kasih,” jawab Matteo datar. “Ada apa? Apakah ada sesuatu yang penting?” itulah Matteo. Ia tidak suka berbasa-basi terhadap siapa pun.
“Ya, tuan,” sahut Inspektur Leonardo dengan nada bicaranya yang terdengar agak berat dan penuh sesal. “Ini tentang Fausto dan Santos,” lanjutnya. Ia menyebutkan nama dua tahanan yang baru Matteo temui kemarin.
“Ada apa dengan mereka? Aku baru bertemu dengan mereka berdua kemarin,” ujar Matteo datar. Namun, instingnya tiba-tiba mengatakan jika ada sesuatu yang tidak beres. Matteo mulai memasang wajah serius.
Inspektur Leonardo terdengar mengela napas berat. “Kami benar-benar minta maaf, Tuan de Luca. Pagi ini, kami menemukan mereka berdua telah tewas bunuh diri. Santos menggantung dirinya di dalam sel, sedangkan Fausto menenggak cairan pembersih lantai. Mayatnya terkapar di dekat closet ....” Inspektur Leonardo tidak melanjutkan kata-katanya. Ada penyesalan besar yang tidak dapat ia ungkapkan kepada Matteo.
Mendengar hal itu, seketika amarah dalam diri Matteo muncul dan mulai menguasainya. Raut tegang dengan sorot mata tajam terlihat begitu jelas. Wajah rupawan itu sirna dan berganti dengan ekspresi menakutkan yang seakan siap untuk menghabisi siapa pun saat itu juga.
“Bagaimana Anda bisa kecolongan, Tuan Inspektur?” nada bicara Matteo terdengar sangat tegas. “Dari mana Santos mendapatkan tali yang dapat ia gunakan untuk bunuh diri?” Matteo merasa sangsi dengan pe…
Pesona Tuan De Luca
Man In Fedora Hat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 238 Episodes
Comments
Mama Una
Dari awal sudah curiga sama Antonio
ternyata Antonio
2022-12-12
1
Yuyun Yuningsih Yuni
waaah.....iyakah damiano penghianatnya???
2022-08-29
0
Dwisya Aurizra
sorella... 🤔🤔🤔hmm
2022-03-28
0