Mobil Aura berhenti tepat di depan kantornya. Disana sudah banyak puluhan reporter yang sedang menunggu kedatangannya.Setelah tahu apa permasalahan yang terjadi, Aurapun siap memberi klarifikasi terkait kejadian ini semua.
Menarik nafas dalam, mencoba tetap tenang dalam menghadapi sejua permasalahannya yang datang disaat tidak tepat, karena di hari yang sama Aura sedang berhadapan dengan klien yang juga sangat penting bagi perusahaannya.
Semua reporter langsung menyerbu, begitu Aura turun dari mobil yang di kendarainya.
Rasa panik tetap ia rasakan, bingung menghadapi puluhan orang dengan pertanyaan yang hampir serupa.
"Saya akan bertanggung jawab penuh kepada para korban.Tak hanya itu, saya juga akan mengusut sampai menemukan siapa dalamg di balim kejadiaan ini, karena saya yakin bahwa produk saya sudah lulus test kesehatan dan lainnya."
"Bagaimana anda bisa yakin bahwa produk anda tidak berbahaya, sedangkan babyak korban berjatuhan."
"Karena saya memiliki bukti kuat tentang itu." Ucap Aura segera masuk begitu selesai dengan apa yang harus di bicarakannya.
Aura bergegas menuju ruangannya, dia segera duduk dan menyandarkan tubuhnya, hari ini adalah hari yang melelahkan baginya, energinya terkuras habis. Bahakan emosi yang ditahannya sudah membuatnya bertambah lelah.
"Apa Kenzo sudah mengetahui ini akan terjadi?" Tanyanya, dengan tangan menopang dagu.
Kini dia mengerti dengan maksud ucapan Kenzo.
Tok...tok...tok...
Suara pintu di ketuk dari luar dan membuatnya terkejut.
"Masuk!" Ucap Aura kmudian, dari dalam ruangannya.
Ternyata yang datang adalah Haris, sekretaris kakeknya, Aura mendaptkan perasaan tak enak sejak kedatangan Haris.
"Pak winston ingin bertemu." Ucap Haris yang disabut hembusan kasar dari nafas Aura.
Haris tahu bahwa Aura lelah mengahdapi ini semua, dan dia sedikit bersimpati, Namun seperti yang bosnya katakan, Bahwa Aura hanya anak kecil yang sedang bermain dengan mainan orang dewasa. dengan kata lain belum saatnya Aura duduk di kursi CEO menggantika…
AKU MEMILIH SETIA
Kemarahan Winston
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 193 Episodes
Comments