Sampai di rumah. Miana tak lekas dapat tidur nyenyak. Pulang sudah di sambut rentetan tugas-tugas yang biasa di lakukan oleh Bi Num. Dari memasak hingga tugas-tugas rumah tangga lainnya.
Sampai Surya pulang bekerja, Miana masih berkutat di dapur untuk memasak menu untuk besok pagi.
"Istirahat dulu, di kerjakan besok lagi, Miana." Surya terlihat iba melihat Miana yang mengerjakan sendiri semua tugas rumah tangga. Ia sangat mengerti kesedihan yang Miana alami. Meski begitu, ia tak mau mengungkit kembali tentang Bi Num.
"Iya, Pa. Udah nanggung. Sekalian Mau masak aj, besok pagi tinggal angetin." Miana merapikan kulit kentang yang baru saja ia kupas. Dan bersiap untuk menggorengnya.
Miana tidak mau membahas Bi Num lagi. Sudah dapat ia pastikan semua ini karena Miranti. Sedangkan sang papa tidak mungkin dapat membantah keinginan Miranti. Ia sudah hafal betul kelemahan sang papa.
Surya juga tidak begitu terkejut, dengan kepulangan Bi Num yang tiba-tiba. Dan memutuskan untuk tidak kembali lagi. Meskipun tidak membenarkan cara Miranti mengusir Bi Num. Namun, membantah Miranti, juga tidak bisa ia lakukan.
Setiap detiknya terasa berbeda. Hangatnya Bi Num masih saja terus terngiang dalam benak Miana. Saat raga ingin berteriak, ingin berkeluh kesah, ia selalu ingat nasihat-nasihat Bi Num. 'Kata orang, ikhlas itu ada batasnya. Sedangkan kata Allah, pahala sabar tiada batas.'
"Sil bantu apa, Kak?" tawar Sisil saat melihat Miana masih bersibuk dengan penggorengan.
Miana tersenyum dan melihat cobek yang masih kosong. "Bantu kupas bawang bisa, Sil?" pinta Miana ragu. Pasalnya, Sisil tidak pernah membantu di dapur sejak kecil. Sudah pasti karena Miranti begitu sangat memanjakannya.
Terlihat, Sisil mulai memisahkan kulit tipis bawang merah dengan hati -hati. Sesekali ia menyeka matanya yang mulai berair. Miana mengulurkan tisu dan segera di terima Sisil sembari sedikit tertawa.
"Ternyata, hanya karena bawang bisa bikin nangis ya," ungkap Sisil dengan tangan masih sibuk menyeka sudut m…
Takdir Cinta Miana
TCM 54
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments
miss©©©lee
Arga kek apa, sii
2022-09-12
0
Dini_Ra
Ah ... athor dingin- dingin empuk kaya es moci saja 🤣
2022-09-07
0
Dini_Ra
Arga, so jaim kau. Bukannya suka ya sama berisik nya Miana
2022-09-07
1