☘️
Hari yang di nanti telah tiba. Hari pengumuman kelulusan. Setiap siswa yang biasa berisik menjadi lebih tenang. Tidak ada hati yang tak gundah sebelum nama-nama mereka di sebutkan sebagai siswa yang telah lulus.
Tidak terkecuali dengan kelas XII IPA 1, kelas Miana. Meskipun mayoritas adalah siswa berprestasi dengan nilai unggul sekaligus kelas favorit, mereka tetaplah manusia biasa yang memiliki rasa resah pada umumnya. Apalagi bila menyangkut sebuah pencapaian.
"Miana!" Riska duduk dengan menggeser kursinya sehingga dapat berhadapan dengan Miana. "Dari tadi gue perhatiin, itu muka tegang amat."
"Gimana nggak tegang, Ris. Gue masih resah mikirin nilai gue. Kamu tahu, kan. Kalau aku nggak dapetin besaiswa utama itu, gimana aku bisa nerusin kuliah."
Riska menggenggam tangan Miana. "Gue yakin seratus persen, kalau Miana punya nilai tertinggi se kelas tiga."
Miana terdiam meremas jari-jarinya. "Tapi..."
"Lo takut kesaing sama Arga, pasti, kan!" Riska mencoba menebak alasan utama Miana tak kunjung tenang. Ia juga tahu, perihal keluarga Miana yang berharap banyak pada Miana. Apalagi, Riska pernah mendengar langsung saat Miranti menekan sahabatnya kemarin. "Jika kamu nggak dapetin besaiswa utama itu. Jangan harap kamu mau minta tambahan biaya kuliah sama papa. Papa udah kesusahan untuk Sisil, kamu jangan nambah-nambahin beban, Papa, ya," sentak Miranti sore itu saat Riska mengantar Miana pulang.
"Gue harus dapetin biasiswa penuh itu, Ris. Kita semua tahu biaya kuliah sekarang tidak sedikit. Aku bisa saja dapat biasiswa dari yayasan, tapi itu nggak akan mencangkup untuk biaya pendukung lainnya. Apalagi, gaji di cafe tidak seberapa."
"Duh, Miana. Aku juga cuma bergantung dari perusahaan Mama. Jadi aku nggak bisa bantu. Kamu tahu sendiri, setelah papa cerai dari mama, papa udah lepas tangan."
Miana mengangguk dan balas memegang tangan Riska.
Arga belum terlihat batang hidungnya. Beberapa kali Miana mengirim pesan, tak satupun di buka olehnya. Di sisi lain, di meja Bian p…
Takdir Cinta Miana
TCM 76
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 101 Episodes
Comments